Kisah Agatha & Family

Kisah Agatha & Family
Bab 54


__ADS_3

Semua kedua keluarga baik Bramastian dan Bhagaskara sudah berkumpul dirumah kediaman Bramaskara yaitu rumah Agatha dan Vino, mereka semua Agatha panggil karena ada yang mau di inginkan oleh Agatha pada mereka.


"Syaang sebenarnya kamu mau apa?". Tanya Felicia pada anaknya.


"Aku hanya ingin kalian mengusap perut ku satu persatu". Jawab Agatha membuat mereka menghela nafansya lega.


"Yaudah syaang, kita akan mengantri untuk mengusap perut kamu". Ujar Felicia mengelus rambut anaknya.


"Horee, yaudah cepetan". Ujarnya pada mereka.


"Okee waktu mengusap aku kasih 2menit". Ujarnya lagi pada mereka.


"Baiklah syaang". Ujar Vino pada istrinya.


Kini semuanya sudah mengantri, dimulai dari ayah Dion , bunda Felicia dan berakhir kelima anaknya yang juga ikut mengelus perut besar Agatha, hingga beberapa menit kemudian Agatha merasakan lapar yang sangat tidak bisa di tunda.


"Mas Vino, pengen makan". Ujar Agatha pada suaminya.


"Makan sama apa sayang?". Tanya Vino pada istrinya.


"Sama sayur sop buatan bunda". Jawabnya membuat Felicia menoleh.


"Loh bukannya kamu kurang suka sama sayur sop sayang". Ujar Felicia pada anaknya.


"Ntahlah bun, pokonya Agatha pengen makan sama sayur sop buatan bunda". Ujar Agatha pada bundanya.


"Baiklah bunda buatkan dulu, karena tadi bunda ngga buat sayur sop sayang". Ujar Feliicia sambil bangkit dari duduknya.


"Okee bunda ditunggu yaa". Ujar Agatha dengan tersenyum senang.


Hingga beberapa menit kemudian Felicia datang membawa semangkok sayur sop serta nasi nya, ia meletakkan nya dihadapan Agatha yang memang sudah menunggu di meja makan, Agatha yang melihat itu langsung menelan ludahnya.


"Bunda, Agatha makan ya". Ujar Agatha padanya.


"Iyaa sayang makan yang banyak ya". Ujarnya pada anaknya.


"Okee siap bunda". Ujarnya langsung memakan sayur sop tersebut.


"Pelan pelan aja sayang makannya, ngga akan ada yang rebut kok". Ujar Felicia mengelus rambut anaknya.


"Heheh abisnya enak bunda". Ujarnya pada Felicia.


"Yaudah makannya pelan aja sayang, nanti kesedak". Ujarnya diangguki oleh Agatha.


"Vino kamu ngga makan juga?". Tanya Felicia pada menantunya.


"Ngga bun, nanti aja". Jawabnya pada Felicia.


"Baiklah kalau begitu". Ujar Feliicia diangguki oleh Vino.


Beberapa menit kemudian Agatha selesai memakan makanannya sampai habis tak tersisa sedikitpun, semuanya hanya bisa menggelengkan kepalanya setiap Agatha bilang kenyang tetapi selalu saja ada makanan yang masuk ke dalam perutnya.


Ting!


...Gia Adikku...


...Online...


Abangg gawatt!!


^^^Gawat kenapa??^^^


Ponakanku hilang mereka berpencar 😭😭


^^^Astaga, kalian masih dimana? tunggu abang kesana bersama Bintang dan Radit^^^

__ADS_1


Iyaa cepat bangg, Gea juga masih mencari mereka 😭


^^^Tenangg, abang segera kesana^^^


Vino langsung beranjak dari duduknya membuat semuanya menoleh padanya, bahkan Agatha yang sedang memakan buah mangga menoleh padanya, ia tak mungkin bilang pada istrinya bahwa kelima anaknya menghilang.


"Bintang, Raditt ikut bersamaku!! pentingg!". Teriak Vino pada mereka.


"Syaang kamu mau kemana? aku ikutt". Ujar Agatha menatapnya sedih.


"Ada urusan di kantor syaang, cuman sebentar kok, kamu tunggu ya". Ujarnya sambil tersenyum pada istrinya.


"Beneran sebentar kan?". Tanya Agatha dengn raut berkaca kaca.


"Iyaa sebentar sayang". Jawabnya pada sang istri.


"Yaudah hati hati ya sayang". Ujar Agatha diangguki oleh Suaminya.


Cup Cup Cup


Vino mencium kening, pipi serta bibir istrinya tidak perduli semuanya menatapnya, ia langsung menarik tangan Radit dan Bintang secepat kilat membuat keduanya hampir terjatuh, Vino menyuruh mereka untuk menggunakan mobilnya.


"Sebenarnya ada apa sih?". Tanya Radit pada Vino.


