
Satu tahun kemudian tak terasa, kini baik Angga walaupun yang lainnya sudah melaksanakan wisuda perpisahan mereka, Angga yang sudah resmi berpacaran dengan Alena yang hubungan baru berjalan 6 bulan.
"Selamat ya untuk kalian semua, bunda bangga mendengar kalian memenangkan beberapa medali dan piala". Ujar Agatha pada mereka berenam.
"Iyaa terimakasih bunda doanya". Ujar Alena tersenyum.
"Iyaa saMa saMa sayangku". Ujar Agatha pada Alena.
"Ayok kita foto bersama". Ujar Indira mengajak pada mereka semua.
"Iyaa Ayok Ra". Ujar Alena sambil tersenyum tipis pada Indira.
Beberapa menit kemudian mereka selesai acara pemotretan bersama, Indira ingin di foto berenam bersama Alena dan juga para saudara kembarnya, membuat sang fotografer merasa senang melihatnya, hingga beberapa menit kemudian mereka berpamitan pada teman teman yang lain.
Angga dan Alena berencana akan mendatangi sebuah tempat yang dulu sering mereka datangi, hingga beberapa menit kemudian mereka berdua sampai dirumah pohon yang sedari kecil menjadi tempat mereka berdua menenangkan pikirannya.
"Masih bagus aja padahal udah bertahun tahun ngga kesini". Ujar Alena pada Angga.
"Ya jelas masih bagus karena selalu dirawat". Ujar Angga pada Alena.
"Oh ya? siapa yang merawat nya? ". Tanya Alena menatap Angga.
"Bi Sumi". Jawabnya sambil mendekatkan wajahnya pada Alena.
"Ga-ga apa yang kamu ingin lakukan?". Tanya Alena dengan gugup padanya.
"Aku cuman mau ambil daun kecil yang menempel di rambut kamu". Jawab Angga padanya.
"Oohh kirain aku--".
"Kirain kamu, aku mau cium kamu gitu Ra?". Tanya Angga menggoda kekasihnya.
"Ish udah jangan dibahas Gaga". Ujarnya dengan cemberut pada Angga.
"Kamu itu lucu sayang". Ujar Angga membuat Alena tersenyum malu malu.
"Udah deh, mending sekarang kita pulang aja ya Ga, takutnya yang lain khawatir". Ujar Alena sambil mengajak Angga.
"Iyaa udah ayok sayangg". Ujar Angga yang lagi lagi membuat Alena malu.
Satu jam kemudian..
Agatha serta yang lainnya menoleh ke arah pintu yang terbuka, terlihat Angga dan Alena yang sedang tersenyum tipis pada mereka, Sagara menghampiri keduanya hendak memeluk Alena tetapi Angga terlebih dahulu menghalanginya.
"Ish abangg, jangan kaya gini kenapa". Ujar Sagara pada abangnya.
"Terserah abang dong". ujar Angga padanya.
__ADS_1
"Abang nyebelin ihh, pelitt". Ujar Sagara padanya.
"Biarin, Rora cukup buat abang". Ujarnya sambil memeluk Alena.
"Angga sayang, belum saatnya". Ujar Agatha pada anaknya sambil menatapnya dengan tajam.
"Baiklah baik, aku ngga akan meluk Alena di depan bunda lagi". Ujarnya pada bundanya.
"Oohh lantas dibelakang bunda kamu akan melakukan hal yang lebih?". Tanya Agatha sambil menatap intens anaknya.
"Hahaah ngga bunda, Angga becandaa doangg kok hihi". Jawabnya sambil menggaruk rambutnya yang tidak gatal.
"Ah yang bener bang?". Tanya Indira padanya.
"Bener lah ngapain juga abang bohong". Jawabnya pada adik kembarannya.
"Iyaa deh percaya sama abang". Ujar Indira pada abangnya.
"Iyaa harus percaya sama abang dong dek". Ujarnya pada adiknya.
"Iyaa abang serah abang aja". Ujar Indira sambil menatap film di televisi.
"Ken". Panggil Alena membuat ketiga adiknya menoleh membuat yang lainnya juga terkekeh.
"Kakak manggil saMa siapa?". Tanya ketiganya dengan kompak pada Alena.
"Kakak manggil kalian semua kok". Jawabnya pada mereka bertiga.
