
Senja yang tidak senang karena selama ini ia dibohongi oleh mereka berdua yaitu Agatha dan Vino, memilih menculik putri mereka satu satunya yaitu Indira tetapi yang ia tidak ketahui kelakuannya akan merubah nasibnya di masa depan yang akan datang.
"Dasar J*l*ng lepasin gue!!". Teriak Indira padanya.
Plakkk
"Heh! diam kamuu!! beraninya nyebut gue dengan kata J*l*ng!!". Ujarnya dengan membentak Indira.
"Kalau bukan j*l*ng , lo ngga akan ngegodain bokap gue b*ngs***!!".Teriak Indira dengan kesal.
Plakkk
"Berani sekali lagi lo ngomongg, gue akan suruh para lelaki menodai lo!!". Teriaknya membuat Indira seketika diam.
"Nahh bagus diam kan lo sekarangg". Ujarnya sambil tertawa dengan keras.
"Kita tunggu saja, apakah ada yang bisa nyelametin lo dari sini hahaha". Ujarnya lagi sambil mencengkeram pipi Indira dengan keras.
"Lepass!! sakittt!! ". Teriaknya pada Senja.
"Sakitt? rasakan inii". Ujar Senja semakin mencengkeram pipi Indira.
Indira terdiam menahan rasa sakitnya, ia berdoa semoga saja keluarganya bisa menemukannya ataupun siapapun yang menemukannya, saking sakitnya Indira sampai pingsan membuat Senja terkejut tetapi hanya sesaat karena ia senang melihatnya.
"Jika aku tidak bisa mendapatkan ayahmu, maka mereka harus menderita karena melihat anaknya berada ditanganku". Ujarnya menatap tajam Indira yang terbaring lemah.
"Kenapa juga aku tidak bisa mendapatkan Vino!!". Ujarnya dengan geram.
"Tapi sekarang anak perempuan satu satunya berada ditanganku hahaha". Ujarnya sambil tersenyum sinis.
"Kita lihat saja, apakah ada yang bisa menemukanmu". Ujar Senja sambil terus menatap Indira.
Sementara itu dirumah kediaman Bramaskara mereka sedang panik mencari Indira, menurut yang mereka lihat di CCTV Indira diculik tetapi mereka tidak tau apa motif dari penculikan tersebut, Rafa yang tidak sabaran segera mengerahkan anak buahnya untuk mencari calon istrinya.
"Bagaimana ini mas? Dira mas hiks hiks". Ujar Agatha sambil terisak pada suaminya.
"Iyaa sabar sayang, kita sedang mencarinya". Ujar Vino pada istrinya.
"Sepertinya aku tau dalang dari semua ini". Ujarnya pada mereka semua.
"Siapa Al?". Tanya mereka dengan kompak pada Alena kecuali Angga yang hanya menatapnya.
"Bisa saja yang melakukan ini semua adalah orang yang bernama Senja itu". Jawab Alena pada mereka.
__ADS_1
"Benar juga apaa yang dibilang oleh Alena". Ujar Athara pada mereka.
"Yaudah kita lacak aja GPS di ponsel nya Dira, gampangkan". Ujar Angga pada mereka.
"Iyaa juga ya, kenapa baru kepikiran sekarang". Ujar Vino pada anaknya.
"Sekarang lacak aja ayahh". Ujar mereka pada Vino.
"Okee siap, kalian tenang saja". Ujar Vino pada mereka semua.
Vino menghubungi anak buahnya untuk melacak keberadaan anak perempuannya, hingga beberapa menitt kemudian Vino mendapati kabar dari anak buahnya bahwa Indira berada di sebuah gedung tua yang sudah lama tidak terpakai di ujung kota.
"Kita sudah menemukan keberadaan Indira, sayang kamu diam aja dirumah yaa". Ujar Vino pada istrinya.
"Tapi mas aku pengen ikut". Ujar Agatha pada suaminya.
"Sayang, patuh yaa". Ujarnya pada sang istri.
"Yaudah aku tunggu dirumah, kalian hati hati dan bawa Indira dengan keadaan selamat". Ujar Agatha pada mereka semua.
"Iyaa sayangg". Ujar Vino memeluk istrinya sebelum berangkat dimana Indira berada.
"Bunda, kalau ngga ada temennya panggil aja Aunty Gia atau Aunty Gea atau siapapun itu bunda, ada Rora bunda atau panggil aja Kak Kayla kesini buat nemenin bunda". Ujar Angga pada sang bundanya.
