
"Mau apa lagi sih lo kesini? ngga puas hah bikin ayah dan bunda gue bertengkar terus?!!". Tanya Indira dengan kesal pada orang dihadapannya.
"Kamu kenapa dek?". Tanya Angga serta yang lainnya saat mendengar teriakan adiknya.
"Nih abang lihat aja pelakor ini masih berani datang ke rumah". Jawabnya dengan kesal.
"Mau apa lagi lo kesini?". Tanya Athara dengan datar padanya.
"Kalian ini sangat tidak sopan! lagian ya sebentar lagi saya akan menjadi bunda tiri kalian". Ujar Senja pada mereka semua.
Angga serta yang lainnya yang mendengar itupun merasa muak, apalagi melihat ayahnya yang terlihat tidak risih Senja berkata seperti itu pada mereka, tetapi tidak dengan Agatha yang terlihat menatapnya dengan datar.
Sebenarnya ayah sama bunda itu kenapa?. Batin mereka bertanya tanya saat melihat kedua orangtuanya.
"Bunda, kenapa engga bunda lawan aja sih?". Tanya Indira yang geregetan pada bundanya.
"Buat apa bunda melawan, kalau bunda akan selalu menang". Ujarnya membuat mereka bingung kecuali suaminya sendiri.
"Sebenarnya ini ada apa sih bunda ayah?". Tanya Alena pada mereka berdua.
"Ah bukan apa apa kok sayang". Ujar Agatha pada Alena.
"Terus Aunty tadi bilang dia yang akan menjadi bunda tiri? maksudnya ayah selingkuhin bunda?". Tanya Alena menatap Vino.
"Yaa engga lahh sayangg, mana mungkin ayah selingkuhin bunda". Jawab Vino dengan cepat pada Alena membuat Agatha mengulum senyumnya.
"Ayah engga bohong kan?". Tanya Alena padanya.
"Ya engga dong sayangg". Jawabnya pada Alena.
"Yaudah Alena akan pegang omongan ayah". Ujarnya pada Vino.
"Iyaa Alena sayang". Ujarnya membuat Angga melotot pada sang Ayah.
"Kenapa kamu tatap ayah seperti itu?". Tanya Vino pura pura tidak mengetahuinya.
"Ayah jangan panggil Alena dengan Sayang, aku engga suka". Ujarnya dengan kesal pada ayahnya.
"Hahaha saMa Ayah aja cemburu kamu Tuh Angga". Ujar Vino sambil tertawa kecil pada anaknya.
"Iyaa tetep aja Angga ga suka ayahh". Ujarnya dengan kesal lagi pada ayahnya.
"Iyaa deh iyaa ayah minta maaf boy". Ujar Vino pada anaknya.
"Heum iyaa gapapa ayahh". Ujarnya dengan raut wajah datar.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian Agatha menyuruh mereka untuk makan siang bersama sama, mereka makan dengan tenang hanya terdengar dentingan sendok dan garfu hingga beberapa menit kemudian, mereka selesai memakan makanannya sampai habis tak tersisa.
"Bunda, masakkan bunda makin kesini makin enak loh". Ujar Alena padanya.
"Iyaa bener tuh Kata Alena bun". Ujar Indira pada bundanya.
"Ahh makasih ya sayang sayangnya bunda". Ujar Agatha dengan tersenyum bahagia pada mereka.
"Iyaa saMa sama bundaa". Ujar mereka pada Agatha.
"Sayang, aku ke ruang kerja dulu ya". Ujar Vino pada istrinya.
"Iyaa mas". Ujarnya pada sang suami.
"Kalian jangan kemana mana, jangan dulu ketemu sama pacar". Ujar Vino para Mereka.
"Loh tapi abang Angga aja ketemu sama Alena". Ujar Indira pada ayahnya.
"Itu beda cerita sayang, Alena kan disuruh tinggal di sini untuk beberapa bulan, sedangkan kalian engga". Ujar Vino pada anaknya.
"Iyaa juga sih Yah, yaudah deh". Ujar Indira pada ayahnya.
"Good, yaudah ayah ke ruang kerja dulu". Ujarnya sambil berlalu pergi dari sana.
