Kisah Agatha & Family

Kisah Agatha & Family
Bab 26


__ADS_3

Agatha berdiri di rumah yang telah tiga tahun lebih lamanya ia tinggalkan, lebih tepatnya Agatha di usir oleh keluarganya, Vino yang berada di samping istrinya pun menatap sendu istrinya yang selama ini mencoba berdamai walaupun berat.


"Sayang kamu yakin akan masuk?". Tanya Vino padanya.


"Aku yakin kok kak, tapi aku gatau harus gimana saat masuk nanti kak". Jawab Agatha pada suaminya.


"Kalau kamu gakuat sayang, lebih baik kita pergi aja dari sini oke". Ujar Vino menatap istrinya.


"Ngga kak, aku bukan pecundang yang pergi tanpa menghadapi masalah". Ujar Agatha pada suaminya.


"Yaudah ayo masuk sayang". Ujar Vino diangguki oleh istrinya.


Agatha menekan bel rumah kediaman Bramastian, lalu pintu terbuka dan terlihat Cindy yang membukanya, Agatha tersenyum pada Cindy tetapi hanya sesaat karena Felicia menghampiri Agatha yang berdiri di depan pintu rumah.


"Mau ngapain kamu kesini?". Tanya Felicia dengan kesal.


"Saya ingin menyelesaikan masalahnya". Jawab Agatha dengan datar.


"Masalah apa lagi ? bukannya semuanya sudah selesai kan". Ujar Sasha yang datang dari belakang Felicia.


"Bisakah kita bicarakan semuanya baik baik". Ujar Vino pada mereka.


"Tidak ada yang perlu kita bicarakan, makasih". Ujar Felicia menutup pintu rumahnya.


Agatha yang melihat itupun menunduk, sungguh ia merindukan keluarga nya tetapi ternyata hasutan Sasha semakin menjadi, Vino mengajak istrinya untuk pergi meninggalkan rumah kediaman Bramastian tersebut.


Selama dalam perjalanan pulang, Agatha selalu diam menatap pemandangan dari jendela, Vino yang melihat itupun tak tega karena sebenarnya Agatha terlalu baik pada mereka, tetapi balasan yang Agatha terima malah tidak adil.


"Udah ya sayang, jangan di pikirin". Ujar Vino pada Agatha.


"Agatha harusnya biasa aja melihat bunda bersikap seperti itu kak, tapi Agatha tidak bisa kak". Ujar Agatha terisak pada suaminya.


"Udah Syaang, jangan lagi kamu pikirin mereka kakak mohon oke". Ujar Vino pada istrinya.


"Iyaa kak, maaf ya karena Agatha selalu saja memikirkan hal yang seharusnya tidak di pikirkan". Ujar Agatha pada suaminya.


"Iyaa syang gapapa, lebih baik kita pergi ke mall saja". Ujar Vino diangguki oleh istrinya.


Beberapa menit kemudian mereka berdua sampai di mall milik keluarga Vino, Agatha dengan bahagia menarik tangan suaminya memasuki mall, Vino senang melihat istrinya sangat bahagia membuatnya ikut merasakan apa yang dirasakan istrinya tersebut.


"Sayang coba kamu bergaya, kakak fotoin". Ujar Vino pada istrinya.


"Okee kak". Ujarnya dengan ceria.



"Bagus banget, cantik istriku inii". Ujar Vino menatal hasil jepretannya.


"Mana aku liat". Ujarnya pada Vino.


"Nihh liat". Ujarnya pada istrinya.


"Waahh keren bagus banget foto akunya, cantik yaa akutuh". Ujarnya terkekeh sambil melihat foto foto yang lainnya.

__ADS_1


"Kak Vino ihhh jailll". Ujar Agatha kesal.


"Jail apa sih syaangg?". Tanya Vino menatap istrinya.


"Kenapa ada foto ini? Ishh nyebelin". Ujar Agatha sambil menunjukkan foto tersebut.




"Lagian kamu cantik sayang, mau tidur atau apapun juga". Ujar Vino sambil terkekeh.


"Ihh tapi aku gamau, hapuss ahh". Ujar Agatha pada suaminya.


"Gamau ih, Inituh bagus sayang". Ujar Vino pada istrinya.


"Aishh terserah kamu aja kak". Ujarnya sambil berlalu pergi dari hadapan Vino.


"Sayangg heyy tunggu". Teriak Vino menyusul istrinya.


Ting!


...Mommy Elvina...


...Online...



