
Alina ataupun Alena sudah sadar dari komanya setelah sekian lama, membuat Angga langsung memeluknya saat dia tersadar, Alena yang dipeluk oleh Angga membuat jantungnya berdebar dengan kencang membuat Angga mendengarnya.
"Syukurlah kamu sadar Rora". Ujar Angga menatap Alena.
"Kamu tau?". Tanya Alena pada Angga.
"Iyaa aku tau kamu adalah Rora ku". Jawabnya sambil memeluk Alena.
"Maaf kalau aku membohongimu Ga". Ujarnya pada Angga.
"Gapapa asal kamu ngga benar benar lupa sama aku aja, aku sudah senang, tapi aku butuh penjelasan secara rinci". Ujar Angga pada Alena.
"Baiklah nanti akan aku jelaskan setelah aku benar benar pulih". Ujar Alena pada Angga.
"Okee aku akan menunggu , Rora". Ujarnya pada Alena.
"Makasih ya Ga". Ujarnya dengan lemas padanya.
"Iyaa sama sama Ra". Ujar Angga pada Alena.
Beberapa menit kemudian Bella dan Xander memasuki ruangan, mereka berdua begitu senang mendengar bahwa anaknya sudah sadar dari komanya, Alena menatap kedua orangtuanya dengan senyumannya.
"Sayang, bagaimana apakah ada yang sakit?". Tanya Bella pada anaknya.
"Tubuh aku sangat kaku mam". Jawabnya pada Bella.
"Jelas, kamu koma selama tiga bulan lebih saayang". Ujarnya pada sang anak.
"Apaa? yang benar saja mam?". Tanya Alena terkejut pada maminya.
"Benar sayang, tanya saja pada mereka yang dengan setia menunggu kamu sadar". Jawabnya pada Alena.
"Benar apa yang dibilang oleh Mam , kamu koma selama tiga bulan Rora". Ujar Angga pada Alena.
"Pantas saja tubuhku terasa kaku untuk digerakkan". Ujar Alena dengan pelan.
"Oh iyaa bunda Agatha gapapa kan?". Tanya Alena pada mereka.
"Bunda ngga papa sayang, justru bunda merasa bersalah karena membuat kamu koma selama tiga bulan". Ujar Agatha yang baru saja masuk bersama suaminya.
"Bunda jangan merasa bersalah, karena aku ngga mau bunda kenapa napa". Ujar Alena dengan lemah pada Agatha.
"Tapi tetap saja bunda merasa tidak tenang sayang sebelum melihat kamu sadar". ujar Agatha dengan sedih pada Alena.
"Iyaa maafin aku ya membuat kalian semua pada khawatir". Ujar Alena pada mereka.
"Udah jangan banyak bicara dulu sayang, kmu harus diperiksa terlebih dahulu oleh dokter". Ujar Xander pada anaknya.
"Baiklah papih". Ujarnya pada Xander.
Beberapa menit kemudian dokter datang untuk memeriksa keadaan Alena, setelah diperiksa barulah dokter tersebut membicarakan tentang kondisi Alena, hingga beberapa menit kemudian dokter tersebut pamit setelah memberitahukan kondisi tubuh Alena pada mereka.
"Sayang, kamu makan disuapin ya". Ujar Bella pada anaknya.
"Iyaa tapi aku pengen disuapin saMa bunda dan juga mami". Ujar Alena pada mereka berdua.
"Baiklah sayang". Ujar Agatha dan Bella bersamaan pada Alena.
"Kalau minumnya gimana?". Tanya Xander pada anaknya.
__ADS_1
"Kan ada sedotan, aku minum pake sedotan aja papih". Jawabnya pada papinya.
"Baiklah kalau begitu, papih siapkan ya sayang". Ujarnya hanya diangguki oleh Alena.
"Angga keluar dulu ya semua". Pamit Angga pada mereka.
"Loh kamu keluar mau ngapain?". Tanya Agatha dengan khawatir pada anaknya.
"Mau ke kantin bun, beli sesuatu". Jawabnya pada sang bunda.
"Yaudah, tapi hati hati ya sayang". Ujar Agatha diangguki oleh Angga.
Karena yidak merada tenang Agatha menyuruh sang suami untuk mengikuti Angga ke kantin, membuat Vino mau tak mau harus keluar dari ruangan Alena, ternyata firasat seorang ibu lebih kuat pikir Vino.
"Lepaskan anakku sialan!!" . Teriak Vino pada mereka.
"Kita ngga akan lepaskan dia sebelum Agatha matii". Ujar salah satu dari mereka.
"Kalian cari matii!!". Teriak Vino kembali saat melihat anaknya mulai kehilangan kesadaran.
