
"Aku salah, mas, kerena menyembunyikan ini dari kamu. Aku lakukan ini intinya kerena aku nggak ingin diantara kita ada pertengkaran, aku ingin bilang ini sejak lama tapi kadang suka marah, aku takut kita bertengkar."
Ranty menjelaskan panjang lebar pada suaminya. Bayunhajya diam saja mendengarkan penjelasan istrinya. Ia memahami apa yang terjadi kalau ia berada diposisi Ranty.
Ranty sebenarnya masih ragu untukmmencerotakan tapi ia juga tidak ingin menyembunyikan semuanya dari suaminya. Apalagi ini menyangkut Riri dsn Zoya. Ya bagaimanapun mereka juga masih ada di lingkaran tangungjawab Bayu sebenarnya.
Ranty tahu kalau ia menceritakan pada Bayi, pasti laki laki itu bakal marah. Tapi wanita itu sudah pasrah apa yang akan terjadi, kerena bagaiamanapun juga ia harus jujur pada Bayu.
Bayu hanya diam saja tidak berkomentar apapun juga kerena apa yang istrinya ceritakan itu membuat ia bimbang dimana pihaknya berada. Ya ia sama sama seperti Ranty yang tidak mungkin membela satu orang saja, dsn ia harus jadi penengah..
Itu yang selama ini ranty lakukan biarpun ia harus berbohong pada Riri dsn Bayu supaya tidak ada pertengkaran dengan suamianya.
Bayu menghela nafas panjang. Ranty menatap suaminya ingin tahu apa yang akan Bayu ucapkan pada dirinya, ia menunggu apa yang Bayu katakan pada dirinya.
"Kamu marah mas?"
"Aku salah mas, lebih memihak pada Zoya. Aku lakukan kerena aku nggak mau kita bertengkar gara gara Zoya." Lanjut Rabty..
Ranty menatap wajah Bayu tajam. Bayu juga menatap Ranty keduanya saling tatap satu sama lain. Keheningan dimulai kembali, keduanya hanya diam saja hanya mata dsn gerak gerik saja yang terlihat oleh keduanya.
Ranty menarik nafas panjang, menghembuskan secara berlahan lahan.
"Mas, bicara biar aku tahu apa yang kau bicarakan. Kalau mas mau marah marahi aku." Suara Ranty terdengar kembali.
Belum sempat bayi angkat bicara, tiba tiba hp Ranty berteriak dengan kerasnya..Ia lanjsungnmekihat yang menelpon dirinya, Ranty ragu untuk mengangkatnya kerena disampingnya ada Bayu. Tapi sebelum mengajar ia melirik Bayu, Bayu yang melihat lirikan mata Ranty langsung menghujamkan tatapan matanya ke arah Ranty.
Bayu seperti mengerti pada lirikan mata istrinya, ia langsung menganggukkan kepalanya pada Ranty. Ranty yang melihat anggukan Bayu juga mengangguk mengerti.
📱Assalamualaikum.
__ADS_1
Ranty langsung mengucapakan salam, ya biarpun hatinya nyakin kalau orang yang seberang sana tidak bakal menjawab salam yang ia lontarkan sama sekali.
Kerena Ranty tahu yang menelpon itu adalah adiknya Zoya, ia hampir mengkerutkan wajahnya melihat Zoya menelpon dirinya sedangkan mereka telah bertemu ya biarpun hanya beberapa menit.
Ranty sengaja mengaktifkan loudspeaker supaya Bayu yang ada disampingnya mendengarkan percakapan dirinya dengan Zoya. Ia tidak mau ada perselingsingan lagi antara Bayu dan dirinya kembali.
Ranty membiarkan Bayu tahu masalah yang ja hadapi, apa lagi dengan adik kandung yang tidak pernah mengizinkan pernikahan dengan Bayu.
📱Kamu puas, membuat aku nggak baik baik saja. Bilang sama suamimu apa yang terjadi pada Riri bukan seberapa dengan apa yang dia lakukan padaku.
Aku bakal melakukan apapun demi memisahkan kamu dengan tua Bangka itu! Aku bakal melakukan perhitungan pada Riri, camkan itu!
Sembur Zoya tanpa menjawab salam yang diberikan oleh kakaknya. Ranty hanya diam saja mendengar semburan kata kata kotor dari Zoya, ia hanya mengepalkan tangannya mendengar bicara Zoya seperti itu pada dirinya.
