
pov Irman on
Melihat seseorang yang kita sayang,yang kita cinta bersedih seperti itu hatiku ikut bersedih, entah kenapa aku seperti punya ikatan batin dengnnya . Saat dia bahagia aku juga merasa bahagia, saat dia bersedih aku pun ikut merasakannya.
Seperti hari ini , pikiranku terus saja pada Aisyah, hatiku tak tahu kenapa jadi gelisah mengingat Aisyah. Maka dari itu pagi-pagi aku langsung menelpon Aisyah dan bertanya kabarnya.
Dugaanku benarkan, dia sedang bersedih dan aku pastikan hal yang membuat dia seperti itu ada hubungannya dengan anaknya.
padahal sering aku bilang jangan banyak di pikirkan aku pasti membantu, tapi nyatanya itu5lagi itu lagi yang membebani pikirannya.
Kadang aku pikir apa harus aku bilang sekarang? aku tak tega melihat dia bersedih seperti ini terus. Tapi aku urungkan lebih baik hal yang membahagiakan ini akan aku berikan saat pernikahan ku juga Aisyah. Anggap saja sebagai kejutan pernikahan.
Setelah melakukan panggilan dengan Aisyah aku pun bergegas menemui Aisyah. Melupakan pekerjaan ku hingga membatalkan pertemuan rutin di rumah sakit. Ini aku lakukan demi dia, orang yang sangat aku cintai.
25 menit kemudian aku telah sampai di Cafe miliknya, aku bertanya pada jo dimana kakaknya berada.
" Jo, kakak mu ada? dimana? "
" Di tempat seperti biasa kak" jawab Jo
Aku langsung menuju tempat yang dimaksud Jo, tempat favorit Aisyah jika dia sedang bersedih. Sampai di sana aku melihat dia sedang melamun , pandangan matanya mengarah keluar jendela , sampai aku datang dan duduk di sampingnya pun ia tak menyadarinya.
Senyumku kini menghiasi wajahku, perlahan aku usap kepalanya .Ia tak sadar sampai beberapa kali ia terperanjat dan langsung melirik ke arahku.
" Kau sudah datang mas ? kok aku gak tahu sih" tanyanya penuh antusias.
" Gimana mau tahu orang kamunya melamun kaya gitu "
"Maaf. ...
Tanpa basa basi lagi aku langsung saja berkata supaya ia menjelaskan kesediaannya. Benar saja , pasti itu lagi yang membuat dia bersedih.
Aku jelaskan padanya supaya dia bersabar.
Aku bilang padanya aku akan membantunya , dia malah marah aku tahu dia sedang bersedih tapi tak pernah sebelumnya ia marah , bahkan ia bilang aku hanya diam saja tak membantunya mencari Shakira.
Aisyah yang dulu aku kenal tak seperti ini, tak cengeng tak pernah mengeluh dan ia selalu sabar. Lagi - lagi perkataanku malah tambah membuat dia marah dan merututi dirinya sendiri.
Padahal maksudku hanya bercanda ingin mengingatkan kalau Aisyah yang ku kenal itu sperti itu. Tapi nyatanya ia malah menilai lain, tapi aku tak marah aku paham akan posisi dan perasaannya saat ini.
__ADS_1
Dengan penuh hati -hati aku berkata , tenanglah aku akan membantu mu bukankah ini janjiku? dan percayalah padaku ucapku padanya.
Dia luluh, kembali lagi dia meminta maaf padaku dengan isak kan yng semakin terasa pilu. Ingin rasanya memeluknya, memberi rasa nyaman ,aman dan menguatkan dia bahwa ada aku Yang selalu ada untuk nya.
Setelah beberapa hari lalu aku merenung, aku putuskan untuk mempercepat pernikahanku, agar aku bisa memberi perlindungan dan rasa ambil serta nyaman untuknya. Dan tentunya untuk memberi ia kejutan Yang tak akan pernah ia lupakan untuk selamanya.
pov Irman off
Hari ini aku Sangat bahagia, aku merasa seperti terlahir kembali seperti orang Yang tak punya beban masalah kehidupan. Tepat hari ini juga mas Irman mengajakku juga Shafira untuk jalan -jalan mumpung hari weekand.
Shafira begitu senang, saat mendengar mas Irman akan mengajaknya jalan -jalan .
tit. ..tit ...
