
Agatha menatap perutnya yang sudah memasuki usia 3 bulan, tetapi begitu besar layaknya hamil 7 bulan, Agatha mengusap perutnya dengan lembut membuat ia tenang, Agatha kini menerimanya karena mungkin anaknya yang akan menjadi sumber kekuatannya.
"Baik baik di dalam sana ya sayang, bantu Mommy untuk bertahan". Ujar Agatha membuat Elvira yang sedari tadi di belakang berkaca kaca.
"Aku ngga nyangka di usia kamu yang masih muda, kamu akan hamil tanpa ada nya keluarga sayang, sekarang anggap lah aku kakak kamu Tha, layaknya kamu menganggap Bryan abang kamu". Ujar Elvira memeluk Agatha.
"Kak hiks, maafin aku yang selalu ga nurut sama kakak". Ujar Agatha menangis dipelukan Elvira.
"Iyaa gapapa syaang, kakak hanya bisa mendukung apapun yang kamu lakukan, asalkan selalu ingat pada kandunganmu". Ujar Elvira sambil mengelus rambut Agatha.
"Baiklah kak, btw kapan kakak akan menikah?". Tanya Agatha padanya.
"Tunangan dulu Tha, baru nanti nikah". Jawab Elvira pada nya.
"Kenapa ngga langsung nikah sih kak? kan biar ga keluar biaya dua kali gitu". Ujar Agatha pada Elvira.
"Ini keinginan kedua orangtua kakak dan juga Bryan sayang". Ujar Elvira padanya.
"Heum baiklah kak". Ujar Agatha padanya.
Agatha mengajak Elvira untuk makan malam bersama karena sudah lama rasanya mereka tidak makan malam bersama, sebab Agatha kebanyakan kerja shift dua yang pulang nya jam 10 malam, itu membuat keduanya jarang ada waktu makan bersama.
"Oh ya Tha, kamu mau periksa kandungan kamu kapan?". Tanya Elvira menatap Agatha.
"Eheum gatau aku juga kak, kaya nya aku gaakan periksa deh, aku takut kak". Jawab Agatha padanya.
"Takut kenapa Tha?". Tanya Elvira pada nya.
"Takut sama pikiran orang orang saat melihat Agatha memeriksa kehamilan Agatha tanpa adanya suami". Jawab Agatha padanya.
"Loh kata siapa? kan ada Vino Tha yang akan menemani kamu, lagian dia juga ayah kandung debay". Ujar Elvira menyadarkan Agatha.
Agatha tersenyum senang pada Elvira, ia berterimakasih karena telah menyadarkannya bahwa sekarang Agatha tidak lagi sendiri bahkan sudah ada calon suaminya, Agatha segera mengambil ponselnya untuk mengabari calon suaminya yang tak lain adalah Vino.
Vino yang saat itu masih mengajar di kampus sahabat ah lebih tepatnya calon ipar nya senang mendapatkan pesan dari Agatha, ia menghentikan terlebih dahulu mengajarnya dan menyuruh mereka untuk menulis setiap apa yang dia sampaikan tadi termasuk Sasha yang menatapnya.
Ting!
...Calon Istriku 🤗...
...Online...
Bang Vino, Agatha mau bilang sesuatu nih, bisa ngga nanti minggu depan anter Agatha cek kandungan?
^^^Wah jangan tanya lagi sayang, pasti bisa dong apalagi ini anak kita juga kan 🤗^^^
Baiklah bang, kalau begitu udah ya cuman itu aja kok
__ADS_1
^^^Lah begitu doang? kamu mah ga asik sayang ihh, abang kangen tau sama kamu sayangg 😢^^^
Abang lagi ngajar kan, udah ya bye calon suamii 😝
^^^Ish dasarr nyebelinn, Okee bye juga calon istrii 😍😘^^^
Vino memasukkan kembali ponselnya dan ia melihat Sasha yang masih menatapnya, senyuman Vino langsung hilang diganti dengan muka datarnya, membuat Sasha penasaran apa yang membuat Vino tersenyum saat memegang ponselnya.
"Ngapain kamu tatap saya begitu!! saya meminta mu untuk menulis setiap materi yang saya jelaskan!! bukan menatap saya!!". Teriak Vino membuat seluruh mahasiswa menatap Sasha.
"Ba-baik pak". Ujar Sasha terbata bata.
Kembali pada Agatha yang kini tengah makan siang bersama Elvira, setelah mengabari Vino Agatha kembali tersenyum bahagia, tidak perlu ada yang ditakutkan lagi pikir Agatha, tetapi semoga saja Vino tidak tergoda oleh Sasha yang memang dulu pernah bilang suka pada Vino.
