
Ranty Aulia Rahman nama panjang dari Ranty anak pertama dari tiga bersaudara. Bapak nya bernama Arif Senjaya dan ibunya bernama Aulia Widyawati. O, ya sebenarnya Ranty berasal dari keluarga yang mapan dan pengusaha sukses di sebuah kota di Banten. Bapak Arif Rahman seorang yang terkenal, tapi tidak dibarengi dengan kebaikan dan Budi luhur.
Sedangkan ibunya adalah wanita yang menurut apa perintah suami. Apa yang dikatakan suami salah ia bakal mengikuti tapi kalau suami mengatakan benar akan diikuti juga.
Sifat dan kelakuan Ranty hampir sama dengan ibunya yang lembut, halus, sabar dan menerima apa saja. Kerena didikan ibunya lah Ranty tumbuh menjadi wanita yang sholehah, rajin ibadah maupun menutup aurat di usia yang relatif muda.
Adik Ranty dua-duanya perempuan yaitu Hilwa Aulia Rahman dan si bungsu Zoya Aulia Rahman. Usia Ranty dan Zoya jauh sekali keduanya berpaut 13 tahun.
Kini usia Zoya 20 tahun sedangkan Ranty 33 tahun. Biarpun Ranty menutup aurat tapi kedua adiknya Sama sekali tidak, apalagi Zoya berpakaian seadanya dan kalau di ingatkan oleh kakaknya ia sering marah dan berontak. Zoya menentang apa yang Ranty ucapkan padanya, sedangkan Hilwa lebih menjauh dari pada ikut campur urusan kakak dan adiknya.
Zoya menentang pernikahan kakaknya dengan Bayu. Kerena ia tidak suka pada Bayu apalagi saat ia mendengar kalau anak pertama Bayu pernah merebut kekasih hatinya Faisal.
Zoya frustasi. Faisal yang seharusnya milik dirinya harus pindah tangan pada anak pertama Bayu, tapi yang dilakukan anak Bayu malah menghempaskan Faisal sampai laki laki muda itu meninggal akibat kecelakaan kerena mengejar anak pertama Bayu. Waktu itu Zoya belum mengenal dekat dengan anak Bayu.
Ranty sebenarnya tahu kalau Zoya berniat mencelakai seseorang tapi ia tidak tahu orang yang dimaksud oleh Zoya sendiri.
Sedangkan Hilwa lebih anteng dibandingkan kakak dan adiknya. Ia lebih pusat ke dunianya menjadi serjana pertanian, ia sama sekali tidak mau mencampuri urusan mereka. Hilwa juga sebenarnya menentang pernikahan kakaknya dengan Bayu bukan kerena ajang balas dendam tapi ia tidak suka kalau Ranty menikah dengan pria yang usianya lebih tua dibandingkan dirinya. Tapi Ranty keukeuh mempertahankannya.
"Kak, aku bakal melakukan apapun juga sama kakak," ancam Zoya waktu itu ketika mendengar kakaknya akan menikah dengan Bayu.
"Zoya maksud kamu apa?"
"Jangan pura pura tidak tahu. Kak, orang itu lebih tua dari pada kakak lebih pantas menjadi ayah dibandingkan suami!" teriak Zoya tidak senang.
__ADS_1
"Iya kak apa yang dikatakan Zoya benar. Memangnya tidak ada laki laki lain selain Bayu pria bangkitan itu," hardik Hilwa.
"Awas kalau sampai semuanya terjadi, jangan sesali keputusanku," gertak Zoya berapi api sambil meninggalkan kakaknya.
Ia sangat kecewa keputusan Ranty terhadap Bayu. Dan Zoya lebih terkejut kerena anak Bayu juga satu kampus hanya beda jurusan dengan dirinya, dan yang lebih fatal lagi anak Bayu lah yang telah merampas Faisal.
Amarah Zoya benar benar tidak tertampung lagi. Tapi ia bisa menahannya kerena terselip tujuan pertama nya.
Bukan hanya Zoya yang menentang, ibu dan bapaknya juga menentang sebenarnya tapi Ranty keukeuh pada pendiriannya, tapi kerena melihat sinar mata Ranty yang tulus akhirnya mereka merestui pernikahan mereka. Tapi Allah berkehendak lain untuk Ranty, pak Arif dan Ibu Aulia meninggal pas kecelakaan itu membuat Zoya semakin membenci kakak kandungnya.