"Iyaa sayangg kamu ini bawel sekali, kamu hati hati yaa dijalannya sayang". Ujar Agatha sambil terkekeh pada anaknya.
"Bunda jangan sedih ya, semoga aja Indira ngga papa bun". Ujar Alena mengusap bahu Agatha.
"Iyaa sayang semoga saja". Ujar Agatha sambil menatap Alena.
"Bunda kita masuk ke dalem rumah yuk". Ajaknya pada Agatha.
"Iyaa ayok sayang". Ujar Agatha pada Alena.
"Bunda, bagaimana bisa Indira di culik?". Tanya Kayla yang baru saja datang ke rumah kediaman Bramaskara.
"Ntahlah bunda juga engga tau sayang". Jawabnya pada calon menantunya.
"Bunda yang sabar ya, semoga aja Dira gapapa". Ujar Kayla memeluk Agatha.
"Iyaa semoga saja sayang, terimakasih karena kamu sudah datang ke rumah". UjarNya sambil menatap Kayla.
"Iyaa saMa saMa bunda, lagian bunda akan menjadi bundaku juga". Ujarnya sambil tersenyum tipis pada Agatha.
__ADS_1
"Benar apa yang dibilang oleh Kak Kayla bunda". Ujar Alena pada Agatha.
"Iyaa sayang". UjarNya sambil tersenyum pada mereka berdua.
Sementara itu Vino serta anak lelakinya sudah berada di perjalanan menuju tempat dimana Indira berada, beberapa menit kemudian mereka sampai di tempat tersebut di ikuti dengan polisi dibelakang mobil mereka, hingga sampailah mereka di gedung tua seperti yang dibilang oleh anak buahnya.
Saat mereka sedang mencari ruangan dimana Indira di sekap, tiba tiba terdengar suara orang tertawa dengan keras dan Vino mengenali suara tersebut ia merasa geram mendengar kata "Kamu Harus Mati" yang berarti itu kepada Indira anak perempuannya.
BRAKKK!!
Senja menoleh saat mendengar pintu di dobrak, betapa terkejutnya ia melihat Vino serta anak dan polisi datang, Vino melihat putrinya yang terletak tak berdaya membuatnya menatap tajam Senja, sementara Rafa yang melihat itu langsung menghampiri Indira.
"STOPP!! SELANGKAH KAMU MAJU, SAYA AKAN MENGINJAK PERUTNYA!!". Teriak Senja pada Rafa.
"LO BERANI NYENTUH CALON ISTRI GUE, LO AKAN TAU AKIBATNYA!!". Teriak Rafa dengan tatapan tajamnya pada Senja.
"HAHAHA SILAHLAN SAJA". Teriaknya sambil tertawa keras.
"SILAHKAN SAJA KAMU SAKITI ANAKKU, MAKA AKAN KU BUAT HIDUPMU MENDERITA". Teriak Vino dengan tatapan tajamnya.
Tanpa Senja sadari di belakangnya ada polisi yang sudah siap menangkapnya, saat Senja akan beraksi disaat itulah polisi meringkusnya membuat Senja tertegun karena tidak mengetahui kapan datangnya posisi tersebut.
"LEPASS!!".
"AWAS AJA KALIAN, SAYA AKAN MEMBUAT KALIAN MENDAPATKAN BALASANNYA!!"
"DIAM!! JALAN!!". Teriak Polisi tersebut pada Senja.
"ARGHHH LEPASIN!!". Teriak Senja pada polisi tersebut.
"SAYA BILANG DIAM!! DASAR PENJAHATT!!". Teriak Polisi tersebut merasa kesal pada Senja.
Vino serta yang lainnya tertawa sinis melihat Senja.
......................
Nulis Bab \= 07 Mei 2023 & 08 Mei 2023
Update Bab \= 08 Mei 2023
Author mulai lanjut ngetik jam 3 sore gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis sampai 250 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih sebenarnya hehe :)
Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 5 sore karena tadi author sibuk banyak yang beli soalnya :) , jadi maaf kalau lama ya karena aku juga butuh waktu istirahat menulis sebentar gays :)
__ADS_1
Author lanjut lagi nulis jam 7 malam karena tadi masih dalam perjalanan pulang ke rumah gays hehe :) , jadi maaf kalau agak lama nulis naskah novelnya ya gays kalian yang terbaik banget deh :) Terimakasih para readers ku :)
Jangan lupa terus kasih karyaku Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)