
Kini Agatha serta yang lainnya tengah duduk menatap pasangan tersebut yang tak lain adalah Angga dan Alena, bagaimana tidak keduanya berciuman di dalam kamar dan itu kepergok oleh Agatha.
"Pasti kamu ya Angga, yang engga bisa nahan nafsu kamu". Ujar Agatha pada anaknya.
"Bukan salah Angga juga kok bun". ujar Alena dengan menunduk padanya.
"Diam, bunda ngga bicara sama kamu sayang". Ujar Agatha pada Alena.
"Huft baiklah bunda". Ujarnya sambil menundukkan kepalanya pada Agatha.
"Kalian harus jaga jarak mulai sekarang". Ujar Agatha pada mereka berdua.
"Tapi bunda--"
"Ngga ada tapi tapian sayang". Ujar Agatha pada keduanya.
"Heum baiklah". Ujar mereka dengan pasrah.
"Bagus, jangan ingkarr!". Ujar Agatha pada mereka berdua.
"Iyaa bunda kita janjii". Ujar keduanya pada Agatha.
"Awas aja kalau bunda mergok kalian berdua lagi". Ujarnya pada mereka berdua.
"Iyaa engga akan bundaku sayang". Ujar Angga pada bundanya.
Beberapa menit kemudian Bella datang untuk menjemput anaknya, Alena berpamitan pada mereka semua sebenarnya bisa saja Angga yang mengantarnya, akan tetapi Agatha tidak membolehkannya karena tidak mau Angga berlebihan pada Alena.
"Bunda, jangan gitu dong bun, abang janji ngga akan gitu lagi kalau belum nikah bun". ujar Angga pada bundanya.
"Heum omongan kamu itu sulit dipercaya sayang". Ujar Agatha pada anaknya.
"Please bundaa, jangan larang abang buat ketemu Alena dong bun". Ujar Angga pada bundanya.
"Bunda engga melarang kamu ketemu Alena, bunda hanya ingin kamu menjaga jarak aman antara kamu dan Alena sayang". Ujar Agatha pada anaknya.
"Heum baiklah kalau begitu bunda". Ujar Angga dengan lesu pada bundanya.
"Yahh kasian abangg yang harus jaga jarak aman saMa Alena hihi". Ujar Indira sambil tertawa kecil pada abangnya.
"Ishh jangan godain abang deh dek". Ujar Angga pada adik kembarannya.
"Hahaha kasian yang harus jaga jarak aman". Ujar Sagara sambil tertawa keras pada Abangny.
"Kalian inii menyebalkan sekali sih". Ujar Angga pada mereka berdua.
"Habis seneng aja lihat muka abang yang tertekan seperti itu". Ujar Indira pada abangnya.
"Udah jangan ribut lagi, sekarang lebih baik kalian tidur siang aja ya". Ujar Agatha pada anak anaknya.
__ADS_1
"Okee siap bunda". Ujar mereka kecuali Angga yang hanya menganggukkan kepalanya dengan lesu.
Agatha yang melihat Angga terlihat lesu pun hanya bisa tersenyum kecil, sungguh ia tidak ingin sesuatu hal yang tidak di inginkan terjadi, Agatha beranjak menghampiri suaminya yang sedang di ruang kerjanya.
"Mas, aku ganggu ngga?". Tanya Agatha pada suaminya.
"Ngga ganggu kok sayang, tenang aja". Jawab Vino pada istrinya.
"Beneran nih mas?". Tanya Agatha pada suaminya.
"Beneran dong sayang, masa mas bohong". Jawab Vino pada istrinya.
"Heum yaudah deh kalau begitu". Ujar Agatha sambil duduk disamping suaminya.
"Kamu kenapa sayang? kok cemberut?". Tanya Vino pada istrinya.
"Aku engga papa kok mas, cuman sedih aja mas". Jawabnya pada sang suami.
"Sedih kenapa sayang?". Tanya Vino pada istrinya.
"Iyaa sedih aja lihat Angga lesu seperti tadi, tapi kan ini juga demi kebaikan mereka berdua mas". Jawab Agatha pada suaminya.
"Sayang, lebih baik jangan beri mereka jarak tapi awasi saja oleh para saudara yang lain". Ujar Vino memberi saran pada istrinya.
