Mencintaimu Adalah Pilihanku

Mencintaimu Adalah Pilihanku
93


__ADS_3

Hamish juga ikut melihat apa yang di tengah Bella lakukan pada Mario. Hamish ingin berjalan ke arah Bella namun dengan cepat Bella pergi dari hadapan Mario. Bella tak ingin membuat Hamish malu akan dirinya. Hingga ia memlilih meninggalkan ruangan pesta tersebut.


Setelah Bella pergi meninggalkan ruangan pesta itu. Hamish berjalan ke arah Mario, lalu bertanya apa yang sebenarnya tengah terjadi.


"Apa yang terjadi Mario?" Tanya Hamish ketika ia sampai di hadapan Mario.


Mario mengumpat kesal atas apa yang telah Bella kakukan. "Wanita ****** itu, sungguh membuat aku sangat kesal." Mario masih membersikan wajahnya dengan tisu.


"Memangnya apa yang tengah wanita itu lakukan padamu? sehingga dia begitu sangat marah, dan sampai menyirammu seperti ini?" Tanya Hamish dengan melihat ke arah Mario.


Mario menatap ke arah Hamish yang kini tengah serius melihatnya. Mario tau kalau Hamish datang ke pesta bersama dengan Bella. Mario tak mau kalau Hamish tau kalau Bella dan dirinya pernah tidur besama. Dan itu akan membuat nama dan reputasinya akan tercemar. Hingga akhirnya Mario menjawab pertanyaan Hamish dengan berbohon.


"Wanita itu tak bersala, justru aku yang salah, karna tak sengaja aku memegan lengannya. Sewaktu dia berjalan di depanku, dan mungkin karna itu dia marah padaku." Bohong Mario pada Hamish.


Hamish tersenyum masam mendengar apa yang di katakan Mario. Hamis tau kalau saat ini Mario berkata bohon padanya. Karna Hamish tau kalau Mario dan Bella pernah tidur bersama.


"Sudahlah kamu tak perlu berbohon padaku, aku tau semuanya." Hamish menepuk pelan bahu Mario, setelah itu Hamish berlalu meninggalkannya.


Hamish mencari keberadaan Bella, di dalam ruangan tersebut. Namun tak menemukan dimana pun ia berada. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk pulang ke rumahnya.


Setelah sampai di rumahnya Hamish mencari keberadaan Bella. Hamish berjalan masuk ke dalam kamarnya. Dan menemukan Bella tengah duduk di balkom kamarnya dengan segelas wine di tangannya.


Hamish berjalan ke arah Bella lalu bertanya. "Kamu ada masalah apa dengan Mario?" tanya Hamish ketika sampai di hadapan Bella.


Bella tersenyum masam ketika mendengar pertanyaan Hamish, lalu Bella menjawab. "Apa kamu tau? kalau aku dan Mario pernah tidur bersama?" Melihat ke arah Hamish. "Dan kenapa aku berlaku seperti itu padanya di pesta tadi? Dia ingin membayarku berapapun yang aku mau, asal aku menemaninya malam ini." Bella menjelaskan semua pada Hamish tampa ada kebohongan lagi yang ia ucapkan.

__ADS_1


Hamish tersenyum mendengar semua apa yang Bella katakan. Hamish berjalan, lalu duduk di sampin Bella, kemudian ia berkata.


"Aku tau semuanya, dengan siapa saja yang pernah kamu temani tidur. Bahkan aku juga tau kalau kamu dan Berian pernah melakukannya."


Bella tersenyum sinis melihat ke arah Hamish, lalu berkata. "Kamu tau semuanya. Lalu kenapa kamu masih menginginkanku?" Tanya Bella melihat ke arah Hamish.


"Sudahlah Bella kita tak perlu membahas soal ini lagi, anggap saja semuanya hanya masa lalu yang buruk untukmu dan mulailah hidup dengan tenang bersamaku." Setelah mengatakan itu pada Bella Hamish berdiri. Namun baru beberapa lankah Hanish berjalan.


