LINEUSS ATTACK (SYSTEM)

LINEUSS ATTACK (SYSTEM)
Bab 99: Orang yang Beruntung


__ADS_3

“Kamu cukup tangguh, Nak!“ Wallace mendatangi Rai yang sedang membersihkan diri menggunakan air minum sisa dari Lara.


“Aku beruntung memiliki tubuh yang kuat, jika tidak, aku mungkin sudah mati tadi.“ Rai fokus membersihkan tubuhnya dengan air seadanya yang dituangkan oleh Lara, tetapi tubuhnya masih tidak bersih setelah dibasuh oleh air, masih banyak darah yang menempel di sekujur tubuhnya.


Apa yang dikatakan Rai memang benar, kalau bukan karena tubuhnya yang ditingkatkan oleh Sistem, kemungkinan besar mendekati kepastian ia akan terbunuh saat terkena pukulan ekor besar monster kadal tersebut.


Alasan atau penyebab Rai masih hidup setelah dihantam dengan keras oleh serangan monster kadal, itu disebabkan oleh kemampuannya yang berhasil ditingkatkan.


Kemampuan kebangkitan “Body of ???“ telah ditingkatkan ke level 5 yang memiliki tambahan efek, yakni atribut ketahanan menjadi dua kali lipat dari atribut yang normal.


Atribut Ketahanan Fisik Rai awalnya ada di angka 274 poin setelah dikalikan oleh efek dasar dari Body of ??? Level 1, kini digandakan menjadi 548 poin.


Dengan poin atribut yang sebesar itu, Rai bisa bertahan dari dahsyatnya serangan yang menabrak tubuhnya mentah-mentah. Meskipun yang terjadi ia masih belum menyelesaikan proses integrasi kekuatannya, tubuh Rai ketika terkena serangan tersebut belumlah optimal.


Oleh karena itu, tubuh Rai terdapat banyak luka, ketahanannya masih belum maksimal.


Rai pun harus menanggung rasa sakit dua kali lipat dari kerusakan yang diterima oleh tubuhnya lantaran gempuran diam-diam monster kadal. Akibat, proses integrasinya yang terganggu.


“Pada intinya, tubuhmu memang kuat, aku mengakui hal itu,” kata Wallace yang memandang Rai dengan wajah yang tertulis rasa kagum samar-samar.


Setelah mendengar pujian dari Wallace, Rai hanya merespons dengan anggukkan kepala, ia merasa terhormat dengan itu, Rai juga menganggap pria tua satu ini salah satu pejuang yang terkuat, mungkin hanya pria ini yang bisa setara dengan kekuatannya.


Mengingat perkelahian satu lawan satu yang singkat sebelumnya, keduanya seperti memiliki tingkatan kekuatan yang sama, ditambah lagi pertarungan dengan monster-monster kadal, mereka berdua sama-sama membunuh banyak monster walaupun Rai memiliki hasil pembunuhan yang lebih banyak.


“Kamu tahu di mana sungai atau sumber air di dekat sini?“ tanya Rai yang tidak nyaman dengan tubuhnya yang bau busuk karena darah monster.


“Kamu bisa pergi ke bagian tenggara dari hutan ini, kamu berjalan lurus saja beberapa puluh meter dari sini, nanti di sana kamu bertemu danau kecil.“ Wallace menunjuk ke arah tenggara hutan.


“Terima kasih informasinya,” ucap Rai mengangguk dan berterima kasih.


Kemudian, Rai mengambil tasnya yang ada di atas tanah tidak jauh darinya, lalu berjalan mengikuti arah yang ditunjuk oleh Wallace.


“Ayo kita ke sana, Lara!” ajak Rai tanpa melihat Lara yang ada di belakang.

__ADS_1


Lara mengangguk, segera ia berlari kecil untuk mengejar Rai yang lebih dahulu berjalan.


Mereka berdua berjalan meninggalkan markas untuk sementara waktu.


“Ketua, apakah tidak apa-apa membiarkan — organisasi bersama dengan pria itu?“ Wakil Ratcrow Seven bertanya kepada Wallace yang masih menatap Lara dan Rai.


Wallace menoleh dan memicingkan matanya ke arah wakil ini.


Tubuh Wakil Ratcrow Seven gemetar, ia merasa dingin dan takut karena tatapan yang mengintimidasi ini.


“Kamu tidak setuju dengan pilihan — organisasi kita?“ tanya Wallace dengan dingin.


Wakil Ratcrow Seven langsung menggelengkan kepalanya dengan panik dan berkata dengan cepat, “Tidak-tidak, bukan itu maksudku, ketua!“


“Sebenarnya, aku melihat ada yang berbeda dengan pemuda ini, aku merasa bahwa keduanya cocok, terlebih aku belum pernah melihat — begitu khawatir dengan seseorang, biasanya dia acuh tak acuh dengan orang lain bahkan dengan aku dan yang lain.