Suara klakson mobil, pasti itu mas Irman. sesaat setelah mendengar suara klakson Shafira langsung berlari keluar menghampiri mas Irman
" Hole ayah Ila datang" berlari keluar
" Jangan lari Shafira nanti jatuh" teriak ku sambil ngikutin Shafira keluar.
" Wah anak ayah udah cantik" kata mas Irman lalu berjongkok dan merentangkan tangannya. agar Shafira kepelukannya .
" Ayah , Ila udah nungguin dali tadi, tapi ayah balu datang sekalang"
"Maafin ayah, tadi ayah dari rumah sakit dulu. Maukan Ila maafin ayah?"
Ila nampak cemberut , dan meraju.
"Ila sayang jangan gitu sama ayah" pintaku
" Iya iya Ila maafin ayah kok, tapi Ila punya satu pelmintaan"
" pemintaan apa?
" Ayah harus tinggal bareng Ila sama Umma juga, mau ya yah" Ila memohon.
" Iya , ayah mau kok"
" Hole ..hole ila bakalan bobo sama ayah ,Benelan ya yah, jangan boong " ancam Shafira.
__ADS_1
" Mana mungkin ayah bohong, yaudah kita berangkat yu ,nanti keburu siang"
"Ayo. ...
Bahagianya melihat keakraban mereka, bahkan kehadiran ku pun tak mereka hiraukan.Mereka sibuk berdua saja .seolah-olah dunia hanya milik mereka saja.
Di sepanjang jalan pun tak hentinya mereka bercanda, saling melempar ejekan , main tebak - tebakan. Tapi tetap mas Irman fokus mengemudi . Aku hanya jadi penyimak keakraban mereka, saat di rasa ada yang lucu ya akupun ikut tertawa bersama mereka.
Saat sedang asyik memperhatiak dua orang manusia yang asyik dengan dunia mereka .Aku jadi ingat perkataan Shafira tadi, yang Sebenarnya mengusik hatiku, saat tadi Shafira meminta mas Irman tinggal bersama. Apa itu artinya Shafira sudah faham sudah tahu maksud dari kata ayah? apakah selama ini ia rindu sosok seorang Ayah?
Bersabarlah kali ini kamu akan mendapatkan sosok seorang Ayah yang begitu sempurna di mata Umma, ia penyabar, romantis , pria sholeh dan tentunya sangat menyayangi kamu. Orang itu sekarang ada di hadapanmu sayang. Kelak ia benar-benar akan menjadi ayah sambung yang sangat-sangat menyayangimu dan juga Umma tentunya.
******
Setelah seharian puas bermain akhirnya kami memutuskan untuk pulang. Meski Shafira enggan untuk pulang, ia bilang masih ingin bermain sama ayah .Padahal seharian ini Shafira terus nempel sama mas Irman sedangkan aku Umma nya hanya di biarkan duduk sambil melihat mereka bermain di zona bermain di salah satu pusat perbelanjaan.
Bukan mas Irman namanya kalau ia tak bisa membujuk Shafira pulang, entah bujukan apa yang mas Irman lakukan hingga Shafira luluh dan mau pulang.
" Mas, kamu ngomong apa saja sih sama Shafira? kok dia mau di ajak pulang sedangkan sama aku ia gak mau"
" Ada deh, Ini rahasia antara mas juga Ila, ia gak sayang" melirik ke arah Shafira yang tengah asik memakan es krim.
" Ia umma , ini lahasia antala Ila sama ayah " ucap Shafira dengn terus menjilati es krim nya yang mulai mencair.
" Awas yah kalian , udah berani yah main rahasian sama Umma. " aku berpura-pura marah lalu memalingkan wajahku le arah lain.
" Sayang, tanggung jawab Umma nya ngambek lho"
" Umma jangan ngambek , kok kayak anak kecil sih. Nanti Ila celitain deh rahasianya kalau Umma udah nikah sama ayah ,yah"
" Ia ia , Umma ngalah deh , Umma udah gak ngambek lagi deh .Kalau ngomong sama Ila Umma suka kalah ." cemberut
" Nah gitu balu namanya Umma Ila, iya kan yah ?"
"Iya dong....hihi" cengengesan.
Niat hanya berpura-pura ngambek karena gak di kasih tahu rahasianya apa ,tapi Ila sepertinya sangat nenaggapinya dan nampak serius . Artinya rahasia yang Shafira dan mas Irman sebut benar-benar penting hingga ila pun mau saja nurut sama mas Irman , Jadi penasaran Umma. ok deh , Umma tunggu rahasianya yah Ila sayang , hihi
tbc
__ADS_1