MEMETIK KETULULUSAN CINTA

MEMETIK KETULULUSAN CINTA
Please! jangan di kasih tahu


__ADS_3

2,5 tahun sebelum pernikahan Ranty dan Bayu.


Hoek Hoek Hoek


Seorang perempuan memuntahkan isi perutnya. Ia ia selalu muntah di pagi hari, kadang siang hari. Sang suami dengan telaten memijit tekuk wanita itu. Ada kebahagiaan dan kecemasan di wajah laki laki muda itu, ia cemasnya kerena melihat istrinya tiap pagi sellau mengeluarkan semua isi perutnya ke luar, tidak ada makanan yang masuk ke tubuh istrinya.


Senangnya ia mendengar kalau kini istrinya sedang hamil muda, ia benar benar gembira sekali ya biarpun pernikahan mereka baru tujuh bulan, dsn istrinya sekarang sedang hamil 8 Minggu. Ia membanyangkan anaknya lahir pasti lucu dan mengemaskan sekali.


Keluarga mereka sudah tahu kehamilan yang dialami istrinya.


"Kamu istirahat saja, jangan pergi. Besok besok saja perginya." ujar sang suami perhatian.


"Nggak aku ikut," rengek manja sang istrinya.


"Pokoknya aku mau ikut mas Ageng, pengen sellau berduaan sama mas Ageng," lanjut wanita itu.


"Tapi Ranty, keadaan kamu juga seperti ini," cegah Ageng sang suami mengelus tangan istrinya.


Ranty mengelangkan kepala tidak setuju. Ageng menarik nafas kasar melihat gelengan kepala Ranty. Ageng bukan tidaka mau membawa Ranty ke Anyer ia ke Anyer bukan buat Alain main atau liburan kerena ada tugas penting dari bosnya.


Di hati Ageng ada penyesalan saat ia menyadari kalau kemarin kemarin ia memang minta izin ke Anyer, dan Ranty mengizinkan eh kenapa hari ini lada mau berangkat Ranty kekeh ingin ikut bersama dirinya, di tambah lagi istrinya sekarang muntah muntah terus. Otomatis ke Anyer nya telat.

__ADS_1


Seharusnya jam 09.00 sudah ada di Anyer tapi ini baru jam 08.30 Ranty belum beres kerena dari bangun subuh sampai sekarang ia muntah muntah terus, mau di tinggal juga ia merengek manja. Ya membuat Ageng kesal sendiri, di tinggal juga pasti wanita itu marah marah tidak karuan, yang membuat moodnya goyang.


Akhirnya Ageng memutuskan mengajak Ranty tapi sekarang ia tidak berhenti muntah terus. Ya mau tidak mau akhirnya Ageng harus menunggu Ranty dulu.


Ran, seharusnya aku sudah sampai jam 09.00 di tempat, tapi jam segini masih di rumah bagiamana nih! Bisa bisa meeting aku gagal nih!" suara Ageng kesal.


Bukannya ia tidak sayang sama istri, tapi Ageng juga sudah tertera berangkat belum lagi macet di Kebon Jahe nya. Ranty mendengar suara Ageng yang terlihat kesal, akhirnya ia langsung bawa plastik untuk tempat muntahnya. Melihat itu Ageng tidak bisa membantah lagi, akhirnya mereka.pergi juga biarpun di mobil Ranty terus muntah apalagi mencium asap dari kendaraan.


"Mas, jangan ngebut!" teriak Ranty ia memukul lengan Ageng kerena kerena ia merasa Ageng mempercepat laju kendaraannya. Ageng tudks mengubris teriakan istrinya dan.oukulan tangan Ranty.


Apa yang ada di pikiran Ranty malah terjadi, sebuah mobil dari depan mau menuju Terminal tiba tiba belok kiri hampir saja terjadi kecelakaan, tapi Ageng membanting setir kearah kanan. Dan...


BRAK!


Ageng yang tidak menduga langsung terpental jauh kerena ia tidak mengunakan sabuk pengaman sedangkan Ranty yang mengunakan sabuk pengaman langsung pingsan, tapi kerena benturan sangat kuat Ranty harus kehilangan bayi yang dikandung suami yang ia sangat sayangi.


