
Bella pun menganti pakaiannya. Setelah itu Ia dan Hamish keluar dari rumah. Hamish tersenyum melihat Bella yang kini tengah duduk di sampinnya. Sementara Ia pokus menyetir mobilnya ke arah butiq yang biasa Bella tempati membeli gaun.
Setelah sampai di parkiran butiq. Hamish keluar dari mobilnya begitupun dengan Bella. Lalu keduanya berjalan masuk ke dalam.
Bella mulai memilih lalu mencoba gaun yang warna senada dengan jas yang dikenakan Hamish. Namun semua gaun yang Ia coba semua mendapat protes.
Hamish pun berkata. "Gaun apaan yang kamu kenakan itu? kenapa semuanya terbuka seperti itu?" Hamish mendengus kesal ketika melihat Bella mengenakan gaun yang lebih terbuka dari pada gaun yang ada di rumah Bella.
"Buka." perintah Hamish.
Dengan kesal Bella kembali masuk ke dalam ruangan ganti untuk mengganti pakaiannya. Namun setelah beberapa menit Hamish masuk ke dalam ruangan ganti yang tengah di tempati Bella. Hamish membawa gaun yang yang berwarna senada dengan jasnya.
"Ini, pakai." Hamish memberikan gaun yang ada ditangannya pada Bella.
Bella pun mengambil gaun dari tangan Hamish. Lalu Ia melihat gaun itu. Bella pun tersenyum lalu berkata. "Pilihanmu ternyata bagus juga. Simpel dan memperlihatkan kesan mewah. Aku suka." setelah mengatakan itu Bella mulai mengenakan gaun yang di pilihkan hamish untuknya.
"Pas," ucap Hamish ketika melihat istrinya telah selesai memakai gaun pilihannya.
Setelah itu Hamish memegan dagunya, lalu mengelilingi Bella. "Sepertinya ada yang kurang!" Setelah mengatakan itu Hamish berjalan keluar dari ruangan ganti, lalu kembali dengan membawa sebuah kotak perhiasana dan sebuah sepatu higl hels.
__ADS_1
Bella yang melihat kotak yang ada di tangan Hamish, lalu berkata. "Ini apa?" tanya Bella ketika Hamish memberinya kotak itu.
"Kamu diam saja." Setelah mengatakan Hamish membuka kotak yang ada di tangan Bella.
Bella terkejut ketika melihat perhiasan yang ada di tangannya. "Mha, ini kan! rancangan Liliana Roxi." Bella membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang tengah Ia pakai saat ini. Ia tak menyangka akan mengenakan perhiasan mahal, hasil rangcangan dari Desainer terkenal yang ada di paris bernama Liliana Roxi.
Bella melihat ke arah Hamish lalu berkata. "Bagaimana kamu mendapatkan perhiasan mahal ini? perhiasan ini limited edisien, hanya tersedia beberapa saja."
Hamish tersenyum mendengar pertanyaan Bella, lalu Ia berkata.
"Maaf, baru sekarang aku memperlihatkannya. Sebenarnya waktu malam pertama pernikahan kita, aku ingin memberikan hadiah ini. Namun aku melupakannya, aku mengingatnya tadi pagi ketika aku membuka lemari dan tampa sengaja tanganku menyentuh kanton jasku." Hamish menjelaskan. "Ini hadiah, Mama yang bawa waktu dari Paris."
Hamish yang melihat istrinya tak berenti tersenyum. Ia pun memeluk Bella dari belakan dan menyimpan wajahnya di bahunya, Sesekali Hamish menciumi leher jengjang istrinya.
Hamish berbisik lembut di telinga Bella. "Sanyang kamu terlihat sangat cantik. Berungtungnya diriku bisa menjadi suamimu."
Bella hanya tersenyum bahagia mendengar bisikan suaminya.
Ia pun berkata. "Sayang. berentilah menggombalku seperti itu. Dan mungkin akan lebih baik kalau kita segera pergi ke acara Rendi, ini udah sangat siang, ngak enakkan kalau kita datang terlambat."
__ADS_1
Hamish melepas pelukannya, lalu merangkul pinngul ramping Bella keluar dari ruangan ganti, dan berjalan menuju arah kasir untuk membayar tagihan gaun yang dikenakan istrinya.
Setelah itu, Hamish melajukan mobilnya menuju arah gedung yang di tempati Rendi tengah menyelenggarakan resepsi pernikahannya.
Setelah sampai di parkiran Hamish keluar dari mobilnya. Sementara Bella masih sibuk memperbaiki riasan wajahnya.
Melihat istrinya yang terlalu lama di dalam mobil, Hamish pun berkata.
"Sayang, kamu tak perlu berdandan terlalu cantik. Nanti Rendi malah meninggalkan Istrinya kalau melihatmu terlalu cantik seperti ini."
Bella melihat ke arah Hamish, lalu berkata. "Secantik apapun aku. Aku tak akan berpaling darimu. Karna aku hanya mencintai suamiku yang super duper posesif ini. Dan untuk Rendi, dia tak akan pernah berpaling dari orang yang sangat ia cintai, aku tau semua tengtang Rendi dan orang yang sangat Ia cintai adalah Clarisa istrinya." Bella menjelaskan.
Setelah menjelaskan semua pada Hamish, Bella turun dari mobil dan kembali memperbaiki gaun yang tengah Ia kenakan. Setelah itu Ia berjalan masuk ke dalam Ballroom yang di tempati Rendi menyelenggarakan resepsi pernikahannya.
*
😘
*
__ADS_1