
Detik detik Agatha akan melahirkan anak pertama nya bersama Vino, Agatha telah izin untuk tidak bekerja di perusahaan karena perutnya yang sudah memasuki waktu melahirkan, Vino yang baru pulang melihat Agatha yang sedang terduduk dilantai segera menghampiri.
"Loh sayang, kenapa?". Tanya Vino dengan panik.
"Aduh kak , sakit perut akuu". Jawab Agatha pada Vino.
"Ya ampun kaya nya kamu akan melahirkan syaang". Ujar Vino segera mengangkat tubuh Agatha.
"Kak, Sakitt abangg". Ujar Agatha pada nya.
"Iya sabar sayang, tahan sayang, kamu kuat okee". Ujar Vino pada Agatha.
"Pakk, bantuin saya buka pintu mobil!!" Teriak Vino pada satpam di rumahnya.
"Siap den". Ujarnya pada Vino.
Vino begitu panik melihat Agatha yang terus meringis kesakitan, hingga beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah sakit Korea, Vino membuka kan pintu mobil dan beberapa suster mendatanginya.
"Tolong bantu saya". Ujar Vino pada mereka.
"Baik tuan". Ujar mereka pada Vino.
"Sayang, kamu kuat ya Okee, kamu harus tahan sayang". Ujar Vino menggenggam tangan Agatha.
"Iyaa kak, jangan tinggalin aku". Ujar Agatha memejamkan matanya saat sakit itu semakin terasa.
Agatha sudah masuk ke ruangan bersalin, Vino menunggu diluar sambil mengabarkan pada keluarganya serta Reno dan teman Agatha yang lainnya, bahwa Agatha akan melahirkan hari ini membuat mereka yang berada di negara yang berbeda panik.
Ting! Ting! Ting!
...Reno Bramastian...
...Online...
Woyy Vin, Adek gue udah lahiran kan? gue otw kesana
...Cindy Dy...
...Online...
Bang Vino, Cindy otw ke sana
...Renata Tata...
...Online...
Aku otw kesana sama yang lain bang
__ADS_1
...Mommy Cantik...
...Online...
Mommy sama yang lainnya segera otw ke sana sayang.
Percuma saja mereka mengirim pesan pada Vino, karena kini Vino sedang menemani Agatha yang sedang berjuang hidup dan mati nya, butuh waktu yang lama karena Agatha melahirkan anak kembar lima, Agatha sampai pingsan mengetahui ia melahirkan 5 anak secara normal dan itu membuat Vino panik melihatnya.
"Selamat ya tuan nyonya, anak kalian kembar lima, berjenis kelamin empat laki laki dan satu anak perempuan". Ujar dokter tersebut membuat Vino berkaca kaca.
"Makasih sayang, makasih karena kamu sudah berjuang melahirkan anak kita". Ujar Vino mengecup kening Agatha.
"Iyaa kak sama sama, Agatha ngga nyangka kalau akan melahirkan anak kembar apalagi ini lima". Ujarnya dengan lemas..
"Sebentar lagi nyonya akan dipindahkan ke ruangan pasien, setelah bayi kembar dibersihkan". Ujar Dokter tersebut diangguki oleh keduanya.
"Terimakasih dokter". Ujar Vino padanya.
"Baiklah kalau begitu saya pamit undur diri". Ujarnya diangguki oleh keduanya.
Beberapa menit kemudian Agatha telah berada diruangan pasien bersama kelima anaknya, semua yang melihat bayi kembar tersebut terkejut, apalagi Reno yang melihat ponakannya , Kirana pun yang kini sedang mengandung usia 3bulan berjalan mendekati box bayi.
"Wah gemasnya, mereka pada gembul ya, pasti bb nya tinggi ya dek". Ujar Kirana pada Agatha.
"Iyaa kak, hehe". Ujar Agatha pada iparnya.
"Wah ternyata lo manjur juga Vin". Ujar Reno terkekeh.
"Haha jelas dong". Ujar Vino sambil tertawa.
Semuanya mengucapkan selamat pada Agatha dan Vino atas kelahiran anak mereka berdua, Reno mengecup kening adiknya hingga tak terasa air mata nya mengalir, sungguh Reno merasakan sakit apa yang adiknya rasakan.
"Abang jangan nangis yaa". Ujar Agatha mengusap air mata abangnya.
"Maafin abang dek, maafin abangg". Ujar Reno pada Agatha.
