Kisah Agatha & Family

Kisah Agatha & Family
Bab 86


__ADS_3

Kini semuanya tengah berada di rumah sakit, untuk melihat kondisi Alena yang masih belum sadarkan diri semenjak menolong Agatha, Angga menatap perempuan dihadapannya dengan pandangan sulit di mengerti.


"Kenapa harus pura pura ngga kenal sih Ra?". Tanya Angga menatap Alena.


"Mungkin ada alasannya sayang Alena melakukan itu semua". Ujar Agatha mengelus rambut anaknya.


"Iyaa tapi kenapa bunda?". tanya Angga pada bundanya.


"Nanti kalau Alena sadar, pasti dia akan menjelaskan alasannya sayang, sekarang doakan saja untuk kesembuhan Alena". Ujar Agatha pada anaknya.


"Huft yaudah deh kalau gitu bunda". Ujar Angga pada bundanya.


"Iyaa sayang". Ujar Agatha pada anaknya.


Bella datang menghampiri keduanya, Bella mengelus rambut Angga membuatnya menoleh pada Bella, Angga merasa dejavu dengan elusan dirambutnya ternyata memang benar dulu juga Rora sering melakukan elusan dirambutnya.


"Kamu banyak berdoa ya untuk kesehatan Alena". Ujar Bella pada Angga.


"Iyaa aunty". Ujar Angga padanya.


"Loh kok manggilnya Aunty? mami aja seperti Alena memanggil Aunty dengan sebutan mami". Ujarnya pada Angga.


"Baiklah ma-mi". Ujarnya dengan terbata bata.


"Good job boy". Ujar Xander yang memang berada di dekat istrinya.


"Oh Iyaa Tha, bagaimana kondisi bunda kamu?". Tanya Bella pada Agatha.


"Sudah membaik La, bunda lupa ngga minum obatnya saat dirumah jadinya ia jatuh di kamar mandi karena pusing". Jawabnya pada Bella.


"Oh syukurlah kalau begitu Tha". Ujarnya pada Agatha.


"Iyaa La". Ujarnya pada Bella.


Beberapa menit kemudian mereka keluar dari ruangan karena Alena akan diperiksa oleh dokter, Angga menyandar pada tembok rumah sakit dengan tatapan kosong menatap langit langit, sementara yang lain juga terdiam tidak ada yang berbicara saat ini.


Ting!


...Unknown Number...


...Online...


SEHARUSNYA KAMU MATI AGATHA!!


Deg!


Siapa orang itu? menginginkan aku mati?. Batin Agatha ketakutan.


Vino yang menyadari tingkah istrinya pun memegang pundak sang istri, membuat Agatha menoleh pada suaminya dengan mata berkaca kaca membuat Vino terkejut melihat istrinya, ia mengusap air mata sang istri.


"Sayang kamu kenapa nangis?". Tanya Vino dengab panik pada istrinya.


"Aku takut mas". Jawabnya sambil terisak pada suaminya.


"Takut kenapa sayang? ada yang mengancammu?" . Tanya Vino pada istrinya.


"Ada yang neror pesan padaku mas". Jawabnya membuat Vino melotot.


"Apaa?? mana coba mas lihat sayang". Ujar Vino pada istrinya.


"Ini mas". Ujarnya pada Vino.


Vino mengambil ponsel istrinya serta melihat pesan tersebut, ia langsung mengabari asisten untuk melacak nomor tersebut, tak terhitung lama asisten Vino telah mengirimkan siapa yang memakai nomor tersebut untuk meneror istrinya.

__ADS_1


"KURANG AJAR!!". Teriaknya membuat Agatha dan yang lainnya menoleh pada Vino.


"Kenapa Vin ? ada apa? ". Tanya Xander pada Vino.


"Ada musuh yang ingin istri gue mati bang!". Jawabnya dengan kesal pada Xander.


"Siapaa Vin? mau abang bantu?". Tanya Xander pada Vino.


"Ngga perlu bang, gue udah ada rencana sendiri kok". Jawabnya pada Xander.


"Yang bener Vin?". Tanya Xander pada Vino.


"Beneran bang". Jawabnya pada Xander.


"Yaudah kalau gitu, semoga aja orangnya ketemu". Ujarnya diangguki oleh Vino.


"Mas, musuh mas yang mana? kok aku baru tau?". Tanya Agatha pada suaminya.


"Ada sayangg, dia masih saudara Sasha dan Keysa". Jawabnya pada Agatha.


"Aa-paa? yang bener mas?". Tanya Agatha pada sang suami.


"Iyaa benar sayang". Jawabnya pada istrinya.


"Kenapa mereka begitu ingin aku mati mas?". Tanya Agatha pada suaminya dengan sedih.


"Sayang, mereka hanya iri dengan apa yang kamu punya, makanya begitu". Ujar Vino memeluk istrinya.