"Hahahaa kalian semua ga berhak bahagia". Ujar seseorang sambil tertawa keras.
"Sialan kalian semua!!".
Bug
Bug
Bug
BRUKK
"Bangg bawa Angga bang!!". Teriak Vino pada abangnya.
"Terus lo gimana?!". teriaknya pada Vino.
"Gue baik baik aja bangg , cepat bawa Angga bang!!". Teriaknya pada sepupunya sambil terus memukul lawannya.
"Okee, lo hati hati jangan sampai terluka". Ujarnya pada Vino.
"Oke bangg". Ujar Vino pada sepupunya.
Agatha yang tidak melihat suaminya kembali merasa tidak tenang, hingga beberapa menit kemudian Vino kembali dengan tersenyum pada istrinya, sontak Agatha memeluk suaminya karena merasa khawatir pada suaminya.
Duhh pelukan Agatha terlalu erat, sakit bangett. Batin Vino berusaha menahan sakitnya.
"Angga mana mas?". Tanya Agatha pada suaminya.
"Heum Angga lagi bersama bang Xander sayang". Jawabnya pada Agatha.
"Kemana emangnya mas?". Tanya Agatha penasaran pada suaminya.
"Ntahlah, mas juga ngga tau sayang". Jawabnya pada sang istri.
"Heum baiklah kalau begitu mas". Ujar Agatha pada suaminya.
"Iyaa sayang". Ujarnya pada Agatha.
Beberapa menit kemudian mereka pamitan pada Bella, karena Xander masih bersama dengan Angga membuat Agatha mau tak mau pulang tanpa adanya Angga , selama dalam perjalanan pulang Agatha selalu merasa tidak tenang.
__ADS_1
"Mas, Angga beneran sama bang Xander? dia ngga papa kan mas? ". Tanya Agatha pada suaminya.
"Iyaa beneran sayangg, Angga gapapa kok". Jawabnya pada Istrinya.
"Mas ngga bohongkan saMa aku?". Tanya Agatha dengan suara bergetar.
"Sayang, mas hanya tidak mau kamu semakin khawatir melihat keadaan Angga". pada akhirnya Vino tetap menjawabnya.
"Maksud kamu mas? apa yang terjadi pada Angga ". Tanya Agatha pada suaminya dengan sedih.
"Angga tertusuk pisau oleh orang orang suruhan Refan dan juga sepupu Keysa dan Sasha". Jawabnya dengan lemah.
"Apaa?!! terus bagaimana keadaan Angga sekarang mas? dia baik baik saja kan mas hiks hiks". ujar Agatha pada suaminya.
"Iyaa dia baik baik saja sayang". Ujar Vino pada istrinya.
"Semoga saja Angga memang baik baik saja mas". Ujar Agatha pada suaminya.
"Iyaa semoga saja sayang". Ujar Vino pada istrinya.
Sementara itu Xander masih setia menunggu Angga yang masih terpejam tak sadarkan diri, hingga beberapa menit kemudian ponselnya berbunyi menandakan adanya pesan masuk, terlihat nama sang istri disana.
Ting!
...Bella Istriku 😘❤...
...Online...
Mas, kamu sama Angga kemana sih?
^^^Mas, sedang diruangan Angga sayang, Angga tertusuk pisau, jangan sampai Alena tau sayang takutnya ia akan khawatir pada Angga^^^
Apaa?!! bagaimana bisa mas? siapaa yang melakukannya?
^^^Yang melakukannya adalah orang yang sama saat putri kita menyelamatkan Agatha sayang^^^
Apaa?? baiklah kamu jaga saja Angga mas takutnya jika ditinggalkan akan lebih berbahaya
^^^Baiklah syaang, kalau terjadi apa apa sama kamu dan Alena kabari aku yaa^^^
Iya mas
Kembali lagi pada Agatha yang sedang termenung memikirkan anaknya, Vino yang melihat itu merasa tak tega ia memeluk istrinya dengan lembut, membuat Agatha mendongakkan kepalanya pada sang suami.
"Sayang jangan ngelamun lagi ya".
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Nulis Bab \= Selasa, 04 April 2023
Update Bab \= Rabu, 05 April 2023
Hari Ini puasa yang ke 14 gays, ngga kerasa ya lebaran 16 hari lagi, semangat terus menjalani ibadah puasa nya ya gays Hihii, makasih yang masih setia membaca karya novelku :)
Tapi aku bocor gays, karena datang bulan yahh :(
Bagi kalian yang belum bocor semangat terus puasanya ya gays, semoga lancar puasanya ya kalian semua hehe :p
Jangan lupa juga Like and Comment juga Vote ya gays :) Terimakasih sebelumnya :)
__ADS_1