MEMETIK KETULULUSAN CINTA

MEMETIK KETULULUSAN CINTA
Jangan paksa aku!


__ADS_3

Bayu kewalahan mencari cara supaya Riri dan Wulan berhenti merengek tantang hukum yang akan dijalani oleh Riri sendiri, Anindya yang tidak tahu apa apa hanya diam saja ia juga sama sekali tidak mengetahui apapun yang terjadi pada Riri kakaknya.


Dengan pertimbangan sulit dan alot akhirnya Ranty luluh juga ia mau menikah dengan Bayu dengan persyaratan kalau terjadi perceraian antara Ranty dan Bayi, keluarga Ageng bakal menuntut keluarga Bayu untuk mempertangungjawabkan nya pada hukum. Perjanjian.itunsebenatnya Ranty tidak setuju tapi keluarga Ageng tidak mengizinkan pernikahan tanpa ada perjanjian.


Akhirnya kerena kepepet atau apa Riri menyetujui perjanjian itu, yang membuat Ranty menampar Riri dengan keras, kerena ia tidak ingin ada perjanjian. Tapi Riri kekeh ingin ada perjanjian, sebenarnya kalau mau jujur perjanjian itu sebenarnya memberatkan Riri bukan Ranty.


Bayu hanya tertunduk diam saja melihat reaksi Riri seperti itu. Menurut Bayu, Riri memang gegabah sekali kerena menyetujui kesepakatan yang memberatkan dirinya sendiri.


Setalah perjanjian ditanda tangani oleh Riri dan Ranty akhirnya Riri bisa bernafas lega, disana Bayi mendekati Ranty dan mengajak Ranty untuk bekerja di SMP dimana ia belajar dulu, awalnya wanita itu menolak tapi dipikir pikir ia mengangguk ya itung itung ia bekerja dan dapat uang untuk jajan sendiri, ia sudah cape selalu diberi oleh orang tua maupun mertuanya.


Kesalahan.fatal Ranty tidak pernah menceritakan semuanya pada keluarganya tentang perjanjian yang di langsungkan oleh dirinya dengan Bayu. Ia hanya menyembunyikan perjanjian pada semuanya, ia tidak ingin semuanya tahu. Ya secara halus ia masih melindungi Riri dari amukan keluarganya apalagi kalau ia sudah menikah dan Riri otomatis jadi anak sambungnya.


"Ma, aku harapkan kamu bisa berlaku bijak. Jangan salahkan Ranty dalam pernikahan ini, ia juga tidak ingin menikah dsn hanya ingin menuntut keadilan, aku harap jangan sekali semuanya ini," ujar Bayu menatap wajah Wulan.


Dalam hatinya ia sangat kecewa pada istrinya yang mendukung segala apa yang Riri lakukan tanpa berpikir panjang pada dampak yang bakal terjadi diantara mereka.


"Aku bakal terima semuanya, mas. Aku sadar aku melakukan ini kerena aku sayang sama Riri," ungkap Wulan menatap tajam pada Bayu.


Ia nyakin kalau keputusannya adalah benar mana ada orang tua yang tidak.inhin melihatnya bahagia, ya biarpun ia harus melakukan apapun juga.


"Jangan kecewakan Ranty. kaku sampai kalau kecewakan Ranty aku akan membela dirinya dan nggak pernah membela kalian," kata Bayu kecewa pada Wulan..


Ia langsung melangkahkan kakinya menuju lihat dsn langsung pergi begitu saja. Bayu benar benar mengelangkan kepala, heran, kecewa, pada Wulan. Dan ia harus mengalah demi Riri, dan ia juga tidak habis pikir cara Wulan yang mengizinkan suaminya menikah gara gara kecelakaan itu!

__ADS_1


Akhirnya ia menuju rumah Ranty. Ia datang ke rumah itu dengan kekecewaan hatinya lada Wulan.


"Aku nggak habis pikir cara pikir kak Wulan, kak Wulan sudah nggak waras!" sembur Ranty marah..


"Pak, coba banyangkan dia mau membagi suami nya dengan orang lain demi kebebasan anaknya?" lanjut Ranty sambil berdiri bersandar tembok.


