Kisah Agatha & Family

Kisah Agatha & Family
Bab 50


__ADS_3

Ting!


...Kak Elvira 🤗❤...


...Online...


Tha, apakabar? gimana kandungan kamu?


^^^Kandungan aku baik kak, kakak sendiri gimana? kata bang Bryan kakak hamil juga kan?^^^


Kakak juga baik Tha


^^^Syukurlah kalau begitu kak, oh ya berapa bulan usia kandungan nya?^^^


Udah jalan bulan ke 3 nih Tha


^^^Wah selamat ya Kak Elvirakuu yang cantik 🤗❤^^^


Iyaa makasih ya adikku yang cantik 🤗❤


Agatha menyimpan ponselnya lalu keluar dari kamar, ia merasa ingin sesuatu terlihat abang dan kakak iparnya yang sedang makan yang pedas, membuatnya ngiler pun menghampiri mereka berdua.


"Abang pengen dong". Ujarnya memelas pada abangnya.


"Pengen apa dek? seblak? ini pedes loh dek". Ujar Bastian pada adiknya.


"Ya tapi pengen bang". Ujarnya dengan memelas.


"Coba izin dulu sama suami kamu dek". Ujar Cindya padanya.


"Heum yaudah dehh". Ujarnya dengan cepat mengambil ponselnya.


Vino yang saat itu selesai mengajar di kampus mendengar bunyi ponsel nya, ia segera mengeluarkannya dari saku celana dan terlihat nama istrinya tertera di ponselnya langsung saja Vino membuka aplikasi WhatsApp.


Ting!


...Istriku Tersayang ❤😘...


...Online...


Mas Vino , boleh ngga aku makan seblak?


^^^Ngga boleh!^^^


Tapi mas, baby loh yang pengen 😢


^^^Tetap ngga boleh sayang, ingat kamu lagi hamil ngga boleh makan yang pedes okee^^^


Yaudah aku ngga akan makan pedes, kamu juga ngga boleh masuk ke kamar, tidur aja di luar, ngga dapet jatah selama sebulan, jangan ngomong Samaa aku!!


^^^Sayangg mas cuman bercanda kok, kamu boleh makan pedes tapi jangan terlalu pedes ya sayang, please syang mas ngga mau tidur di luar sayang 😢^^^


Beneran nih boleh?

__ADS_1


^^^Iyaa syaang boleh tapi ingat jangan terlalu pedas ya sayang^^^


Yaudah makasih ya suamiku, i love you 😍😘❤


^^^Ya sayang, love you more 😍😘❤^^^


Agatha kembali melihat Bastian dan Cindya yang menunggunya, Agatha menggangguk menandakan bahwa suaminya mengizinkannya, hanya saja Agatha hanya boleh memakannya dengan kepedasan sedang membuat keduanya memberikan seblak yang tadinya untuk Radit.


Beberapa menit kemudian Agatha selesai makan seblak lebih cepat dari pada keduanya, membuat Bastian dan Cindya terkejut melihatnya sepertinya ponakan mereka tidak hanya suka rebahan tapi makan juga.


"Wahh bumil hebat banget yaa". Ujar Bastian menatap adiknya.


"Hebat apanya?". Tanya Agatha tidak mengerti.


"Hebat banget makannya cepet banget ngalahin yang lomba makan aja kamu dek". Jawab Bastian pada adiknya.


"Yee biarin aja sih yang penting anakku sehat sehatt ga perduli deh mau badanku gemuk, asal suamiku setia". Ujarnya sambil berlalu begitu saja dari hadapan mereka berdua.


"Adek sableng emang". Gerutu Bastian melihat punggung adiknya.


"Berarti kamu juga abang sableng mas". Ujar Cindya pada suaminya.


"Mana ada begitu". Ujarnya tak terima.


"Ya adalah mas, di ada ada aja kaya lagu bim salabim aba kadabra". Ujarnya sambil tertawa pada suaminya.


"Hais nyebelin banget punya istri". Ujarnya dengan gemas mencubit kedua pipi istrinya.


"Ishhh sakitt mas babas!!!". Teriak Cindya membuat semuanya menghampiri mereka berdua.


"Kamu melakukan KDRT Bastian?!!". Tanya Felicia dengan marah sambil mengelus pipi menantunya.


"Ihh engga bunda, jangan salah paham bunda". Ujar Bastian panik pada bundanya.


"Terus ini pipi menantu bunda kenapa?! mau ngelak kamu?". Tanya Felicia sambil menjewer telinga anaknya.


"Beneran bunda Bastian ngga ngelakuin KDRT ih Bundaa, sayangg help me"..Ujar Bastian menatap istrinya.


