
Agatha menatap orang dihadapannya dengan tatapan sulit di mengerti, namun orang tersebut hanya tersenyum tipis pada Agatha, Agatha berpikir kenapa muka orang dihadapannya begitu mirip dengan Sasha, apa kembarannya? pikirnya.
"Ah halo aku Senja, salam kenal ya". Ujarnya pada Agatha.
"Ah iya halo juga Senja, nama aku Agatha salam kenal juga ya". Ujarnya sambil tersenyum.
"Kamu udah lama kan di perumahan ini?". Tanya Senja pada Agatha.
"Iyaa aku sudah lama tinggal di perumahan ini yang juga rumah yang suamiku bangun". Jawabnya pada Senja dengan ramah.
"Ah senangnya, lain kali aku akan berkunjung untuk main ke rumah kamu ya, sekali lagi salam kenal ya". Ujar Senja pada Agatha.
"Ah iya aku tunggu kedatangan kamu ke rumah ya Senja". Ujarnya sambil tersenyum tipis pada Senja.
"Okee siap Agatha". Ujarnya sambil berlalu memasuki rumahnya.
Agatha terdiam melihat kepergian Senja, datang seperti sudah lama kenal dan pulang pun nampak seperti pernah Agatha alami sebelumnya, Vino yang melihat istrinya melamun pun langsung menghampiri istrinya.
"Kamu kenapa sayang?". Tanya Vino pada istrinya.
"Aah mas, engga tadi ada tetangga baru di seberang mirip banget sama Sasha wajahnya". Jawabnya pada sang suami.
"Heum yaudah jangan dipikirin ya sayang, lebih baik sekarang kita masuk aja ke dalam yuk". Ajak Vino pada istrinya.
"Iyaa Ayok mas". Ujar Agatha pada sang suami.
"Bundaa, help me!!". Teriakkan Indira membuat keduanya langsung berlari.
"Ada Ap-a sayang? kenapa? ". Tanya Agatha dengan panik pada anaknya.
"Iyaa sayang, kenapa? bilang sama ayah". Ujar Vino pada anak perempuan nya.
"Rafa ayah bunda". Ujarnya pada mereka berdua.
"Memangnya kenapa dengan Rafa?". Tanya mereka berdua pada Indira.
"Rafa katanya pengen nikah sama aku". Jawabnya membuat Agatha dan Vino menghela nafasnya panjang.
"Sayang, bukannya kamu memang sudah tau bukan, bahwa Rafa memang ingin menikah dengan kamu, bagaimana kamu bisa lupa sayang?". Tanya Agatha pada anaknya.
"Ohh yaa? benarkah bunda?". Tanya Indira drngan terkejut pada bundanya.
"Beneran sayang, ngapain juga bunda bohong sama kamu, bahkan para saudara kamu saja tau saat kamu dilamar oleh Rafa". Jawabnya pada sang anak.
Indira terdiam mengingat ngingat kapan Rafa melamarnya, hingga akhirnya ia menepuk jidatnya sendiri membuat Agatha dan Vino menatapnya dengan cemas, karena Indira menepuk jidatnya sendiri dengan keras.
"Sayang, jangan ditepuk gitu, sakit nak". Ujar Agatha pada anaknya.
"Habisnya aku kok bisa lupa sih bun". Ujarnya dengan kesal pada bundanya.
__ADS_1
"Ya mungkin kamu banyak pikiran sayang, benarkan?". Tanya Vino pada anaknya.
"Ayah kok tau sih?". Tanya Indira pada Ayahnya.
"Tentu saja ayah tau semua tentang anak anak ayah bahkan bunda kalian juga". Jawabnya dengan bangga pada sang anak.
"Apa yang kamu pikirkan sayang? hingga membuatmu lupa?". Tanya Agatha pada anaknya.
"Gapapa kok bunda hehe". Jawabnya sambil cengengesan pada bundanya.
"Beneran gapapa kan sayang?". Tanya Agatha memastika pada anaknya.
"Beneran bunda". Jawabnya pada bunda.
"Heum yaudah deh kalau gitu". Ujar Agatha diangguki oleh anaknya.
Mereka bertiga ke ruang tengah menghampiri yang lainnya, kini Alena pun jarang ke rumah karena sibuk dengan karirnya, ya diantara mereka semua hanya Alena yang sudah memulai karirnya, Indira duduk disamping abangnya yang tak lain adalah Angga.
