Lelaki Itu Suamiku

Lelaki Itu Suamiku
Pengumuman


__ADS_3

Pagi yang cerah menambah suasana hati menjadi baik, dan menjadi awal yang baik pula.


Setiba di kampus aku melihat kerumunan mahasiswa dan mahasiswi di mading, entah apa yang sedang mereka lihat dan menarik perhatian hingga ketiga sahabatku menarik tanganku menuju ke kerumunan.


" Itu ada apa ya kok pada ngumpul ngumpul gitu " Tanya Risya penasaran


" yah ga tau lah kita kan baru datang " jawab Mery.


" Yaudah ayo kesana " ucap ketiga sahabatku kompak sambil menarik tanganku.


" Woii minggir -minggir kasih jalan napa", ucap Sifa sambil tangannya mendorong siapa saja yang menghalanginya.


" Biasa saja napa,kami juga mau lihat kali " celetuk seorang mahasiswi lain.


Setelah di hadapan mading dan kami menemukan pengumuman siapa saja yang lulus seleksi untuk gabung ke organisasi BEM


" fa coba lihat ada gak nama-nama kita di sana" , tanyaku penasaran


" Bentar ya aku cek... jawab Sifa sambil tangannya menunjuk nujuk daftar nama yang lulus seleksi.


" Yes yes yes , ada mami termasuk aku Mery dan Risya juga ada. jelas Sifa


" Yah aku kira aku ga masuk , padahal aku cuma iseng ikut-ikutan saja karena kalian ikut " ucap Risya sambil membuang nafas panjang tanda dia kecewa.

__ADS_1


" Hahahaha kasian deh... yaudah biarin aja napa Risya,kita kan juga ada di daftar jadi kamu ga sendirian" . ucap Mery meyakinkan Risya


" Ia Risya gak apa-apa, nambah-nambah pengalaman, cari kesibukan gituh". ucapku


"Ok lah yang penting tetap sama kalian "


 


*****


 


Lagi-lagi dan lagi ada surat di atas mejaku . Aku kira yang kemarin -kemarin di perpus surat terakhir dari mister A dan aku pun mulai membaca surat itu.


" Assalamu'alikum....


Dan mohon maaf juga aku belum bisa memberikan identitasku karena aku rasa ini belum waktunya. mohon maaf juga aku sudah terlalu ke GEER-an , aku sadar belum tentu dirimu memikirkan nya juga 😊😊


Aisyah ,,, Hanya itu saja yang mau aku sampaikan pada dirimu


sekali lagi maaf


ttd

__ADS_1


A


Mister "A" bagiku memang terlalu percaya diri , dan suratnya membuat ku ingin tertawa kok ada orang yang kaya dia .😂😂😂


" Mami ,kamu kenapa ketawa-ketawa sendiri gitu " ucap Risya sambil memegang dahi ku.


" Mami udah mulai ga waras deh , semenjak dapat terus surat dari mister " A " .. lanjut Risya


"Huss ngawur saja", kataku sambil memukul lembut tangan Risya. .


" Terus apa donk yang bikin mami ketawa-ketawa gitu? serem tau " Ucap Mery sambil mengangkat bahu nya.


" Dengerin ya kenapa aku ketawa, kalau di pikir-pikir lucu saja di era secanggih ini masih ada orang yang ngirim surat,ya kalau menurutku kalau seandainya ia mau jadii aku istrinya kenapa gak langsung ketemu saja terus ta'arufan mudah kan " ucapku sambil memetrikan jari .


" Tapi gak apa-apa Mih. ..romantis gitu " ucap Mery sambil mengedip-ngedipkan matanya.


"Kalau aku sih mau di kirimin surat kaya gini serasa kembali kezaman dulu,hahahaha " lanjut Mery.


"Yeee itu sih maunya dirimu, ucap Sifa sambil mendorong pelan bahu Mery.


*******


Sekali lagi mohon maaf atas ketidak nyamanan nya. karena ini memang novel perdanaku. . mohon bimbingannya saran maupun kritiknya. . supaya saya bisa memperbaiki lagi dan bisa di terima oleh semua

__ADS_1


mohon like dan vote


" terima kasih pembaca yang budiman "


__ADS_2