Bella kembali berkata. "Nikahi aku jika kamu benar -benar serius ingin hidup bersamaku." Bella melihat ke arah Hamish ketika mengatakan itu.


Hamish menghentikan langkahnya, ketika mendengar apa yang di katakan Bella barusan. Hamish berbalik melihat ke arah Bella lalu berkata.


"Belum saatnya kita menikah, dan saat itu tiba, aku sendiri yang akan melakukannya, bukan dirimu yang akan meminta, tapi diriku." Setelah mengatakan itu. Hanish melanjutkan langkahnya menuju arah lemari, lalu mengambil pakaian gantinya kemudian berjalan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersikan diri.


Bella yang mendapat ucapan seperti itu dari Hamish. Hanya mengangukkan kepalanya, kemudian ia berkata. "Baiklah, Hamish aku akan menunggu waktu itu tiba. Dan semoga kata -katamu bisa aku pegan." Setelah mengatakan itu Bella menarik nafasnya, lalu membuangnya pelan.


Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Tak terasa Bella dan Hamish telah tinggal bersama selama tiga tahun, dan selama itu pula Bella selalu bertanya pada Hamish, kapan ia akan menikahinya secara sah?. Namun Hamish hanya menjawah pada Bella. " Belum saatnya." Hanya itu jawaban yang selalu Hamish katakan pada Bella.


Hingga suatu Hari di perusahaan Hamish. Salah satu teman bisnis Hamish ingin menjodohkan Hamish dengan putrinya. Dan teman bisnis Hamish itu berbicara pas di hadapannya.


Siang ini Hamis dan Bella tengah melakukan mithin di sebuah restoran mewah yang ada di kota sydney. Hamish bertemu dengan teman bisnisnya yang bernama M.jakson yang berasal dari belanda.


Bella mengatur semuanya jadwal pertemuan mereka. Karna sebagai seorang secretaris Hamish, semua itu adalah tanggun jawabnya.


Bella dan Hamish masuk ke dalam restoran tersebut. Lalu berjalan ke arah tempat yang telah Bella pesan sebelumnya. Hamish dan Bella duduk, dan setelah beberapa menit seorang Pria dan juga seorang gadis cantik bersamanya berjalan mendekat ke arah tempat duduk mereka.

__ADS_1


"Selamat siang, Hamish Daud Willie." Sapa pria tersebut. "Maaf, membuat anda menunggu lama." Dengan mengulurkan tangannya.


Hamish berdiri lalu membalas uluran tangan tersebut, lalu berkata.


"Tidak masalah M.jakson. Kami baru saja sampai." Setelah mengatakan itu Hamish mempersilahkan mereka duduk. Namun sebelum itu M.jakson memperkenalkan putrinya.


"Oya, Hamish kenalkan putriku Erika." M. jakson melihat ke arah putrinya yang kini tengah tersenyum senang melihat ke arah Hamish.


Hamish melihat ke arah putri M.jakson, tersenyum lalu mengulurkan tangannya. " Hamish." Memperkenalkan diri.


"Erika." Membalas uluran tangan Hamish.


Setelah itu Erika melihat ke arah Bella. "Dia siapa?" tanya Erika pada Hamish.


Bella tersenyum ramah pada Erika lalu mengulurkan tanganya. "Kenalkan aku Bella secretaris, Hamish."


Namun Erika tak membalas uluran tangan Bella. Erika hanya tersenyum melihat ke arah Hamish. Dengan rasa kecewa dan juga rasa kesal Bella menarik tangannya. Lalu melihat ke arah Hamish. Namun Hamish hanya sibuk berbicara dengan Erika.


Bahkan karna kecentilan Erika saat ini. Iya tengah duduk di sampin Hamish dan berbicara manja padanya.


Bella nampak geram melihat ke arah Hamish. Lalu dengan sengaja Bella menendang kaki Hamish yang berada di bawah meja.


Mendapat tendangan seperti itu dari Bella. Hamish melihat ke arah Bella yang kini tengah memasang wajah kesalnya. Kekesalan Bella bertambah ketika M.jakson mulai membahas soal perjodohan.


*

__ADS_1


*


*


__ADS_2