
" Sayang. .. Ila ..kemarilah. .umma bawa sesuatu buat mu" Teriak ku pada anak semata wayangku yang kini telah berusia 4 tahun yang bernama Shafira di panggil Ila
" Sebental umma , " ucap Shafira dengan suara khas cadelnya berjalan dan membawa segelas air minum.
" Ya Alloh ..anak umma baik banget bawain umma minum"
" Umma pasti capekan? ? makanya ila bawain Ummi ail minum "
" Terima kasih sayangnya Umma"
" Sama-sama Umma cantik "
" Nah kalau ini buat Ila cantik" ucapku sambil memberi bingkisan berwarna pink
" ini apa Umma?
"Coba deh Ila buka"
Ila mulai membuka bingkisan yang aku beri padanya.
" Wahh ..Umma....telima kasih ya..udah beliin Ila boneka doktel doktelan sama alat-alat nya" Ila memeluk ku dengn penuh kegembiraan
" Ia sayang ,,Ila suka?
"Ila suka banget Umma, cita-cita Ila kan mau sepelti Umma"
" Amiin, Umma doakan cita-cita Ila bisa terwujud ya, asalkan Ila mau berdoa dan berusaha "
" Ia umma"
Seperti inilah kehidupan ku sekarang setelah empat tahun meninggalkan kota Bandung dan tinggal di ibu kota yang kejam ini. Di sini aku berjuang bersama Jo membangun usaha yang aku maupun Jo bisa . Rumah pun sengaja menyewa yang kecil saja agar biaya sewa tidak terlalu berat, meski ada perasaan sedih karena harus membawa anakku dalam situasi seperti ini tapi apa boleh buat , aku harus bisa aku harus berjuang dan bisa membuka Lembaran hidup baru mengubur semua masa lalu yang menyakitkan.
Dulu di kampung halaman Ibuku terkenal orang pembuat kue terenak, tak jarang orang pesan jasa pembuatan kue pada Ibu aku suka membantu ibu hingga aku pun bisa membuat kue enak meski rasanya masih lebih enak buatan ibu. Inilah awal mula aku membuka usaha toko kue di jakarta ini bermodalkan uang hasil penjualan tanah di Ciamis dan keahlianku membuat kue .
Kesana kemari aku mencari tempat untuk membuka usaha,sambil menggendong Shafira lalu jo memayungiku dan juga Shafira agar tak kepanasan. Mencari tempat yang cocok untuk aku membuka usaha begitu susah. satu, dua sampai sebulan belum juga mendapatkan tempat yang cocok dengan harga yang pas.
Aku tak boleh putus asa, aku gak boleh nyerah aku punya Shafira ia butuh susu ia butuh kehidupan yang layak, itulah yang selalu aku jadikan penyemangat hidupku
" Kak, " panggil Jo
" Apa Jo ?
__ADS_1
" Maafin Jo , Jo gagal ngelindungi kakak, ngelindungi Shafira juga"
" Jo, jangan bicara seperti itu ini baru awal ..masih ada banyak waktu mengejar kesuksesan "
" Tapi. ....
" Sudah Jo. ..lebih baik sekarang Jo bantu kakak cari tempat lagi di internet siapa tahu saja ada tempat yang cocok buat kita "
"Baiklah kak "
Menurutku Jo begitu dewasa usianya kini sudah 22 th tapi ia masih mementingkan dan.
memikirkan keluarganya dibandingkan egonya. Karena aku tahu masa -masa seperti Jo saat ini , masa pencarian jati diri mereka, mereka akan mencoba sesuatu yang baru tapi tidak dengan Jo ,ia begitu antusias membantuku.
" Kak lihat !aku rasa ini cocok untuk kita" teriak Johan padaku
" Apa yang cocok Jo"
" Coba lihat " sambil mengarahkan laptop kearah ku.
" Jo.... kau memang the best. ...ini cocok sekali selain harganya murah tempat strategis ada tempat tinggalnya juga"
" Ia kak ..ini rizki baby Shafira kak"
" Kau benar jo...Ayo cepat hubungi nomornya, kakak takut keduluan orang "
" Baik kak "
Sesuai janji dengan orang yang bersangkutan hari ini kami akan bertemu akan mendealkan menyewa ruko yang aku rasa sangat pas di kantong , strategis dan layak buat baby Shafira kala itu.
Setelah akad transaksi berhasil aku maupun Jo kembali ke rumah yang aku sewa sebelumnya, mulai berkemas dan bermaksud hari ini juga akan menempati tempat baru .
