
Bastian dan Cindya menatap anaknya dengan terpanah, walaupun mereka tidak langsung memiliki anak kembar seperti Agatha tetapi setidaknya mereka berdua senang karena anaknya sesuai harapan mereka yaitu bayi laki laki.
"Papih, Riani mau lihat baby nya". Ujar Andriani pada Reno.
"Ya bilang sama pamanmu itu sayang". Ujar Reno pada anaknya.
"Uncle Babas, boleh ngga Riani liat baby nya?". Tanya Andriani pada Bastian.
"Tentu boleh dong sayang, sini". Jawabnya pada sang ponakan.
"Lucu ya Uncle, nama baby nya siapa Uncle Aunty?". Tanya Andriani menatap mereka berdua.
"Namanya adalah Prince Biru Xavier Bhagastian". Jawab Cindya pada ponakannya.
"Dipanggilnya berarti Baby Prince?". Tanya Andriani pada mereka berdua.
"Bebas syang mau Baby Prince, Baby Biru, ataupun Baby Xavier". Jawab Bastian pada ponakannya.
"Ah begitu rupanya". Ujarnya sambil mengangguk anggukkan kepalanya mengerti.
Beberapa menit kemudian Cindya sudah diperbolehkan pulang, membuat Bastian langsung sigap menggendong istrinya begitupun juga dengan Baby Prince yang digendong oleh Bunda Felicia dengan penuh hati hati membawanya.
Agatha dan Vino serta anak anaknya menunggu di rumah untuk menyambut kedatangan Cindya serta anak nya, hingga beberapa jam kemudian mereka mendengar suara bell berbunyi membuat Agatha bangkit dari duduknya.
"Selamat datang Kak Rara dan Baby". Ujar Agatha pada Cindya.
"Makasih ya Tha". Ujar Cindya dengan lemas.
"Iyaa saMa saMa, Ayok masuk semuanya". Ujar Agatha pada kakak ipar nya.
"Wah lucunya ponakan Aunty, ini perempuan laki laki bang? Agatha lupa nanya". Ujarnya pada abangnya Bastian.
"Laki laki Tha". Ujar Bastian pada adiknya.
"Ah gembulnya Baby Prince". Ujar Agatha menatap ponakannya.
"Loh kok kamu tau namanya? kan kita belum ada ngasih tau?". Tanya Bastian pada adiknya.
"Ya tentu saja aku tau, karena aku yang menyarankan namanya waktu itu pada Kak Rara". Jawabnya sambil tersenyum pada abangnya.
"Ah pantas saja kalau begitu". Ujar Bastian pada adiknya.
"Iyaa abang". Ujar Agatha sambil tersenyum tipis.
Kini mereka semua sedang menatap Baby Prince yang sedang tidur saja sangat menggemaskan, padahal Baby Sagara juga sama gemasnya apalagi jika mereka sedang tidur bersama terlihat Baby Sagara yang abang dan Baby Prince yang adik.
"Bunda, Baby Blue sangat lucu ya". Ujar Indira pada Agatha.
"Loh kok manggilnya Baby Blue sayang?". Belum sempat Agatha menjawab tiba tiba abangnya bertanya seperti itu.
__ADS_1
"Iyaa kan namanya ada Biru, ya jadi Dira panggil Baby Blue emangnya salah ya?". Tanya Indira menatap Uncle nya.
"Engga salah sih sayang, bener kok Baby Blue saMa aja artinya Baby Biru". Ujar Daddy Vano pada cucu perempuan nya.
"Kapan Gia dan Gea nyusul nikah nih??". Tanya Reno menatap keduanya.
"Nunggu abang Bintang terus Radit dulu yang nikah, baru deh kita nikah iya engga Ge?". Tanya Gia pada kembarannya itu.
"Iyaa benar apa yang dibilang sama Gia, kita menunggu keduanya dulu yang sold out". Jawab Gea sambil tersenyum tipis.
"Wah kalau nunggu mereka berdua kelamaan, belum bergerak juga mereka dek". Ujar Agatha pada adik iparnya.
"Bergerak gimana maksud kakak?". Tanya Gia dan Gea bersamaan pada Agatha.
"Iyaa mereka belum ada ngelamar kekasihnya". Jawabnya sambil tersenyum tipis.
"Apaa??!! belum melamar mereka??". Ujar Gea dan Gia yang kaget mendengarnya.
"Udah kalian jangan bahas hal yang engga penting". Ujar Vino pada mereka bertiga.
"Oke". Ujar ketiganya.