Ranty mengetahui itu tapi ia pernah bicarakan pada Bayu tapi Bayu malah menyalahkan Ranty.
Akhirnya Ranty tidak mau rumah tangga goyah gara gara membahas keluarganya. Ia akhirnya mengikuti Bayu ke Perdana, setelah kematian orang tuanya, Ranty luluh diajak Bayu.
"Sejak awal juga sudah aku katakan keluarga kamu itu benar benar nggak ada perhatian!" teriak Bayu kesal.
Bayu kesalnya Ranty seperti memaksa dirinya menghubungi keluarga Ranty sendiri, tapi tanggapan keluarga Ranty seperti itu. Bayu marah pada Ranty. Ranty hanya diam merasa bersalah.
"Mas, aku kangen mereka. Sejujurnya aku kangen ibu dan bapak," tangis Ranty jatuh juga.
Wanita itu merasa terasing sejak ia menikah dengan Bayu. Ya Bayu bukan laki laki pilihan orang tuanya, tapi pilihan dirinya berbeda dengan Ageng. Dulu dia dan Ageng di jodohkan oleh ibu dan bapaknya, sampai keluarganya pada Ageng baik sekali. Tapi takdir berkata lain ia harus ikhlas menerima kepergian Ageng untuk selamanya.
Dan yang paling sakit, kedua adiknya juga begitu sayang sama Ageng apalagi Zoya yang dekat dengan Ageng sampai kematian merenggut pria muda itu. Zoya ngedrop. Kadang kalau dipikir aneh juga sih, Ranty istri sahnya Ageng tapi yang jatuh sakit adalah Zoya.
__ADS_1
Tapi sekarang berbalik. Dalam pernikahan kedua ini lah cobaan dan ujian datang bukan dari keluarga Bayu tapi dari keluarga nya juga termasuk Zoya dan bapaknya.
Kalau suruh memilih Ranty ingin kembali bersama dengan Ageng, penuh dengan keharmonisan, kenyamanan apalagi saat mereka mendengar ia hamil dari pernikahan Ageng. Dua keluarga sangat bahagia sekali, Zoya berkali kali memberikan kejutan padaa dirinya begitu juga dengan Hilwa.
Dan anehnya saat Ranty menikah dengan Bayu semuanya menentang. Apalagi saat ia hamil di dalam pernikahan dengan Bayu keluarga dirinya sama sekali tidak ada respon kebahagiaan. Ranty hanya bisa menahan tangis saja, ia tidak mengatakan apa apa pada Bayu saat suamianya menanyakan reaksi keluarganya.
Ranty tersenyum dan mengatakan sejujurnya, Bayu hanya tersenyum sinis mendengar kejujuran Ranty waktu itu.
"Kamu udah tahu keluarga kamu seperti itu tapi ngeyel ingin memberi tahukan kehamilanku itu," Dengus Bayu dengan tatapan mata tidak sukanya.
"Apalagi Zoya," sinis Bayu menghela nafas.
"Aku hanya ngasih tahu kok, bukan apa apa?" bela Ranty tidak enak.
"Buktinya respon mereka itu bagaimana? Bikin makan ati saja."
"Mas, jangan salahkan kedua adikku. Tapi salahkan juga keluargamu juga," serang Ranty terasa terpojok oleh kata kata Bayu.
Ranty langsung meninggalkan Bayu tanpa menunggu kata-kata Bayu, pasti keduanya bakal bertengkar kalau mempertahankan ego masing masing. Ranty melakukan itu hanya ingin mencegah pertengkaran dengan Bayu.
Sampai sekarang dua keluarga itu tidak akan pernah akur. Semuanya mempertahankan ego masing masing, tidak melihat perjuangan dan cinta Bayu dan Ranty. Kedua keluarga menginginkan kehancuran Ranty dan Bayu tanpa disadari oleh mereka, kebahagian Bayu dan Ranty lebih penting daripada ego masing masing itu yang mereka tidak menyadarinya.
Dan malah Zoya dengan bantuan Riri ingin menghancurkan keduanya. Tanpa Riri sadari.*
__ADS_1