"Sikembar menghilang". Jawab Vino membuat kedua Uncle sikembar terkejut.


"Apaa?!! bagaimana bisa?". Tanya Bintang begitu panik.


"Aku aja tidak tau, sekarang kita ke mall saja dulu"..Jawabnya pada mereka.


"Heum baiklah". Ujarnya pada Vino.


Ting!


...Online...


Abangg , apa udah berangkat?


^^^Ini kita dalam perjalanan ke sana^^^


Abang cepatlah kalian datang, aku sudah tidak tau harus bagaimana mencari mereka 😭😭


^^^Iyaa sabar Giaa ini juga kita sebentar lagi sampai^^^


Yaudah cepetan ihhh 🤬


^^^Iyaa Iyaa ini turun dari mobil^^^


Sedangkan di rumah Agatha menunggu dengan cemas anak anaknya yang belum pulang, Reno yang melihat itupun memghampiri adiknya yang sedaritadi mondar mandir seperti setrikaan, Reno menepuk pundak adiknya membuat Agatha menoleh padanya.


"Kenapa sih daritadi abang perhatikan Tata cemas?". Tanya Reno padanya.


"Aku mencemaskan anak anakku bang, tumben banget jam segini belum puas". Jawabnya pada Reno.


"Mungkin Gia sama Gea mengajak mereka ketempat lain selain mall". Ujar Reno pada adiknya.


"Ngga mungkin bang, mereka ngga akan mau ke tempat lain kalau bukan sama aku dan Vino yang mengajaknya". Ujar Agatha pada abangnya.


Ting!


...Adek Ipar Vino...


...Online...


Abangg, sikembar menghilang kita masih mencari nya, aku harap abang bisa mengalihkan pikiran Agatha tentang sikembar, ingat Agatha sudah hamil. besar bahaya jika pikiran mengganggunya!!

__ADS_1


^^^Okee, kabari abang jika masih tidak ketemu^^^


Okee abang


Reno menatap adiknya pantas saja sedaritadi cemas karena memang ikatan batin ibu dan anak terjalin, semoga saja keponakannya segera ditemukan agar Agatha bisa tenang, Agatha menatap abangnya yang terdiam setelah menerima pesan.


"Kenapa bang?". Tanya Agatha padanya.


"Oh ya abang lupa, abang ada tugas dari seseorang untuk menyanyikan lagu padamu". Jawab Reno pada Agatha.


"Wahh dari siapa bang?". Tanya Agatha penasaran.


"Tentu saja suamimu tercinta". Jawabnya sambil tersenyum menggoda adiknya.


"Ihh abang jangan godain aku kaya gitu". Ujarnya pada abangnya.


"Mau denger ngga?"..Tanya Reno pada Adiknya.


"Mau bangett abangg". Jawabnya dengan semangat.


"Baiklah dengarkan ya". Ujarnya diangguki oleh Agatha.


Di hidup ini telah ku singgahi banyak cinta


Namun tak pernah aku temui cinta


Sekuat aku menginginkan diaa


Hal hebat ku rasakan.


Kinii dicintai seseorang yang ku pun mencintai


Itu sempurna...


Takkan siakan dia


Belum tentu ada yang seperti dia


Satu dunia tau aku bahagia


Banyak pasang mata saksinya.


Takkan duakan dia..


Belum tentu esok kan masih ada


Kesempatan tak datang tuk kedua kalinya.


Hargai dan jaga hatinya.


Agatha yang mendengar itupun terharu begitupun dengan Kirana yang mendengarnya, ia sudah mengetahui bahwa keponakannya hilang makanya suaminya menghibur Agatha dengan lagu yang juga bertujuan padanya.


Makasih mas, makasih atas segala yang pernah kamu lakukan padaku, aku mencintaimu selalu mas. Batin Kirana sambil tersenyum pada suaminya yang juga menatapnya penuh cinta.


"Wahh suara abang bagus bangett, kalau Kak Kirana dengar lagunya mungkin sama seperti aku merasa terharu". Ujar Agatha sambil tersenyum senang.


"Tentu saja kakak mendengarnya Tha, karena sedaritadi kakak mendengarnya dari jauh". Ujar Kirana sambil mendekati mereka berdua.


"Ahh kakak sosweet kan mempunyai suami seperti abang aku". Ujarnya sambil tersenyum menggoda.


"Hahaha tentu saja suami manja kakak ini sangat romantis, iya kan sayang". Ujar Kirana membuat Reno memalingkan wajahnya karena malu.


Agatha yang melihat itu tertawa terbahak bahak, ia baru melihat wajah salting abangnya membuatnya benar benar melupakan kecemasan tentang anak anaknya, Reno dan Kirana tersenyum tipis menatap Agatha yang tertawa atas tingkah Reno.


Maaf cuman bisa update satu bab:)

__ADS_1


__ADS_2