Kisah Agatha & Family

Kisah Agatha & Family
Bab 109


__ADS_3

"Mas, mau sampai kapan kita berpura pura seperti ini terus?". Tanya Agatha pada suaminya.


"Sampai dia bahagia terus kita jatuhkan". Jawabnya pada sang istri.


"Heum tapi aku ga tega liat anak anak pada sedih begitu apalagi Angga dan Alena akan menikah bukan bahkan Satya dan Kayla juga terus disusul oleh Indira dan Rafa mas ". Ujar Agatha pada suaminya.


"Iyaa sih sayangg, tapi sabar dulu ya sayang, mas yakin engga akan lama kok". Ujarnya pada istrinya.


"Heum baiklah mas". Ujarnya pada sang suami.


Beberapa menit kemudian mereka keluar dari kamar menuju ruang tengah, terlihat keenam anaknya yang menatap kedua orangtuanya penasaran karena keduanya terus saja diam tanpa berbicara.


"Bunda sama ayah mau sampai kapan sih gini terus?". Tanya Indira pada mereka berdua.


"Sampai batas waktu yang ditentukan". Jawab Vino pada anaknya.


"Ish ayah ini kenapa sihh suka banget nyebelin". Ujar Indira pada ayahnya.


"Biarin ayah nyebelin tapi yang pastinya bakalan ngangenin dong". Ujarnya dengan percaya diri padanya.


"Dihh Ayahh percaya diri sekalii". Ujarnya pada sang ayah.


"Ya harus percaya diri dongg". Ujar Vino pada anaknya.


Ting Tong!


Mereka semua serempak menoleh pada pintu karena bel menyala, Indira berdiri untuk membuka pintu saat membuka pintu ia melihat Uncle yang sangat ia rindukan serta para sepupunya , siapa lagi jika bukan Reno serta keluarga kecilnya.


"Haii ponakan uncle yang cantik". Ujar Reno pada Indira sambil tersenyum..


"Halo Uncle aku yang tampan, kangen banget sama kalian ihh". Ujarnya sambil memeluk Unclenya.


"Uncle jugA kangen banget sama ponakan uncle ini". Ujarnya sambil memeluk Ponakannya.


"Loh abang sama kakak kok ngga bilang sih mau ke rumah?". Tanya Agatha pada keduanya.


"Sengaja dong biar surprise gitu". Jawab Reno pada sang adik.


"Heum iyaa deh, yaudah yuk masuk ke dalam rumah bang". ujar Agatha pada abangnya.


"Okee sayangg". Ujar Reno pada adiknya.


"Ah iyaa sekarang kamu kelas berapa dek?". Tanya Indira pada Kinara sepupunya.


"Kelas empat kak". Jawab Kinara pada Indira sepupunya.


"Ah sebentar lagi kamu akan ke kelas enam". Ujar Indira pada sepupunya.

__ADS_1


"Ihh kakak, yang ada Tuh kelas lima dulu baru kelas enam". Ujarnya pada Indira.


"Iyaa itu maksud kakak". Ujar Indira sambil terkekeh pada sepupunya.


Tanpa mereka sadari komunikasi mereka terlihat oleh Senja yang merasa penasaran pada Reno serta keluarga kecilnya, Indira yang tak sengaja melihat pelakor tersebut menatap ke arah rumahnya, langsung menarik tangan mereka ke dalam rumah membuat Reno serta yang lainnya merasa heran.


"Sayang, kenapa kamu tergesa gesa gitu masuk ke dalam rumah?". Tanya Vino melihat anaknya.


"Males lihat pelakor". Jawabnya pada sang ayah.


"Pelakor? maksud kamu apa sayang?". Tanya Reno pada ponakannya.


"Iyaa yang ganggu hubungan bunda dan ayah akhir akhir ini uncle". Jawab Indira dengan raut wajah penuh kekesalan.


"Siapa namanya sayang? ciri cirinya? biar Aunty hempaskan". Ujar Kirana pada ponakannya.


"Namanya Senja, ciri cirinya persis banget kaya mantan sahabat bunda dulu yang sekarang udah meninggal Aunty". Ujar Indira pada Auntynya.


"Rumahnya dimana sayang?". tanya Reno pada ponakannya.


"Sebrang rumah ini". Jawab Indira pada Unclenya.