Daritadi anak kalian nunggu kalian pulang, eh taunya ayah dan bundanya asik nge mall 😌


Cepat pulang, anak anak nanyain kalian terus


^^^Oke siap kanjeng ratu 😚^^^


Aishh Putraku ini sangat lucu sekalii 🤗❤


^^^Vino sama Tata pulang mom, tunggu ya 😚^^^


"Sayang, kita pulang sekarang, anak anak pada nanyain". Ujar Vino pada istrinya.


"Oke kak". Ujarnya pada suaminya.


"Udah beli semuanya sayang'?". Tanya Vino padanya.


"Udah kak', baju anak anak juga aku beli lumayan banyak". Jawab Agatha pada suaminya.


"Yaudah yuk pulang sayang". Ujar Vino pada istrinya.


"Hayu mas". Ujarnya pada Vino.


Vino yang mendengar Agatha memanggilnya dengan sebutan "mas" pun merasa senang, karena selama 3 tahun lebih Agatha selalu memanggilnya kakak, tetapi barusan adalah pertama kalinya Agatha memanggilnya "mas".


"Kenapa sih mas, daritadi senyum terus? ada yang menyenangkan kamu?". Tanya Agatha menatap suaminya.

__ADS_1


"Iyaa sayang ada yang menyenangkan aku". Jawab Vino pada istrinya.


"Apaan tuh mas?". Tanya Agatha penasaran pada suaminya.


"Panggilan kamu untuk ku Ssyang, kamu memanggilku dengan sebutan mas, makanya aku senang". Jawab Vino pada istrinya.


"Ohh gitu toh mas ku sayangg". Ujar Agatha sambil menggoda suaminya.


"Sayang jangan mulai mancing deh". Ujarnya pada Agatha.


"Kenapa sih orang aku diem aja daritadi ngga mancing mas ". Ujar Agatha pada suaminya.


"Iyaa syang gimana kamu aja deh". Ujar Vino sambil terkekeh pada istrinya.


Beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah kediaman keluarga Bhagaskara, Agatha turun dari mobil terlebih dahulu sedangkan Vino menyusul dengan membawa barang belanjaan mereka tadi, anak anak begitu senang melihat Vino membawa banyak mainan kecuali Angga.


"Kenapa kamu hanya diam aja boy?". Tanya Daddy Vano padanya.


"Aku hanya ingin membaca buku yang opa berikan waktu itu ". Jawab Angga padanya.


"Buku tentang bisnis sayang? memangnya kamu mengerti?". Tanya Daddy Vano padanya.


"Ngerti dong opa, apalagi soal menghack atau mengecek data yang tidak di kenal". jawab Angga membuat Vano shock.


"Sayang, kamu belajar dari mana tentang itu?". Tanya Daddy Vano pada cucunya.


"Belajar dari internet opa". jawabnya pada Daddy Vano.


"Emangnya kamu udah bisa menggunakan ponsel?". Tanya Daddy Vano penasaran.


"Udah opa, ayah yang mengajarkannya, karena kata ayah harus bisa, jika ayah tidak ada dirumah kita gampang menghubungi ayah jika terjadi apa apa sama kita opa". Jawab Angga dengan tegas pada Daddy Vano.


"Baiklah nanti opa berikan buku tentang bisnis lagi pada kamu". Ujar Daddy Vano.


"Beneran opa?".Tanya Angga dengan semangat.


"Beneran dong, bila perlu kamu bisa ke perpustakaan dirumah ini karena banyak buku tentang bisnis". Jawab Daddy Vano semakin membuat Angga senang.


Vino yang melihat anaknya tersenyum senang seperti itu pun senang, karena jarang sekali anaknya menampilkan senyumannya, tetapi sekalinya tersenyum membuat semua orang terpanah padanya.


Agatha pun melihatnya dengan jelas, ketika anak pendiamnya tersenyum lebar pada Daddy Vano, membuat dia merasa bersyukur memiliki mertua yang memperlakukan dia dengan baik, Agatha menatap suaminya yang juga menatapnya.


"Aku senang deh mas liat Angga tersenyum lebar seperti itu". Ujar Agatha pada suaminya.


"Iyaa sama sayang, mas juga senang melihatnya". Ujar Vino pada istrinya.


"Semoga mereka semua merasakan kebahagiaan sampai dewasa nanti, ngga kaya aku yang di usir ah udahlah mengingatnya saja membuatku sakit hati". Ujar Agatha sambil menggelengkan kepalanya.


"Yaudah jangan di inget lagi sayang". Ujar Vino diangguki oleh istrinya.


...****************...


Udah 3 bab nih, maaf kalau malam updatenya, karena pegel jadi banyak istirahat nya, terimakasih.

__ADS_1


Jangan lupa Like Comment Votenya.


__ADS_2