Bayu yang masih ada di samping Ranty menatap istrinya dengan pandangan terkejut, ia tidak menyangka kalau Zoya mengatakan perkataan yang tidak pantas diucapkan pada kakaknya sendiri.
Ingin rasanya ia merampas hp di tangan istrinya untuk mengatakan kalau Zoya tudkmoantas mengatakan itu pada kakaknya.
📱Kalau kakak nggak mau bilang kamu maunya apa? Selama ini kakak tidak bicara apapun.lada suami kakak.
Kata Ranty jujur. Ya selama ini ia menutupi kelakuan Zoya pada keluarga suamianya, Bayu hanya mendengarkan saja sambil menatap wajah Ranty dengan lembut.
📱Kalau aku nggak percaya bagaiamana? Kamu pasti bela keluarga itu kan, keluarga yang tidak tahu mendidik anak!
Cerca Zoya. Ia benar benar sudah dirasuki setan, kata kata nya kasar sekali pada Ranty. Tapi ia berusaha dengan sabar bicara baik baik pada adiknya, ya biarpun adiknya seperti itu.
📱Terserah kamu Zoya. Kakak lakukan ini kerena Kakak sayang kamu, ngapain coba kakak harus bilang lada mas Bayu?
Tanya Ranty, ia menanyakan itu seperti pada diri sendiri. Awalnya Ranty bakal menyambung perkataan nya tapi Zoya sudah mematikan sambungan hpnya. Ranty hanya menatap wajah Bayu dan menghela nafas.
__ADS_1
Tanpa mereka sadari, Anindya yang datang tanpa sepengetahuan Ranty terkejut mendengar sambungan telpon Rabty dan Zoya. Ia hanya mengigit bibir bagian bawah mendengar kata kata kasar yang terlontar oleh sang penelepon itu membuat dirinya terperangah.
"Jadi kakak adalah korban dirinya?" Tanya Anindya terbata bata menghampiri mereka berdua.
Ranty dan Bayu langsung menoleh pada suara yang ada di samping mereka. Wajah keduanya terkejut kerena di sannberdiri Anindya dengan wajah pucat kerena mendengarkan percakapan tadi.
"Nindy!" Ujar Ranty.
Bayu hanya diam mematung saja.
"Dia siapa?" Dia benci ibu dan ayah? Kenapa bahasanya kasar seperti itu?" Berondong Anindya yang masih berdiri di tempat semula.
Ranty dan Bayu saling tatap satu sama lainnya, mereka tidak menyangka kalau percakapan Rabty dan Zoya via hp bakal di dengar oleh Anindya sendiri.
"Dia Zoya adik ibu. Mmh! Kaya kamu dan Riri saja ke ibu, Zoya juga begitu," jelas Ranty.
Ya Rabty punya pikiran seperti itu pada Anindya. Kerena apa yang Zoya lakukan pada dirinya itu hampir sama apa yang dilakukan Riri dan Anindya pada Ranty. Anindya langsung terdiam mendengarkan apa yang disampaikan oleh Ranty.
"Apa dia benci sama ayah?"
"Ya sama, seperti kamu pada ibu Ranty." Kata Bayu membalikan ucapan Anindya.
Terlihat gadis 15 tahun hanya menarik nafas panjang lalu dihembuskan kembali mendengar kata kata ayahnya, ia seperti dikuliti oleh kata kata itu ibu gurunya dan ayahnya. Apalagi dalam pernikahan ayah yang menurutnya tiba tiba sekali.
"Tapi kan kak Riri nggak salah, kenapa harus kak Riri yang jadi korban dari yang telpon itu?" Tanya Anindya.
"Sama, kenapa harus ini Ranty yang jadi korba oleh kakak dan semuanya?" Tanya Bayu menatap Anindya.
Ranty menyentuh bahu bayi dengan lembut, ia tidak ingin masalah Zoya bakal menjadi bumerang antara dirinya dan Anindya. Jadi Ranty memberikan kode pada bayi supaya tidak melanjutkan perkataannya, atau membalikkan apa yang Anindya ucapakan.
__ADS_1
Bayu tidak merespon apa yang Ranty lakukan, tujuan dirinya hanya ingin menyadarkan apa yang pernah gadis itu lakukan pada Ranty sebenarnya apa? Jadi wajar kalau misalkan ia tadi membalikan kata kata Anindya yang diucapkan langsung Bayu jawab dengan ucapan yang Anindya katakan.*