Ranty tidak bisa menahan tangisnya sat diberi tahu kalau anak dan suaminya meninggal dunia, ia tidak bisa terima sekali kejadian yang menimpah dirinya.


Ranty dan Ageng langsung di bawa ke rumah sakit, begitu juga orang yang menabraknya. Seorang gadis 18 tahun yang menabraknya juga mengalami luka di sekujur tubuh, mereka langsung dibawa ke rumah sakit. Ranty yang siuman langsung menjerit kerena tahu kala itu anak dan suaminya meninggal, ia tidak menerima kejadian itu!


"Riri yang menabrak mobil suamimu," ujar ibunya memberi tahukan.

__ADS_1


Ranty langsung terdiam saat ia mendengar nama Riri yang disebut oleh ibunya. Seperti nama itu familiar di telingganya, tapi belum sempat ia menjawab tiba tiba dua orang datang ke kamar nya. Ia tercekat saat melihat laki laki yang dikenalnya membawa seorang gadis yang ada di kursi roda.


"Pak Bayu, jadi bapak yang melakukan ini sam saya?" teriak Ranty sambil menganga perutnya yang masih terasa sakit.


Ia sangat shock saat melihat kedatangan gurunya di ruangannya. Ranty menatap wajah gadis itu, tapi gadis yang ada di kursi roda hanya menundukkan kepalanya saja, ia menyesal tidak mengikuti anjuran ayahnya. Sebenarnya Bayi telah melarang kalau ia menyetir mobil tapi ia kekeh ingin membawa mobil sendiri fatal ia malah mengebrak mobil yang laju kencang.


"Pak Bayu saya nggak bisa menerima ini semuanya, bapak tahu suami saya meninggal dan anak saya juga tidak ada. Saya keguguran!" jerit Ranty, marah dan frustasi.


"Saya akan tuntut kematian suami saya, dan saya ingin kalian dipenjara!" lanjut Ranty emosi.


Ranty meringis kesakitan ketika perutnya terasa kram sekali, ia merintih. Bayu lanhsung menghampirinya. Tapi Ranty dengan tegasnya menghindar dari Bayu. Ya Bayi adalah gurunya, yang pernah mengajar di SMP tahun 1999. Tapi biarpun Bayu adalah gurunya ia bakal memperhitungkan semuanya pada polisi.


"Ran, bapak mohon jangan tuntut Riri bapak mohon dengan sangat lada kamu." Bujuk Bayu pada Ranty.


Laki laki itu tidak bisa membayangkan kalau putrinya di penjara oleh Ranty kerena tidak sengaja menabraknya. Menurut Bayu Riri punya kehidupan yang harus di perjuangkan untuk masa depannya. Ia tidak ingin kalau Riri harus mendekap di penjara gara gara kecelakaan itu.


Sejak kejadian itu, Ranty sangat membenci Riri dan Bayu, tapi Bayu selalu datang ke Serang hanya untuk minta maaf, hanya keluarga Ageng yang tahu masalahnya, sedangkan keluarga Ranty sendiri tidak tahu masalah apa yang terjadi antara Bayu dan Ranty.


Ranty juga tidak tahu apa yang dibicarakan mertuanya lada Bayu sampai Bayu malah mengajak Ranty untuk bekerja di perpustakaan sekolahnya, orang tau Ageng hanya mengangguk saja mengizinkan Ranty untuk ikut Bayu bekerja.


Selama Ageng meninggal dan masa indah Ranty belum selesai keluarga Ageng menyuruh Ranty tinggal bersamanya, Ranty mengangguk dan ia juga tidak mau meninggalkan mertuanya.

__ADS_1


Setelah masa Iddah selesai mertuanya melepaskan Ranty untuk bekerja di tempat Bayu bekerja, disana ia mendekati Ranty dan meminta Ranty jadi istrinya, awalnya wanita itu tidak mau jadi istri Bayu dan akan menuntut Riri dikemudian harinya tapi Bayu tidak memperbolehkan Riri di penjara, Bayu memohon lada Ranty kerena Bayu juga memikirkan Wulan istrinya.


Bayi tudks ingin kalau Wulan tahu masalah ini, tapi akhirnya malah Wulan tahu entah dari siapa*


__ADS_2