Baby Sagara menatap Baby Prince dengan tersenyum senang membuat Agatha gemas sendiri, kelima anaknya yang lain juga sedang menatap abang cilik mereka yaitu Baby Prince. Satya masih tidak mengerti mengapa ia yang lahir terlebih dahulu harus memanggil anak Unclenya dengan abang atau kakak.
"Udah jangan terlalu dipikirkan boy". Ujar Vino menatap Satya.
"Habisnya abang bingung kenapa abang harus panggil Baby Prince ataupun anak Uncle dengan panggilan abang atau kakak". Ujar Satya pada Vino.
"Heum gitu ya ayah". Ujar Satya yang langsung diangguki oleh Vino.
"Alena sayang kemarilah". ujar Agatha yang melihat Alena di depan pintu.
"Alena takut ganggu kalian". Ujarnya dengan pelan.
"Engga ganggu kok sayang, sini". Ujar Agatha sambil tersenyum pada Alena.
"Baiklah bunda". Ujarnya sambil menghampiri Agatha serta yang lainnya.
"Kamu mau liat Baby Prince juga? sana tuh bareng sama Dira". Ujar Agatha pada Alena.
"Rasanya canggung deh bun, karena Alena kan bukan siapa siapa". Ujarnya sambil menunduk pada Agatha.
"Kata siapa kamu bukan siapa siapa? Kamu adalah anak bunda sayang sama seperti yang lainnya". Ujarnya pada Alena.
Alena yang mendengar itu pun tersenyum haru menatap Agatha, Indira mengajak Alena untuk melihat Baby Prince yang sangat lucu tetapi mereka semua tidak ada yang menyadari tatapan Angga yang terus menatap Alena.
Hingga beberapa saat kemudian Alena menengok pada Angga yang menatapnya, tetapi hanya sesaat karena sekarang ia fokus menatap Baby Prince yang memang sangat menggemaskan bahkan ia tersenyum melihatnya.
"Angga, kenapa sedaritadi kamu diam saja?". Tanya Vino pada anaknya.
__ADS_1
"Engga papa kok Yah". Jawab Angga pada ayahnya.
"Beneran syaang?". Tanya Agatha yang juga menatap anaknya.
"Beneran bunda cantikku". Jawab Angga sambil tersenyum tipis pada bundanya.
"Baiklah kalau begitu". Ujar Agatha tersenyum pada anaknya.
"Alena sayang, kamu mau kan menginap disini?". Tanya Agatha pada nya.
"Heum engga deh bunda". Jawabnya dengan senyuman tipis.
"Yah padahal Dira pengen banget ditemenin sama kamu Alena". Ujar Agatha sambil menatap Alena.
"Baiklah Alena akan menginap". Ujar Alena membuat seseorang tersenyum senang mendengarnya.
Astaga Angga anakku, kamu masih kecil nak, masa kamu sudah menyukai Alena. Batin Agatha saat melihat putranya tersenyum senang seperti itu.
Ting!
...Kak Elvira 🤗❤...
...Online...
Agatha sayang, kakak kangen banget sama kamu 🤗🤗🤗
^^^Agatha juga kangen banget sama kakak dan juga ponakan Agatha 🤗🤗❤🤗❤^^^
Kapan dong kamu ke Paris sayang?
^^^Nanti deh aku kabarin lagi sama kakak^^^
Baiklah kakak tunggu kabar darimu ya sayang
^^^Iyaa kakak Elvira ku yang cantik 🤗❤^^^
Baiklah titip salam rindu pada keponakan ku ya Tha 🤗🤗❤
^^^Iyaa siap kak, nanti aku sampaikan pada mereka 🤗❤❤^^^
Okee sippp Tha 🤗🤗❤
Agatha langsung menyimpan ponselnya setelah Elvira membalas pesannya, lalu tatapan Agatha kembali melihat mereka yang sedang fokus menatap Baby Sagara dan Baby Prince sampai tidak menyadari waktu sudah menunjukkan pukul lima sore.
Vino menatap istrinya yang sedaritadi hanya menatap ke arah orang orang yang sedang menatap baby baby yang sangat menggemaskan, lalu tatapan nya tertuju pada anaknya Angga yang menatap Alena.
"Sayang seperti nya anak kita sudah memiliki tambatan hati". Bisik Vino pada istrinya.
"Iyaa mas tapi aku rasanya belum bisa karena mereka masih kecil mas". Bisiknya pada sang suami.
__ADS_1
"Iyaa aku tau sayang". Ujar Vino pada istrinya.
"Iyaa mas, masih kita pantau belum kitaa interogasi". ujarnya sambil terkekeh menatap anaknya Angga.