"Huft semoga aja cukup sampai di sini aku hampir terluka karena mereka dan cukup aku yang mereka lukai jangan anak anak ataupun keluargaku yang lainnya". Ujarnya dengan datar pada sang suami.


"Iyaa sayang semoga saja". Ujarnya pada Agatha.


Ting!


...Online...


Tha, cepat ke ruangan bunda, bunda kejang kejang


^^^Apaa?? bukannya tadi baik baik aja ya kak?^^^


Entahlah lebih baik kamu cepat kesini Tha


^^^Oke kalau begitu aku kesana bersama Mas Vino dan anak anak kak^^^


Okee kakak tunggu Tha


"Sayang kenapa?". Tanya Vino melihat raut wajah gelisah sang istri.


"Bunda mas". Jawabnya dengan gemetar.


"Bunda kenapa sayang? apa terjadi sesuatu pada bunda?". Tanya Vino pada istrinya.


"Bunda kejang kejang mas, kita harus ke ruangan bunda sekarang". Jawabnya membuat yang lain terkejut.


"Yaudah lebih baik kalian ke ruangan Bunda Felicia dulu aja, masih ada aku dan mas Xander yang menjaga Alena kok". Ujar Bella pada mereka.


"Yaudah kalau begitu, maaf ya gabisa lama La". Ujar Agatha pada Bella.


"Iyaa gapapa Tha santai aja kali". Ujarnya pada Agatha.


"Mami kalau terjadi sesuatu pada Rora, kabari Angga ya". Ujar Angga pada Bella.


"Iyaa syang, nanti mami kabari". Ujar Bella sambil tersenyum lembut pada Angga.

__ADS_1


Setelah berpamitan pada Bella dan Xander, Agatha serta keluarga kecilnya memasuki ruangan Bunda Felicia terlihat wajah bundanya yang pucat, Agatha menghampiri yang lainnya begitupun dengan Vino dan anak anaknya.


"Apa yang terjadi pada bunda ?". Tanya Agatha pada mereka semua.


"Tadi ada yang meracuni sesuatu pada air yang bunda minum". Jawab Radit padanya.


"Apaa?? kalian sudah menyelidiki nya?". Tanya Agatha pada mereka.


"Sudah dan ternyata pelaku yang sama yang hampir menabrak kamu Tha". Jawab Reno pada adiknya..


"Apaa?? mas ini udah benar benar keterlaluan, padahal Sasha yang salah kenapa seakan akan aku yang salah disini?". Tanya Agatha pada suaminya dengan terisak.


"Sabar sayang, mas akan membuat mereka menerima dengan setimpal apa yang mereka perbuat". Ujar Vino sambil memeluk istrinya.


"Harus mas! mereka harus mendapatkan pembalasan yang setimpal!". Ujarnya dengan kesal.


"Iyaa sayang, sekarang doakan saja semoga bunda baik baik saja sayang". Ujar Vino pada istrinya.


"Iyaa semoga aja mas". Ujar Agatha pada sang suami.


Ting!


...Unknown Number...


...Online...


Bagaimana? senang dengan kejutanku?hahahahaha semoga bunda kamu matii!!


Ini baru bunda kamu belum keluarga kamu yang lainnya!! Hahahaha


Deg!


"ENGGAKK!! ENGGA BOLEHHH!!". Teriak Agatha membuat mereka terkejut.


"ENGGAKK!! JANGAN!!". teriaknya lagi melempar ponselnya yang untung saja tertangkap oleh Satya.


"Sialan". Gumam Satya saat melihat pesan tersebut.


"Ada apa boy?? ". Tanya Reno pada ponakannya.


"Uncle liat aja sendiri". Jawabnya sambil memberikan ponsel bundanya pada Reno.


"Setelah tenang sekarang hidup Agatha diteror terus". Gumam Reno saat melihat pesan baru.


KAMU HARUS MATII!! NYAWA DIBALAS NYAWA!!


"Penjagaan harus lebih ketat mulai sekarang". Ujar Reno pada mereka.


"Memangnya ada apa mas?". Tanya Kirana pada suaminya.


"Ada yang mencoba membuat kita celaka". Jawabnya pada sang istri.


"Apaa? siapaa mas?". Tanya Kirana pada suaminya dengan panik.


"Dari keluarga Sasha dan Keysa sayang". Jawabnya membuat sang istri sangat terkejut


......................


Semangat menjalani ibadah puasa yang ke - 10 Ramadhan nya gays:)


Jangan lupa Like and Comment juga Vote nya ya guys :)


Maaf kalau akhir akhir ini jarang update gays, lagi sibuk sibuknyaa kerja gays:)

__ADS_1


Mohon di maklumi ya gays, terimakasih sebelumnya:)


__ADS_2