"Benar juga ya mas, yaudah deh kalau gitu nanti aku suruh anak anak buat kumpul lagi diruang tengah". Ujar Agatha pada suaminya.
"Iyaa mas". Ujarnya sambil menyandar pada lengan suaminya dengan manja.
Vino yang melihat sikap istrinya yang sedang manja padanya pun hanya tersenyum tipis, ia mengusap rambut istrinya dengan lembut hingga tak terasa Agatha malah tertidur pulas di lengan suaminya, membuat Vino yang mendengar dengkuran halus pun menoleh pada istrinya.
"Lucu banget sih kamu sayang, padahal udah punya anak enam loh". Gumam Vino saat menatap istrinya.
"Terimakasih tuhan, engkau telah memberikan ku istri yang sangat baik serta anak anak yang sangat menggemaskan walaupun mereka sudah beranjak remaja". Gumamnya lagi sambil tersenyum tipis.
"Lebih baik aku pindahkan saja Agatha ke kamar yang ada diruangan ini". Ujarnya sambil beranjak dari duduknya dengan perlahan karena tidak mau istrinya terbangun dari tidurnya.
"Nyenyak ya sayang tidurnya, mas menyayangimu". Ujarnya sambil mengecup kening istrinya.
"Mas tinggal kerja lagi ya sayang". Ujarnya sambil tersenyum tipis pada istrinya.
Ting!
...Bang Xander...
...Online...
Vin, abang ganggu engga?
^^^Engga bang, kenapa emangnya bang?^^^
__ADS_1
Abang boleh minta tolong ngga Vin?
^^^Minta tolong apa bang? kalau bisa aku bantu bang^^^
Tolong jaga Alena dan Bella serta anak anak yang lainnya sementara ya Vin, abang soalnya lagi ada tugas negara nihh di Amerika
^^^Abangg, udah bilang sama mereka?^^^
Abang sengaja engga bilang Vin karena takutnya mereka khawatir
^^^Justru jika abang ngga bilang apapun mereka akan sangat khawatir bang^^^
Ngga akan Vin , kamu tenang aja intinya jaga mereka untuk abang ya, makasih sebelumnya ya Vin
^^^Baiklah bang, tapi janji jangan sampai kenapa napa ya bang^^^
Vino menyimpan ponselnya setelah selesai berbalas pesan dengan abang sepupunya, beberapa menit kemudian Agatha bangun dari tidurnya ia menatap sekeliling ruangannya, ternyata ia tidur begitu lumayan lama.
"Mas ih kenapa engga bangunin aku sih?". Tanya Agatha pada suaminya.
"Kasian sayangg, habisnya kamu nyenyak banget tidurnya". Jawab Vino pada istrinya.
"Heum tapi kan tadinya aku mau bicarain soal Angga dan Alena mas". Ujar Agatha pada suaminya.
"Iyaa nanti malam juga bisa sayang". Ujar Vino pada istrinya.
"Heum baiklah kalau begitu mas". Ujar Agatha pada suaminya.
"Iyaa sayang". Ujar Vino sambil tersenyum tipis pada istrinya.
Mereka berdua keluar dari ruang kerja Vino, terlihat Sagara yang terdiam di tangga membuat keduanya saling menoleh, keduanya memghampiri Sagara yang sedaritadi melamun entah melamunkan apa pikir keduanya.
Belum sempat mereka bertanya tiba tiba saja Sagara pingsan dengan darah mengalir dari hidungnya, membuat Vino langsung menggendongnya keluar rumah.
...****************...
Nulis Bab \= Jumat, 14 April 2023
Update Bab \= Sabtu, 15 April 2023
Semangat terus ya gays, menjalani ibadah puasa Ramadhan 1444 Hijriyah nya :)
Author mulai lanjut ngetik jam 17.22 sore gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis baru ada 150 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih hehe :)
Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 18.49 malam karena author baru aja pulang kerja gays :) , jadi maaf kalau lama ya karena aku juga butuh istirahat gays :)
Maaf juga terkadang author selalu kelupaan, membuat waktu update bab jadi ngga menentu, kadang malem kadang siang kadang pagi kadang engga update malah, karena authornya kecapean habis kerja gays atau ngga karena sinyal yang tiba tiba suka hilang maaf yaa:(
Jangan lupa Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)
__ADS_1