MEMETIK KETULULUSAN CINTA

MEMETIK KETULULUSAN CINTA
Ya Aku yang salah


__ADS_3

Ranty hanya bisa menghela nafas panjang kelebatan masa lalu terlihat jelas, ya ia sadar sekarang status dirinya yang menjadi orang kedua pasti membuat semuanya memandang rendah apalagi buat istri kedua. Ya biarpun ia sendiri dari awalnya tidak pernah menginginkan kalau ia dijadikan yang kedua. Apalagi menjadi istri dari seorang Bayu, ditambah lagi Bayu adalah gurunya..


Ranty hanya bisa bernafas secara kasar, ada kesal dalam hatinya. Ya kalau suruh memilih sih sebenarnya ia ingin seperti dulu, ia rindu Ageng mantan suamianya yang baru beberapa bulan menikah. Ia juga rindu anaknya yang telah mendahului dirinya. Tapi semuanya serasa hampa..


Ranty kadang menyesali kecelakaan yang terjadi diantara dirinya, kalau saja ia mendengar kata kata suaminya mungkin ia dsn anaknya harus tiada. Ya Ranty merasa bersalah pada Ageng suamianya kerena ia ingin ikut ke Anyer kerena ada rapat. Kalau saja ia tidak ikut atau ia tidak mengikuti kata hatinya mungkin kecelakaan bisa dihindari.


Tapi kenyataannya malah sebaliknya. Ia harus kehilangan dua nyawa yang sangat ia cintai, ya kalau saja ia tudks ikut mungkin bayi nya bakal selamat dan sampai sekarang masih hidup. Penyesalan yang tidak pernah terputus itu membuat ia terluka. Merasa bersalah pada Ageng.


Mungkin kaku anak Ageng tidak meninggal ia akan membesarkan anak itu bersama keluarga suamianya. Dan tudkammungkin Batu terbujuk rayuan oleh Riri yang ingin bebas dari jerat hukum yang seharusnya dijalani oleh Riri sendiri.


Bisa saja sih ia menggugat Riri, tapi ia tidak mungkin berlaku kejam lada Riri apalagi Riri dalam keadaan hamil. Kalau ia ingin sih bisa saja, Riri lahiran di penjara dan kuliahnya berhenti tapi pasti ia juga yang disalahkan kembali.


Ya sekarang ia disalahkan kerena telah merebut suami orang dan membiarkan Wulan menderita, ia sejujurnya tidak pernah meminta Bayu jadi suami dirinya. Nasi telah menjadi bubur ia juga tidak ingin mengungkit kembali kejadian itu, ia berusaha mengubur semuanya, seperti ia mengubur Ageng dalam hidupnya. Kalau masalah anak, Ranty tidak bisa melupakannya, bagaimana Oun itu anak dirinya, darah daging nya sendiri.


Jadi tidak sampai ia melupakan janin yang pernah ia kandung ya biarpun singkat sekali, tapi ia begitu sayang pada janin itu. Ranty masih membanyangkan kalau misal bayi dari benih Ageng hidup mungkin ia dan anak itu sekarang hidup berdua, dan ia.mungkin memutuskan hidup bersama ibu mertuanya sambil menjaga anaknya.


Tapi ceritanya bukan seperti itu sekarang, ceritanya sekarang ia menjadi istri dari Bayu seorang kepala sekolah dan yang lebih mirisnya ia menikah secara siri, kerena Bayi tidak mungkin menikahi dirinya secara hukum negara, ya kaku sampai negara tahu bayi menikah kembali bisa bisa Bayu bakal di penjara.


Dan yang paling menyakitkan ia hanya tercatat di negara sebagai seorang janda dari pernikahan nya dengan Ageng..Dan status janda itu masih berlaku, kerena Bayu belum menikahi secara negara. Ditambah lagi omongan orang lain tentang pelakor tetap melekat sampai kapanpun juga.

__ADS_1


Dan tidak ada orang yang membela biarpun ia diposisi yang benar juga. Label pelakor telah di dapatkan oleh ya kerena ia menikahi seorang Bayu. Ranty hanya bisa menghela nafas berkali kali seperti mengeluarkan beban di menghimpit hatinya. Apalagi kalau mengingat anindya yang sekarang banyak berubah, ia nyakin kalau ada orang yang mempengaruhi dirinya sampai Anindya membenci Ranty kembali.