"Hahaha urus saja sendiri". Ujar Cindya sambil berlalu pergi dari sana.


"Hahaha bunda udah ih kasian abangnya". Ujar Agatha sambil tertawa.


Semuanya menatap Agatha yang tertawa terbahak bahak bahkan sampai duduk di lantai, membuat mereka langsung saja menyuruh bumil tersebut duduk dikursi karena tidak baik duduk dilantai, beberapa menit kemudian Vino pulang dengan jas kantornya.


"Ini ada apa?". Tanya Vino menatap mereka semua.


"Istrimu itu ngetawain abangnya sampe duduk di lantai, tapi gamau disuruh duduk di kursi, dingin itu". Jawabnya sambil menatap Agatha.


"Syaang pindah ya, jangan duduk di lantai gabaik loh syang". Ujarnya pada Agatha.


"Okee asal abang Radit nyanyikan aku lagu". Ujar Agatha sambil memandang abangnya.


"Baiklah baiklah abang akan nyanyikan lagu untuk adik abang". Ujarnya sambil tersenyum lembut pada adiknya.

__ADS_1


"Horee, cepat bangg". Ujarnya sambil bertepuk tangan.


Radit menyanyikan lagu Souqy yang berjudul tentang sahabatku cintaku, dengan penuh penghayatan Radit menyanyikannya membuat semuanya kagum mendengarnya terutama yang mendengarkannya dari depan pintu rumah.


Hingga beberapa menit kemudian Radit menyelesaikan nyanyiannya , membuat semuanya bersorak hebat apalagi Agatha yang paling heboh mendengarnya, karena setiap lagu pasti ada maknanya dan itulah yang Radit bawakan untuk seseorang yang mungkin tidak bisa mendengarnya.


Seandainya lo tau kak, gue suka sama lo udah lama kan Tamara!!. Teriak Radit dihatinya.


"Wih abang suka sma siapa nih?". Tanya Agatha padanya.


"Sahabat abang kan cuman lelaki semua, emang ada perempuannya?". Tanya Agatha pada abangnya.


"Ada dek, sebenarnya sahabat nya itu lebih muda dari dia dan orangnya adalah Tamara yang kamu kenal". Jawab Reno pada Agatha.


"Haahh dunia ternyata sempit yaa abang bibin pacaran sama Kak Nana, sekarang bang Adit mau deketin kak Mara duh". Ujar Agatha sambil tertawa pelan padanya.


Ting!


...Tamara ❤...


...Online...


Gue udah dengerin lagunya, makasih Dit ❤


^^^Maksudnya gimana kak?^^^


Gue juga suka sama elo dit, bahkan saat kita kecil dulu


^^^WHATT? ngga salah kan? aku ngga mimpi kan?^^^


Coba deh liat pintu


Radit langsung menatap pintu membuat semuanya ikut menatap, Ternyata Tamara datang dengan kekasih Bintang yaitu Renata membuat pria tersebut memeluk kekasihnya dengan erat, sungguh Bintang merindukan kekasihnya.


Tak jauh beda dari Renata dan Bintang , kini Radit dan Tamara sedang berada di belakang rumah Bramaskara, Radit begitu gugup membuat Tamara tersenyum melihatnya , ia menggenggam tangan Radit membuat pria tersebut semakin gugup.


"Ya ampun lo lucu banget sih Dit". Ujar Tamara tertawa padanya.


"Lucu gimana?". tanya nya dengan berusaha terlihat biasa saja.


"Lucu saat kamu gugup seperti tadi". Jawabnya dengan senyuman.


"Aduh jantung Adit kayanya kambuh kak". Ujarnya sambil memegang jantungnya.


Tamara yang tadinya sudah panik melihat Radit memegang jantungnya, tetapi ternyata Radit hanya menggodanya dan membuat dirinya baper, Tamara tersenyum kecil menatap Radit yang menatap dirinya dengan lembut membuatnya nyaman.


Tanpa mereka sadari Agatha mengintip mereka berdua dengan senyuman merekah di bibirnya, Agatha pun pergi dari sana karena takut ketahuan oleh mereka berdua, Vino yang melihat senyuman istrinya mengembangpun penasaran.


"Sayang kamu kenapa?". Tanya Vino pada istrinya.


"Gapapa kok mas". Jawab Agatha sambil tersenyum pada suaminya.


"Kenapa senyum senyum sendiri daritadi?". Tanya Vino pada istrinya.

__ADS_1


"Karena bahagiaa aja mas, ngga lebih kok". Jawabnya sambil menggandeng suaminya.


Kini semuanya berkumpul diruang tengah membicarakan tentang banyak hal, membuat kelima anaknya bosan.


__ADS_2