Kisah Agatha & Family

Kisah Agatha & Family
Bab 112


__ADS_3

Setelah penangkapan Senja oleh polisi dan Indira yang masih dirawat di rumah sakit, penjagaan semakin ketat bahkan Rafa menyuruh anak buahnya untuk berjaga di rumah sakit menjaga calon istrinya, sementara Agatha dan Vino berada di penjara.


"Dasar jahat kamuu Senja!!". Teriak Agatha padanya.


"Karena aku ingin melihat kamu menderita atas kehilangan anak perempuan mu!! tapi aku gagal melakukannya". Ujarnya pada Agatha.


"Apa salah ku padamu Senja? apa?!!!". Teriak Agatha sambil memandang Senja dengan tajam.


"Salahmu? membuat adik kembaranku Sasha meninggal!!". Teriaknya pada Agatha.


"Itulah yang harus Sasha terima, karena sudah merebut kasih sayang kedua orangtuanya bahkan menjebak Agatha bersama lelaki untung saja akulah yang dijebak olehnya". Ujar Vino dengan tenang.


"Jadi semua ini bukan salah Agatha, tetapi salah Sasha yang iri pada Agatha hingga tega membuat Agatha menderita". UjarNya kembali membuat Senja tertegun.


"Kenapa kamu diam? kaget dengan apa yang sebenarnya terjadi? jadi bukan Sasha yang korban melainkan istriku sendiri". Ujar Vino kembali pada Senja.


"Kalian pasti bohongkan!!". Teriaknya pada mereka berdua.


"Buat apa kita bohong, kita ada buktinya kok". Ujar Agatha pada Senja dengan datar.


"Nihh buktii, lihatt sendiri". Ujar Vino melemparkan sebuah rekaman suara serta surat berisi bukti kejahatan yang dilakukan Sasha.


Senja yang melihat itu semua tertegun, ia pikir kembarannya yang menjadi korban ternyata ia salah, yang menjadi korban adalah orang yang sudah baik menolongnya yaitu Agatha, tapi dengan tidak tau dirinya dia membuat Agatha membencinya.


"Agatha, aku mintaa maaf". Ujar Senja dengan sedih pada Agatha.


"Setelah apa yang kamu lakukan pada anakku kamu minta maaf? apakah maaf kamu akan membuat luka yang ada di tubuh Indira sembuh?". Tanya Agatha dengan datar pada Senja.


"Iyaa aku minta maaf, harus dengan cara apa agar kalian memaafkan ku?". Tanya Senja dengan terisak.


"Menderitalah". Jawab Vino padanya.


"Mas, walau bagaimanapun juga dia pernah baik padaku". ujar Agatha menatap suaminya.


"Sayang, jangan terlalu baik sama orang yang membuat anak kita terluka". Ujar Vino pada istrinya.


"Heum baiklah terserah kamu aja mas". Ujar Agatha pada sang suami.


"Kamu dihukum penjara seumur hidup". Ujar Vino pada Senja.


"Apaa? Vino Agatha tolong maafkan aku". Ujar Senja pada mereka berdua..


"Masih baik aku memberi kamu hukuman penjara seumur hidup, bukan hukum mati". Ujar Vino dengan datar pada Senja.


"Sayang , udah yuk kita pergi aja dari sini". Ajak Vino pada sang istri.

__ADS_1


"Huftt iyaa Ayok mas". Ujar Agatha pqda suaminya.


Senja melihat kepergian mereka dengan sedih, ia merasa bersalah pada Agatha karena membuat anaknya masuk rumah sakit, Senja merutuki apa yang telah ia lakukan seharusnya ia cari kebenarannya terlebih dahulu, jika begini ia tidak bisa mengelak dari hukuman yang diberikan.


Sementara itu Agatha terdiam selama perjalanan menuju rumah sakit, Vino yang melihat itupun merasa sedih, ia harus membuat istrinya terhibur kembali hingga beberapa saat datanglah seorang badut menghampiri mobil mereka.


"Sayang, lihat badut itu memberikan sebuah bunga untuk kamu". Ujar Vino pada istrinya.


"Hahah iyaa mas, Makasih ya badut bunganya". Ujarnya pada sang badut.


"Iyaa saMa saMa kakak cantik". UjarNya pada Agatha.