Terlihat diwajah Ranty k sangat kecewa atas keputusan Wulan yang menurutnya hanya mementingkan pribadi sendiri tanpa memikirkan orang lain. Ranty masih menyebut bapak pada Bayi kerena bagaiamana pun Bayu memang gurunya tidak mungkin kalau ia menyebut nama atau panggilan pada Bayu apalagi ia dan Bayu belum menikah dan pernikahan itu hanya perasaan yang tidak harus terjadi pada dirinya.


Bayu juga sebenarnya lebih nyaman Ranty menyebut bapak kerena Ranty dulu juga murid dan menyebut pak pada dirinya. Ia merasa marah dan kecewa sama Wulan kerena mungkin kalau mereka menikah pasti berubah.


"Kenapa sih bapak harus mengizinkan Riri belajar mobil, kalau saja ritintidak belajar mungkin saya tudks bakal kehilangan anak dan suami," ujar Ranty menyesali pada Riri..


Bayu menarik nafas dan menghembuskan kembali, ia seperti menghembuskan beban berat yang menghimpitnya di dalam dada.


Apa yang ditakutkan Ranty dan Bayu terbukti, Riri yang dulu mendukung mereka nikah kini malah memusuhi dirinya ya biarpun tidak 100 persen. Apa yang dikatakan Bayu pada Wulan ia pegang kuat kuat kata kata yang ia katakan.


***


Ranty hanya mendengus di kamar kalau ingat kejadian kemarin kemarin, ya kalau ia mau jujur iantidak ingin menikah dengan Bayu tapi perjanjian itulah yang jadi pengikat tanpa Anindya tahu sama sekali, entah Riri sendiri yang telah menjanjikannya.


"Nindy, aku tidak pernah memaksa kain untuk menganggap bagian dari keluarga kamu, kalau tahu bakal jadi begini aku lebih baik tidak mau bakal menikah dengan ayahmu," bisik Ranty.


Ia memukul dadanya yang terasa sesak sekali, dadanya terasa sakit kerena mendengar kata kata Padas Anindya. Ya ia sadar kalau Anindya juga tidak tahu apa apa masala yang ia hadapi.

__ADS_1


Ia juga tidak pernah menceritakan pada mertuanya tentang tindak tanduk Riri pada dirinya kalau saja misal ia mengatakan bisa bisa Riri terkena hukuman lagi. Tapi biarpun begitu ia tidak sampai tega apalagi sekarang mereka keluarga ya ia menyesal tidak sampai tuntas hanya oleh bujukan manis Riri.


Ranty yang tadi pergi ke sekolah langsung pulang saat mendengar kata kata Anindya yang tadi ia dengar, kata kata yang membuat ia sakit hati dan ingin menyelesaikan semuanya dengan Bayu.


Tapi Bayu pasti tidak pernah mengubris apa yang ia katakan pada Bayu. Tanpa sepengetahuan semua nya Ranty pulang dan langsung masuk dalam kamarnya dan menangis. Melihat majikan yang pulang langsung masuk kamar wanita setengah baya itu langsung mengetuk pintu, tapi Ranty tidak membuka pintunya.


Mbok Inem langsung menghubungi Bayu yang masih di sekolah.


📱Assalamualaikum, pak.


Mbok Inem langsung mengucapkan salam pada saat Bayu menjawab telponnya.


📱Walaikumsalam. ada apa mbok?


Tanya Bayu pada mbok Inem saay ia melihat yang memanggilnya adalah mbok inem. Ya wanita setengah baya itu kalau ada apa apa pasti menghubunginya, jadi ia tidak begitu heran kalau mbok Inem telpon.


📱Pak, saya tadi melihat ibu pulang, sambil menangis dsn sekarang ibu masih di kamar tadi saya ketuk tidak ada jawaban sama sekali.


Adu mbok inem berkata jujur pada Bayu. Bayu yang mendengar cerita mbok Inem langsung melotot matanya, tanpa ba bi bu lagi ia langsung menutup telponnya.


Tanpa.menunggu waktu lagi, langsung menuju tempat parkiran dan menuju rumah Ranty, hatinya berdebar sangat keras sekali kalau Ranty pulang ke rumah langsung masuk kamar tanpa bicara apapun juga.


Ia takut kalau Ranty kenapa kenapa, apalagi dua Minggu Anindya dan Ranty bertengkar jangan jangan,.dugaan demi dugaan dipikirkan Bayu.*

__ADS_1


__ADS_2