"Udah bang Adek udah maafin abang kan, udah ya jangan nangis lagi abangg". Ujar Agatha sambil tersenyum pada Reno.
"Semoga kamu bisa menjalani semuanya dengan kuat sayang, kamu wanita strong, abang bangga kamu bisa kuat sampai sekarang". Ujar Reno menatap adiknya.
"Iyaa Abang semoga". Ujar Agatha pada Reno.
"Ahh iya ini nama anak kalian siapa btw?". Tanya Renata membuat semuanya menoleh pada Agatha.
Agatha dan Vino saling menoleh hingga akhirnya mereka kembali menatap semua orang, dalam beberapa saat Agatha terdiam mungkin ini sudah benar pikirnya, Agatha menarik nafasnya sebelum mengatakannya.
"Namanya adalah Ardana Satya Bramaskara, Athara Diego Bramaskara, Angga Yunanda Bramaskara, Marcello Xavier Bramaskara dan yang terakhir adalah Indira Putri Bramaskara". Ujar Agatha pada mereka semua.
__ADS_1
"Bramaskara? kamu Ngambil dari nama belakang siapa?". Tanya Mommy Elvina.
"Aku ngambil dari nama belakang keduanya, Bramaskara singkatan dari Bramastian dan Bhagaskara". Jawab Agatha membuat mereka tertegun terutama Reno.
"Kenapa kamu ngambil nama Bramastian juga sayang?". Tanya Reno pasa adiknya.
"Karena bagaimanapun juga Bramastian adalah keluarga kandungku, walaupun mereka tidak menganggap ku lagi". Jawab Agatha tersenyum pedih.
"Syaang, kamu baik tapi kamu juga tersakiti". Ujar Mommy Elvina memeluk Agatha.
"Bagaimanapun juga mereka kedua orangtuaku mom". Ujar Agatha semakin membuat semua orang tertegun.
Gia dan Gea kedua adik kembar Vino menghampiri Agatha, mereka berdua belum tentu kuat jika berada di posisi Agatha, keduanya memeluk Agatha membuat Agatha merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang kakak dan mempunyai adik.
"Semoga kakak selalu kuat ya, karena masalah tidak selalu pergi, terkadang ketika masalah satu selesai datanglah masalah baru". Ujar Gia pada Agatha.
"Iya terimakasih ya Gia, semoga saja masalah yang kakak alami cukup kakak aja yang mengalaminya, jangan sampai kalian merasakannya". Ujar Agatha sambil tersenyum pada keduanya.
"Kak, udah please jangan bahas yang sedih lagi dong, aku gamau kak". Ujar Gea memeluk Agatha.
Terimakasih tuhan, kau telah memberiku kasih sayang lewat mereka semua, terima kasih. Batin Agatha sambil tersenyum.
Agatha tidur karena ia merasa letih, sedangkan mereka masih asik melihat kelima bayi kembar, terutama Vino yang sudah menjadi seorang ayah, sungguh senangnya melihat kelima anaknya yang sangat lucu lucu.
"Semoga kalian menjadi anak cerdas, bisa membanggakan kedua orangtua nya, menjadi anak Genius dan hebat, berwibawa saat kalian besar nanti, saling menjaga satu sama lain". Ujar Vino menatap anaknya berkaca kaca.
"Semoga kak', karena kakak juga sangat pintar dan genius". Ujar Gea pada Vino.
"Iyaa makasih dek". Ujarnya pada Gea.
"Iya sama sama kak". Ujar Gea sambil tersenyum pada Vino.
"Kamu masuk sekolah kapan dek?". Tanya Vino menatap Gea dan Gia.
"Seminggu lagii kak". Jawab mereka pada Vino.
"Kalian akan melanjutkan kuliah dimana?". Tanya Vino pada keduanya.
"Universitas Hanyang, Korea , jurusan kedokteran". Jawab Gea sedangkan Gia masih memikirkan jawabannya.
"Seoul National University, jurusan Psikologi". Jawab Gia pada Vino kakaknya.
Beberapa menit kemudian tinggalah Vino dan kedua orangtuanya berada di ruangan pasien, sedangkan yang lain sudah pulang ke tempat penginapan yang berada di dekat rumah sakit Korea, Agatha sudah bangun dari tidurnya karena lapar wajar saja, ia melahirkan lima anak kembar.
...****************...
Update 3 bab nih, besok gatau update gatau ngga, kuota menipis:)
__ADS_1