"Haha kamu bisa aja sihh". Ujarnya sambil tertawa kecil pada badut tersebut.


"Sayang, kita lanjutkan perjalanan kita?". Tanya Vino saat melihat badut tersebut pergi.


"Iyaa ayok mas". Jawabnya sambil tersenyum pada suaminya.


"Nah gitu dong senyum sayang, jadi terlihat semakin cantik". Ujar Vino pada istrinya.


"Heum iyaa makasih yaa mas". Ujar Agatha sambil tersenyum pada suaminya.


"Iyaa sama sama sayang". Ujar Vino sambil tersenyum menatap istrinya.


"Boy, kamu kenapa?". Tanya Vino para anaknya.


"Ah ngga papa kok ayah". Jawabnya pada sang ayah.


"Beneran ngga papa sayang?". Tanya Agatha pada anaknya.


"Beneran bunda, bunda masuk aja ke dalam". Ujar Angga pada bundanya.


"Didalam ada Rafa?". Tanya Agatha padanya.


"Ada kok bun". Jawabnya pada sang bunda.


"Yaudah bunda sama ayah masuk dulu yaa". Ujar Agatha pada anaknya.


"Iya bunda silahkan". Ujar Angga pada bundanya.


Saat Angga sedang diam sendiri di luar ruangan tiba tiba datang Alena menghampirinya, Angga menoleh karena merasakan ada seseorang yang duduk di sebelahnya, Angga terkejut karena kedatangan Alena padahal tadi bilang tidak bisa datang karena ada sidang di pengadilan.


"Lohh sayang, kamu kok kesini? sidang kamu gimana?". Tanya Angga pada kekasihnya.


"Sidang? ngga jadi , di undur jadi besok". Jawabnya pada Angga.

__ADS_1


"Ahh gitu toh, kamu sama siapa kesini sayang?". Tanya Angga pada Alena.


"Sendiri sayang". Jawab Alena pada Angga.


"Ya ampun sayang, kenapa ngga bilang sama aku sih, aku kan bisa jemput". Ujar Angga pada Alena.


"Justru itu aku ngga mau ganggu kamu sayang". Ujar Alena pada Angga.


"Ganggu apanya coba". Ujar Angga menatap Alena.


"Iyaa ganggu kamu lagi merenung hehe". Ujarnya sambil tertawa kecil.


"Ishh kamu ada ada aja sih sayang". Ujar Angga pada Alena.


"Hihii, oh iya gimana keadaan Dira?". Tanya Alena pada Angga.


"Iyaa masih belum sadar". Jawabnya dengan sedih.


"Semoga aja ngga sampai parah". Ujar Alena pada Angga.


"Iyaa semoga aja sayang". Ujarnya pada Alena.


Alena dan Angga memasuki ruangan, membuat Agatha Vino serta Rafa menoleh ke arah mereka, Alena menghampiri Agatha dan Vino lalu mencium tangan mereka berdua, setelahnya ia duduk di sofa begitupun dengan Angga.


"Yang lain pada kemana?". Tanya Alena pada mereka.


"Masih di dalam perjalanan". Jawab Agatha pada Alena.


"Ohh iyaa deh".


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Nulis Bab \= 13 Mei 2023 & 14 Mei 2023


Update Bab \= 14 Mei 2023


Author mulai lanjut ngetik jam 3 sore gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis sampai 250 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih sebenarnya hehe :)


Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 5 sore karena tadi author sibuk banyak yang beli soalnya :) , jadi maaf kalau lama ya karena aku juga butuh waktu istirahat menulis sebentar gays :)


Author lanjut lagi nulis jam 7 malam karena tadi masih dalam perjalanan pulang ke rumah gays hehe :) , jadi maaf kalau agak lama nulis naskah novelnya ya gays kalian yang terbaik banget deh :) Terimakasih para readers ku :)


Maaf ya gays akhir akhir ini author kadang lupa ngga nulis ataupun update karena akhir akhir ini susah sinyal banget, juga author sibuk di tempat kerja belum lagi ngurus ini itu buat nikah hehe, doain author ya karena bulan Juli author mau nikah hehe:)


Jangan lupa terus kasih karyaku Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang the best deh hehe:)

__ADS_1


__ADS_2