"Ngga papa pengen aja". Jawabnya sambil tersenyum tipis pada ketiga adiknya.
"Dih kakak mah ga jelas". Ujar Kenzi padanya.
"Hihi maaf ya adik kakak yang tampan". Ujar Alena pada mereka semua.
"Kalau dipikir pikir kenapa nama kakak berinisial A, sedangkan kita bertiga berinisial K?". Tanya Kenan pada kakaknya.
"Tanyakan saja pada mami dan papi". Jawab Alena pada adiknya.
"Benar juga sih kan yang memberikan nama adalah mami dan Papi, kenapa juga nanya sama kaka". Ujar Kenzo sambil tertawa pelan.
"Nahkan kepikiran saMa kalian sendiri". Ujar Alena pada adik adiknya.
Mereka terus saja berbincang dengan riang, tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul jam empat sore, membuat Alena serta keluarganya berpamitan pada Agatha serta yang lainnya, Angga dan yang lainnya mengantar mereka sampai pintu depan, hingga mobil tersebut berlalu dari pekarangan rumah mereka.
"Ayok anak anak kita masuk". Ujar Agatha pada anak anaknya.
"Iyaa bunda". Ujar mereka pada Agatha.
__ADS_1
"Ohh ya bunda, abang mau minta izin sama bunda". Ujar Satya padanya.
"Minta izin buat apa sayang? emangnya kamu mau kemana?". Tanya Agatha pada anaknya.
"Abang pengen ke Korea bunda". Jawabnya sambil menundukkan kepalanya.
"Kamu mau apa kesana sayang?". Tanya Agatha pada anaknya.
"Abang ingin melanjutkan kuliah abang disana bunda". Jawabnya pada sang bunda.
"Loh abang mau ninggalin kita?". Tanya Indira sambil menatapnya sedih.
"Abang pengen kejar impian abang menjadi fotografer dek". Ujarnya pada adiknya.
"Tapi kan masih bisa di Jakarta bang". Ujar Indira pada abangnya.
"Benar apa yang dikatakan oleh Dira sayang". Ujar Agatha padanya.
"Sayang tapi kita harus mendukung mimpi Satya". Ujar Vino pada istrinya.
"Tapi aku ngga mau pisah dengan anak anak mas baik itu Satya ataupun yang lainnya kecuali mereka menikah". Ujar Agatha pada suaminya.
"Bunda jangan khawatir, aku ke Korea akan tinggal bersama dengan Bang Davin anaknya Aunty Rachel dan Uncle Deon kok". Ujar Satya meyakinkan bundanya.
"Tapi sayang--"
"Bunda please, abang cuman minta satu permintaan itu saja bun ngga lebih, abang mohon bun". Ujar Satya pada bundanya.
"Baiklah bunda izinkan tetapi izin pada adik adikmu juga". Ujar Agatha dengan pasrah.
Sontak kelima adik Satya menatapnya sambil menggelengkan kepalanya dengan kompak.
...----------------...
Nulis Bab \= Selasa, 11 April 2023
Update Bab \= Rabu, 12 April 2023
Semangat terus ya gays, menjalani ibadah puasa Ramadhan 1444 Hijriyah nya :)
Ngga kerasa lebaran tinggal beberapa hari lagi ya gays :( Maaf kalau author banyak kesalahan ya :)
Author mulai lanjut ngetik jam 8 pagi gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis baru ada 500 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih hehe :)
Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 1 siang karena lagi gaenak badan gays :(, jadi maaf kalau lama ya karena aku juga bukan hanya menulis satu bab untuk satu novel tapi ada tiga novel gays, jadi aku selang seling nulisnya gays hehe :)
Author lanjut nulis lagi jam 16.44 sore gays, karena tadi istirahat sambil baca cerita novel punya orang gays:) In syaa Allah ngga akan update kemaleman atau malem, paling jam 7 atau 8 malam ya gays :) maaf ya kalau author bawel terus dari kemarin kemarin ya gays hiks :(
__ADS_1
Maaf juga ya kalau telat update, lagi sakit udah dua hari engga kerja :( ada yang tau cara ngatasi BAB berdarah engga? sumpah sih sakit banget pengen BAB susah gays:( Tolonglah :(
Jangan lupa Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)