“Kekuatan pemuda ini sangat kuat, aku akui dia memiliki fisik yang tahan banting, meskipun terluka dia masih memiliki niat bertarung yang sangat kuat, secara keseluruhan aku menyetujui — dengan pemuda itu,” jelas Wallace mengenai pendapatnya.


“Kalian berlima di sini, jaga markas dan kabari aku apabila mereka berdua kembali ke sini.“


Para anggota yang memiliki tugas untuk menjaga markas segera mengangguk mengerti.


“Siap! Kami laksanakan, Pak!“ Mereka berlima berkata dengan serentak.


Wallace mengangguk dan kemudian berjalan ke dalam markas, diikuti oleh wakil dan anggota yang berhasil diselamatkan dari kejaran monster.


Pada saat yang sama, Rai dan Lara juga Kuro tengah berjalan menuju ke arah tenggara hutan ini, suasana di sini sangat sepi dan sunyi hanya ada suara gemeresik langkah kaki keduannya yang berjalan di atas dedaunan yang jatuh di tanah.


Tiupan angin yang berhembus pelan ikut terdengar selain suara dedaunan kering yang diinjak.


“Rai, apakah kamu memiliki kemampuan lain yang tidak kamu ceritakan kepadaku?“


Tiba-tiba, Lara melontarkan sebuah pertanyaan kepada Rai yang sedang berjalan menatap ke arah depan.

__ADS_1


“Seperti yang kamu lihat, aku memiliki kemampuan penyembuhan selain tubuhku memiliki kekuatan beberapa kali lebih kuat dari orang biasa,” kata Rai ringan sembari melangkah dengan kecepatan yang tetap.


Jawaban Rai membuat dugaan Lara menjadi sebuah kebenaran. Lara menghembuskan napa ringan dan ia bersyukur karena Rai baik-baik saja, ia tak perlu lagi khawatir tentang Rai.


“Kamu termasuk orang yang sangat beruntung, Rai. Sedikit orang yang memiliki dua kemampuan kebangkitan, bahkan selama puluhan tahun umat manusia bertahan, berita dan bahkan kabar burung yang beredar mengenai orang-orang yang membangkitkan dua kemampuan kebangkitan sangatlah sedikit,” terang Lara yang terus berjalan mengikuti Rai.


Perkataan ini bukanlah pertama kali Rai dapatkan, sebelumnya juga ia pernah disebut sebagai orang yang beruntung karena telah mengontrak Kuro.


Namun, Rai sendiri tidak tahu harus menganggap dirinya beruntung atau tidak, di kehidupan di dunia sebelumnya ia sama sekali tak beruntung, dan sekarang ia datang ke dunia bahaya ini yang sulit disebut sebuah keberuntungan.


Terdapat keberuntungan di hidupnya, ia bertemu Kuro dan mendapatkan sistem yang membuatnya kuat dan tak lagi ditindas, selain itu ia tak merasa sebagai orang yang beruntung.


“Apakah ada kabar atau berita mengenai orang yang memiliki dua kemampuan sebelumnya?“ tanya Rai tanpa melihat Lara yang ada di belakangnya sedang membawa kuro.


Lara tak langsung menjawab, ia diam sejenak untuk mengingat peristiwa masa lalu beberapa tahu yang lalu. “Ada, hanya beberapa orang saja itu pun tak lebih dari lima orang yang aku dnegar, tetapi aku tidak tahu lebih jelas orang-orang tersebut karena tak ada lagi berita mengenai mereka setelah berita tersebut tersebar.“


Segera, ekspresi santai Rai berubah begitu mendengar kata-kata Lara, tampaknya ada sebuah konspirasi berbahaya di dunia ini.


Rai mengingat informasi ini di otaknya, dan bertanya lagi, “Apakah ada kabar mereka masih hidup sampai saat ini?“


Pertanyaan Rai langsung ditanggapi oleh Lara dengan gelengan kepala. “Tidak ada yang tahu apakah mereka masih hidup atau belum. Seakan-akan mereka muncul di permukaan air laut sekilas dan kemudian ditenggelamkan hingga ke dasar laut.“


Dapat diyakini untuk sementara waktu bahwa ada yang salah di dunia ini selain para monsternya, kemungkinan besar manusia-manusia di dunia ini sangat sulit untuk dikatakan sebagai seorang manusia, terlebih mengingat informasi dan kenyataan yang Rai lihat langsung dengan mata kepala sendiri perilaku tak biadab para manusia.


“Semoga saja mereka masih hidup,” kata Rai pelan.


“Semoga saja,” Lara berkata penuh harap.


Kemudian, mereka berjalan menuju danau yang dimaksud oleh Wallace.


Tak lama setelah mereka berjalan, berkisar 10 menit mereka berjalan ke arah depan, mereka berdua melihat sebuah gemerlap cahaya seperti kilauan cahaya matahari yang terpantul dari permukaan air yang menggenang tidak jauh di depannya.


Mereka mencepatkan laju jalannya untuk sampai ke sesuatu yang mengkilap

__ADS_1


__ADS_2