"Kenapa kamu dek?". Tanya Angga pada adiknya.
"Ah engga papa kok bang". Jawabnya pada abangnya.
"Beneran gapapa? tapi kamu kelihatannya pucet banget dek, sakit ya?". Tanya Angga dengan cemas.
"Aku engga papa kok bangg". Jawabnya dengan tersenyum tipis pada abangnya.
"Jangan bohong deh dek". Ujar Angga pada adiknya.
"Heum iyaa deh gimana kamu aja dek". Ujar Angga sambil tersenyum tipis.
"Bunda tadi ketemu sama siapa?". Tanya Satya pada bundanya.
"Sama tetangga baru sayang". Jawabnya pada anaknya.
"Kenapa bunda kelihatan gelisah gitu?". Tanya Athara pada bundanya.
"Ah gapapa kok sayang". Ujar Agatha sambil tersenyum tipis pada anaknya.
Ting Tong!!
"Siapa tuh yang datang?". Tanya Marcello pada bundanya.
"Bunda juga gatau sayang". Jawab Agatha pada anaknya.
"Yaudah biar aku buka saja ya bunda". Ujar Marcello yang sudah berdiri.
"Yaudah maaf ya sayang". Ujar Agatha pada anaknya.
"Santai aja bun". Ujar Marcello pada bundanya.
__ADS_1
Marcello membuka pintu terlihat Bryan dan Elvira serta anak anaknya ,membuat Marcello tersenyum senang saat melihat mereka semua, Marcello menyuruh mereka masuk kedalam rumah karena semuanya sedang berada diruang tengah.
"Ahh Kak Viraa". ujar Agatha memeluk Elvira.
"Kangen banget sama kamu Tha". Ujar Elviea pada Agatha.
"Sama Agatha juga kangen banget sama kakak". Ujar Agatha pada Elvira.
"Habisnya kamu engga pernah kesana sih Tha". Ujar Elvira sambil tertawa kecil pada Agatha.
"Hehe maaf ya kak". Ujar Agatha sambil cengengesan pada Elvira.
"Iyaa gapapa kok Tha". Ujarnya sambil tersenyum tipis pada Agatha.
"Yaudah tunggu sebentar ya kak, bang". Ujarnya sambil berlalu pergi ke dapur.
"Bebi, sekarang kamu mau lanjut sekolah kemana?". Tanya Indira padanya.
"Ke tempat dulu kakak sama abang sekolah aja". Jawabnya pada Indira.
"Ah bagus tuh". Ujar Sagara pada Bebi yang merupakan anak bungsu dari Elvira dan Bryan.
"Kalau kamu Boy, sekarang kelas berapa?". Tanya Angga padanya.
"Kelas 9 SMP, mau lulus juga kan bang lanjut ke SMA deh". Jawabnya pada Angga.
"Ah engga kerasa ya kamu semakin besar aja Boy". Ujar Angga padanya.
"Benar juga sih bangg, ngga kerasa sekarang mau ke SMA aja". Ujarnya pada abangnya.
"Nah ke SMA yang mana nih?". Tanya Indira pada Boy.
"Kemana aja deh, mencari ilmu kan mau dimana saja jadi". Jawabnya pada Indira.
"Benar juga sih apa yang kamu bilang". Ujar Indira sambil mengangguk anggukan kepalanya.
Beberapa menit kemudian Agatha datang membawa sepiring cemilan untuk mereka semua, sontak saja mereka menoleh pada Agatha terutama keenam anaknya yang senang memakan cemilannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Nulis Bab \= 23 April 2023 & 24 April 2023
Update Bab \= 24 April 2023
Maaf banget author kemarin engga update soalnya ketiduran gays :( capek banget jadi wajar aja ya, mohon maafin sekali lagi karena author jarang update semenjak ditoko rame banget pembelinya gays :( maaf untuk semuanya :)
Author mulai lanjut ngetik jam 3 subuh gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis sampai 300 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih hehe :)
Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 5 subuh karena tadi author tidur lagi gays ngantuk soalnya :) , jadi maaf kalau lama ya karena aku juga butuh waktu istirahat menulis sebentar gays :)
__ADS_1
Author lanjut lagi nulis jam 8 pagi karena author beres beres rumah soalnya :) , jadi maaf kalau lama ya gays kalian yang terbaik deh :) Terimakasih para readers :)
Jangan lupa Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)