Karena aku orang baru disini maka sebagai bentuk syukur aku dan keluarga membagi -bagikan sedikit makanan kepada orang-orang yang melintas di sekitar toko.
Hari demi hari kini ruko ini benar-benar telah aku sulap menjdi toko kue modern .Meski toko kue tapi aku juga menyediakan makanan dan minuman lainnya jadi pembeli bisa makan di tempat atau pun Take away juga bisa.
Dekorasinya pun aku sesuaikan dengan tren masa kini, yang kebanyakan kaum muda mudi maupun tua cari .Cocok untuk bersantai bersama keluarga atau pun sebagai tempat untuk kumpul -kumpul biasapun bisa .
Qudrattullah, sungguh sesuatu tanpa izin Alloh tak akan pernah berjalan dengan baik. Aku bersyukur apa yang aku maupun Jo inginkan bisa sejalan dan sesuai dengan apa yag telah Alloh qodo qodharkan.
Toko kue ku semakin hari semakin ramai, banyak orang yang mulai berdatangan bahkn dari luar daerah pun ada.
__ADS_1
Kadang pengunjung yang datang pun tak mampu tertampung dikarenakan kapasitas toko yang sangat minim.
Hingga seiringnya waktu dan hasil menyimpan sebagian kelebihan dari hasil berdagang selama 3 tahun terakhir , akhirnya atas izin Alloh bisa sampai sekarang. Bisa membeli tempat yang lebih luas lagi, bisa membeli rumah menyelesaikan kuliah bahkan adikku Jo Alhamdulillah bisa aku kuliahkan bahkan kini ia sudah lulus .
Alloh memang maha adil, aku selalu percaya di setiap kesulitan,kesedihan dan penderitaan pasti akan selalu ada kebahagiaan yang menanti .
Cafe S&S , yah itulah nama tempat usahaku aku ganti menjadi Cafe bukan toko kue lagi karena pastinya mengikuti tren masa kemasa, bukan hanya melayani via ofline tapi via online juga ada Jo yang mengatasinya, dia selalu saja punya ide bagaimana memasarkan Cafe ku agar banyak orang yang tahu. Dan Qodratullh usahamu Jo tak sia-sia.
" Umma. ..umma " Panggil ila
"Iya Ila sayang "
" Umma tadi Ibu gulu ngasih ini ke ila , katanya kasih ke Ayah. Ila bingung Ayah itu apa umma , Ila kan gak punya Ayah "
Deg. ...
Sakit rasanya mendengar kata itu, Shafira masih kecil ia belum mengerti apa -apa , lalu bagaimana aku menjawabnya kalau aku berkata jujur takut Shafira bertanya lebih lagi dari itu.
" Umma .kok malah diam, Ila kan bertanya sama Umma "
" Maafin umma sayang, sini mendekat ke umma. melambaikan tangan menyuruh Shafira mendekat dan aku mensejajarkan tingginya. " Dengerin Umma yah ...yang namanya Ayah itu seorang pria dengan anak kecil , ia suka anak kecil pokoknya "
" Apa sepelti om Jo?
" kurang lebih seperti itu ,,, om Jo juga nanti di sebut Ayah kalau om Jo suka sama anak kecil "
" Ya belalti om Jo ayah Ila, om kan suka sama Ila" jawab Ila polos
Aku tak bisa berkata -kata lagi aku gak mau terus berbohong pada putriku. Ya Alloh apa yang harus aku lakukan.
" Umma..ih gak sopan. ...kalau di tanya kebanyakan diam, Umma kan yang bilang sendili ke Ila" Ila mulai meraju
" Ia bentar nak,Umma baca dulu yah isi surat dari Ibu guru apa?
Saat aku baca isi surat itu hanya pemberitahuan akan adanya perlombaan kekompakan anak dan ayah , Aku pikir Jo bisa aku manfaatkan untuk hal ini.
" ok sayangku , om Jo ayahnya ila yah, besok om ke sekolah Ila kata Bu Guru mau mengadakan lomba anak dan ayah"
" Benelan Umma? hole. ..besok mau lomba sama om Ayah...."
Senang rasanya melihat Shafira begitu bahagia seperti ini, Maafin Umma sayang suatu saat nanti kau akan tahu semuanya.
__ADS_1
Karena Umma sadar saat kau tumbuh dewasa dan kau akan menikah tetap Abii mu yang harus menjadi wali.