"Kenapa kalian berdua engga bilang sih kalau ada masalah di rumah tangga kalian?". Tanya Reno pada adik dan adik iparnya.


"Setiap masalah dirumah tangga ngga perlu di umbar umbar bang". Jawabnya pada abang iparnya.


"Iyaa sih emang, tapi kalau masalahnya seperti ini wajib laporan". ujar Reno pada Vino.


"Uncle Vin, serem banget sih kalau gitu". Ujar Kinara pada Unclenya.


"Haha maaf sayang, Uncle lagi latihan jadi orang jahat". Ujar Vino sambil tertawa kecil.


"Ish udah pernah jahat pun". Gumam Agatha yang terdengar oleh suaminya.


"Sayangg, lihat aja nanti malem ya". Bisik Vino membuat Agatha memerah merona.


"Ayooo kalian lagi bisik bisik apa nih?". Tanya Kirana sambil menggoda Agatha.


"Bukan apa apa kok kak". Jawabnya sambil memalingkan wajahnya.


"Ah yang bener nihh?". Tanya Kirana sambil tersenyum melihat Agatha yang malu.


"Ishh kakak jangan ngegodain aku deh". Ujar Agatha pada kakak iparnya.


"Hahaha iyaa deh iyaa". Ujarnya sambil tertawa pelan pada adik iparnya.


Mereka berbincang dengan riang bersama sama hingga beberapa jam kemudian tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore, Reno serta keluarga kecilnya berpamitan pada Agatha dan yang lainnya untuk pulang ke rumah.

__ADS_1


Saat Reno akan membuka pintu tiba tiba saja ia melihat seorang wanita yang sepertinya mendengar pembicaraan mereka, Kirana menatap dengan datar sepertinya ia mengetahui siapa wanita dihadapannya tersebut sementara itu wanita tersebut adalah Senja yang merasa terkucilkan.


"Siapa kamu?". Tanya Reno dengan datar padanya.


"Ah saya--"


"Dia pelakornya Aunty". Ujar Indira pada Kirana.


"Ohh, ternyata kamu pelakor di hubungan adik iparku, nekat sekali kamu". Ujar Kirana sambil tersenyum smirk pada orang dihadapannya.


"Apa yang kamu maksud? saya tidak mengerti". Ujarnya dengan berusaha biasa saja.


"Alahh gausah sok gitu dehh, jijik gue lihatnya". Ujar Kirana padanya.


"Lebih baik sekarang kamu pergi dari sini!!". Teriak Reno padanya.


"Apa yang kamu lakukan ini termasuk ke hukum mengintip pendengaran seseorangg". Ujar Alena semakin membuat Senja merasa kesal.


"Udah sana pergii". Ujar Satya pada Senja.


"Ishh iyaa iyaa". Ujarnya dengan kesal pada mereka semua.


"Lain kali kamu harus hati hati ya de". Ujar Reno pada adiknya.


"Iya siap abangg". Ujarnya pada abangnya.


"Yaudah abang pulang yaa". Ujarnya sambil memeluk adiknya.


"Iyaa bang, hati hati ya dijalannya". Ujar Agatha sambil tersenyum pada abangnya.


"Aunty, Uncle dan yang lainnya kita pulang ya". Ujar Kinara mewakili para saudaranya.


"Iyaa Kinarr". Ujar mereka pada Kinara.


Mereka semua masuk kembali kedalam rumah setelah melihat kepergian Reno sekeluarga.


...----------------...


Nulis Bab \= 03 Mei 2023 & 04 Mei 2023


Update Bab \= 04 Mei 2023


Author mulai lanjut ngetik jam 1 siang gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis sampai 250 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih hehe :)


Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 3 sore karena tadi author sibuk banyak yang beli soalnya :) , jadi maaf kalau lama ya karena aku juga butuh waktu istirahat menulis sebentar gays :)


Author lanjut lagi nulis jam 5 sore karena tadi banyak yang beli lagi hehe :) , jadi maaf kalau agak lama nulis naskah novelnya ya gays kalian yang terbaik deh :) Terimakasih para readers ku :)

__ADS_1


Maaf ya akhir akhir ini author sering telat updatenya, terkadang susah sinyal di tempat kerjanya, kadang kelupaan karena banyaknya yang beli, sekali lagi author minta maaf ya sama kalian semua, terimakasih sebelumnya ya gays hehe :)


Jangan lupa terus kasih karyaku Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)


__ADS_2