"Kak besok, Agatha kerja yaa". Ujar Agatha pada Elvira..
"Emangnya kamu masih sanggup ngelangkah Tha?". Tanya Elvira pada Agatha.
"Masih kok kak, untungnya baby nya ngga rewel sih". Jawab Agatha pada Elvira.
"Yaudh, kalau besok terjadi apa apa sama kamu, bilang sama kakak". ujar Elvira diangguki oleh Agatha.
Ting!
"Bentar kak". Ujarnya diangguki oleh Elvira.
...Kak Rere...
^^^Iyaa kak, besok Atha masuk kerja^^^
Atha kaya nama lelaki aja 🤣
^^^Biarin aja kak, abisnya nama aku Agatha, bisa dipanggil Gatha, Gaga, Tata sama kaya kak Rere 😂^^^
Haha iyaa deh serah kamu, cepet masuk ya bumi, kakak kangen loh 😣
^^^Ciee ada yang kangen nihh, Okee besok kita kan ketemu kak'Rere 😉^^^
Okee, awas loh ya kalau ngga, tapi sih kalau ngga juga gapapa kamu kan lagi hamil, mana gede gitu usia 3bulan Tha.
^^^Namanya juga hamil kembar kak , aku juga kaget awalnya, tapi aku menikmati nya kok 😁^^^
Yaudah, udah dulu kakak dipanggil bos
^^^Okee kak, semangatt 😁💪🏻^^^
Agatha menyimpan kembali ponselnya, lalu menatap Elvira yang sedang cemberut, Agatha pikir ada masalah antara Elvira dan Bryan jadinya Elvira cemberut padahal yang membuat Elvira cemberut adalah Agatha yang tidak memperhatikannya saat ia bicara.
__ADS_1
"Kenapa sih kak? ada masalah sama bang Bryan?". Tanya Agatha dengan polosnya.
"Bukan, bukan masalah sama Bryan". Jawabnya dengan kesal.
"Terus kenapa dong kak?". Tanya Agatha dengan heran.
"Aish kamu tuh ya Tha, daritadi kakak ngomong kamu ga dengerin, nyebelin banget sih". Ujar Elvira cemberut menatap Agatha.
"Emangnya kakak ngomong apa?". Tanya Agatha padanya.
"Tau ahh kesel". Ujar Elvira meninggalkan Agatha sendiri.
"Kak!! Kak Viraaa ihhh kok ninggalin sihh". Teriak Agatha namun Elvira acuh saja.
Agatha mengendikkan bahunya melihat Elvira yang tidak mendengar teriakan nya, ia menikmati cemilan yang ia makan sambil menonton acara televisi, hingga tak sadar Agatha tertidur sambil duduk menyandar ke belakang kursi membuat Elvira yang baru saja akan mengabari jika ada seseorang yang ingin bertemu ia urungkan.
"Aish dasar, kebiasaan banget bumil satu ini kalau tidur ga sadar posisi". Gumam Elvira sambil menghampiri Agatha.
"Agatha, bangun pindah ke kamar sana". Ujar Elvira pada Agatha.
"Heum, ngantuk kak". Ujar Agatha padanya.
"Iya makanya pindah ke kamar gih". Ujar Elvira padanya.
"Bantuin kakk". Rengek Agatha membuat Elvira menghela nafasnya.
"Yaudah sinii". Ujar Elvira membawa tangan Agatha.
Beberapa menit kemudian Elvira berhasil memapah Agatha ke tempat tidur, kini Agatha tidur dengan nyenyak karena banyaknya makan, Elvira keluar dari sana membiarkan Agatha istirahat dengan cukup, karena beberapa hari kemarin Agatha sempet sakit.
Ting!
...Calon Suami...
...Online...
Sayang
Honey
Kamu tidur sayang?
Yaudah kalau kamu tidur, semoga nyenyak ya sayang
I love you Agatha 😍😘❤
I miss you so much for my future wife 😍❤
__ADS_1
Bangun dari tidur Agatha dibuat salting oleh Vino, karena mengirimkan pesan yang menurutnya sederhana tapi bisa membuat hati meleleh, Agatha tersenyum senang karena tingkah Vino yang selalu membuatnya salah tingkah, walaupun Vino berada jauh.
Semoga saja kamu tidak tergoda oleh Sasha. Batin Agatha sambil tersenyum sedih.