Tapi Ranty juga tidak bisa menuduh siapa orang yang mempengaruhi gadis itu sampai seperti itu. Ia juga tudks mau gegabah untuk berpikir orang yang sekarang dekat dengan Anindya.


"Bu, dari tadi saya panggil panggil kok nggak menyahut ?" tanya mbok Inem langsung masuk di dalam kamar majikannya.


Ya tadi wanita itu mencari Ranty keluar, ke teras belakang, depan tapi orang dicarinya Sam sekali tidak ditemukan. Akhirnya wanita itu mengetuk pintu kamar Ranty, tapi ia tudks mendengar ada ketukan di daun pintu. Kerena penasaran mbok Inem membuka pintu kamar majikannya ingin melihat Ranty, wanita setengah baya itu terkejut kerena melihat majikannya hanya diam seperti memikirkan sesuatu yang menganggu pikirannya..


Ranty yang melihat mbok Inem masuk kamarnya hanya tersenyum, ia nyakin kalau wanita itu khawatir dengan keadaannya.


"Nggak apa apa kok mbok, memangnya ada apa?" tanya Ranty menatap wajah mbok inem dengan tajamnya.


"Astagfirullah," ucapnya.


Ia kaget mendengar mbok inem kalau hari udah lewat Dzuhur, ia belum sholat Dzuhur. Ranty bergegas bangkit dari duduknya dan meninggalakan kamar menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu untuk sholat Dzuhur.


Setelah sholat ia langsung membaca Alqur'an hanya 1 juz tiap waktu sholat, seusai membaca Alqur'an ia lanjut makan siang, makanan yang sederhana membuat ia merasa nikmat sekali.


Belum sempat ia masuk kamar. Bayu datang kembali ke rumah itu, dengan bergegas sekali dan menarik tangan Ranty untuk masuk ke dalam kamar. Mbok Inem hanya bisa menatap kejadian itu, hatinya bertanya tanya terhadap apa yang terjadi pada majikannya. Sebenarnya ia juga merasa kasihan pada Ranty tapi ia tidak bisa berbuat apa apa untuk menolongnya.

__ADS_1


"Mas, ada apa?" Tanya Ranty sedikit berteriak pada bayi yang tiba tiba menarik tangannya.


Kerena tergesa gesa hampir saja ia jatuh untungnya tidak kerena ia bisa menyeimbangkan tubuhnya. Bayu menarik tangan Ranty sampai masuk ke kamar, setalah mereka.beedua.masuk Bayu melepaskan tangan Ranty dan ia menghempaskan tubuhnya ke kursi. Sedangkan Ranty diidk di tepi ranjang sambil matanya menatap wajah Bayu dengan perasan heran sekali.


Apalagi melihat kelakuan Bayu seperti itu. Bayu pun menatap wajah Ranty, yang begitu tenang sekali.


"Kelakuan Zoya benar benar membuat aku pusing!" ujar Bayu membuka pembicaraan..


"Zoya, Zoya kenapa lagi?" tanya Ranty heran kerena ujug ujug nya Bayu bilang Zoya..


Akhirnya Bayu menceritakan. Ya setelah pulang di rumah Ranty. Ia tidak langsung pulang ke rumah, ia sengaja mampir dulu ke sekolah kerena ada barang yang harus ia bawa ke rumah. Ya Bayu langsung ke sekolah dan mengambil berkas untuk dikerjakan di rumah, tapi pas mau meninggalkan rumah, ia melihat dua orang gadis yang sedang bicara akhirnya ia mendengarkan apa yang dibicarakan oleh kedua hadis itu.


Setelah diselidik kedua gadis itu adalah Anindya dan Zoya, keduanya sedang bicara tentang janin yang dikandung oleh Ranty kalau bayi itu bukan anak Bayu tapi anak Toni..


Bayu yang mendengar itu lanhsung menangkap Zoya, tapi Anindya malah kabur, tapi Bayu membiarkan Anindya kabur ia menyangka kalau paling ke rumahnya..


"Zoya yang menyebar gosip itu, kalau anak yang kamu kandung anak Toni, aku nggak habis pikir kenapa harus ia yang bicara pada Anindya?"


Bayu benar benar tidak habis pikir atas kelakuan Zoya. Ranty hanya membeku saja mendengar apa yang di bicarakan oleh Bayu, hatinya sakit jadi Zoya pelakunya?

__ADS_1


'Aku memnag salah Zoya, tapi jangan hasut Anindya oleh keegoisan kamu,' bisik Ranty perih.*


__ADS_2