"Yaudah sekarang lebih baik kalian tidur siang yaa". Ujar Agatha pada anak anak.
"Okee siap bunda, kebetulan Dira juga ngantuk banget bun". Ujar Indira pada bundanya.
"Yaudah tidur yang nyenyak ya sayang". Ujar Agatha pada mereka.
"Oke siap bunda". Ujar mereka pada Agatha.
"Bunda juga tidur ya". Ujar Satya pada bundanya.
"Iyaa syaang". Ujar Agatha pada anaknya.
"Atau kalau perlu susul ayah aja ke ruang kerjanya bun". Ujarnya pada sang bunda.
"Iyaa sayang nanti bunda susul ayahmu, sekarang kamu masuk kamar aja sayang". Ujar Agatha pada anaknya.
"Okee siap bunda". Ujar Satya sambil mencium pipi bundanya sebelum berlalu dari hadapan bundanya.
"Aish ada ada aja sih kamu nak". Gumam Agatha sambil tersenyum tipis melihat kepergian anaknya.
Beberapa menit kemudian Agatha memasuki ruang kerja suaminya, membuat Vino Repleks menoleh ke arah sang istri, melihat sang istri membuat Vino langsung saja tersenyum senang melihat keberadaan istrinya tersebut.
__ADS_1
"Mas masih banyak kerjaannya?". Tanya Agatha pada sang suami.
"Iyaa lumayan sayang, kenapa kamu kemari? anak anak kemana?". Tanya Vino pada sang istri.
"Aku mau ngajak kamu tidur siang mas, anak anak juga pada tidur siang mas karena mengantuk". Jawabnya pada sang suami.
"Yaudah ayok kita tidur sayang, mas bisa lanjutkan ini nanti". Ujar Vino sambil beranjak dari duduknya.
"Yaudah ayok mas, maaf ya mas pekerjaan kamu jadi keganggu deh". Ujar Agatha pada sang suami.
"Udah gapapa sayang, lagian mas juga udah agak lelah". Ujar Vino sambil tersenyum pada istrinya.
"Yaudah ayok kita ke kamar mas". Ujar Agatha pada sang suami.
"Iyaa ayok sayang". Ujar Vino pada istrinya.
Mereka keluar dari ruang kerjanya menuju kamar mereka, selama dalam perjalanan menuju kamar keduanya berbincang riang dengan dipenuhi canda dan tawa, keduanya memang selalu berlaga seperti sedang bertengkar di depan Senja tetapi dibelakang mereka sangat mesra.
Beberapa menit kemudian mereka sampai di kamar, Agatha memasuki kamar terlebih dahulu karena tidak kuat ingin buang air kecil, sementara Vino menunggu sambil rebahan di ranjang, tanpa Vino sadari ia tertidur karena kelelahan bersamaan dengan keluarnya Agatha dari kamar mandi.
"Yah kasian banget suamikuu capek kayanya". Ujar Agatha dengan pelan.
"Nyenyak tidurnya ya mas". Ujarnya sambil mengecup kening suaminya.
"Oke waktunya kita tidur Agatha". Gumamnya sambil memeluk sang suami.
"Mas sangat mencintaimu sayang". Gumam Vino yang ternyataa terbangun saat istrinya mengecup kening.
"Semoga selamanya kita bersama sayang". Gumamnya kembali.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Nulis Bab \= 29 April 2023 & 30 April 2023
Update Bab \= 30 April 2023
Author mulai lanjut ngetik jam 7 pagi gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis sampai 330 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih hehe :)
Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 11 pagi karena tadi author sibuk beberes toko soalnya :) , jadi maaf kalau lama ya karena aku juga butuh waktu istirahat menulis sebentar gays :)
Author lanjut lagi nulis jam 2 siang karena tadi banyak yang beli gays hehe :) , jadi maaf kalau agak lama nulis naskah novelnya ya gays kalian yang terbaik deh :) Terimakasih para readers ku :)
Maaf ya akhir akhir ini author sering telat updatenya, terkadang susah sinyal di tempat kerjanya, kadang kelupaan karena banyaknya yang beli, sekali lagi author minta maaf ya sama kalian semua, terimakasih sebelumnya ya gays hehe :)
Jangan lupa terus kasih karyaku Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)
__ADS_1