Mencintaimu Adalah Pilihanku

Mencintaimu Adalah Pilihanku
49


__ADS_3

Menjelang hari lahiran Nabila dan Doni mulai sedikit was -was. Doni juga sudah mengajukan cuti di perusahaannya, karna tidak mau meninggalkan istrinya terlalu lama.


Siang ini Nabila duduk di ruang tamu di temani oleh mama mertuanya,mereka berdua sedang asyik berbicara dan mengobrol,sementara Doni sedang asyik menata semua peralatan bayinya di kamar, yang di beli bulan lalu bersama sang mama Doni merasa sangat senang melakukannya.


Perlengkapan bayi Doni sangat banyak. Karna kebanyakan Doni harus menambah lemari yang cukup besar hanya untuk pakaian calon bayinya.


Setelah selesai menata perlengkapan bayinya Doni tersenyum puas melihat hasil kerjanya.


"Sempurna."


Doni berjalan keluar dari kamarnya,lalu menemui ke dua wanita yang paling berharga dalam hidupnya. Doni pun berkata pada ke duanya.


"Ma,sayang ikut aku ke kamar dan lihat hasil kerja aku."


Nabila dan Mira pun berdiri lalu berjalan masuk ke kamar. Nabila masuk begitu pun dengan Mira. Nabila menutup mulutnya dengan ke dua tangannya karna mersa terkejut tak menyangka Doni akan mendekorasi kamar mereka segitu indahnya.


"Mas ini semua kamu yang melakukannya?."


"Iya, dong sayang,siapa lagi kalau bukan aku, ini kamar kita dan jua calong bayi kita," Ucap Doni bangga.


"Sayang,kamu mendekorasi kamar kamu sendirian?,apa kamu ngak kelelahan melakukannya?," Tanya Mira.


"Demi calon bayiku,jangankan mendekorasi mengambil apapun, aku akan lakukan."


Mira menepuk pundak Doni lalu berkata.


"Kamu seperti papa kamu, dulu papa kamu kaya gitu juga waktu mama mau melahirkan kamu."

__ADS_1


"Anak siapa dulu dong,?" Ucap Doni bangga.


Namun tiba -tiba Arman datang menyambung kalimat Doni lalu berkata.


"Anak papa Arman Atmaja."


Ucapan Arman sontak membuag Mira,Doni dan Nabila berbalik arah melihat sang papa yang kini telah berdiri di ambang pintu kamar Doni.


"Papa kapan pulang?," Tanya Mira.


"Baru aja ma,tadi papa nyari mama tapi ngak ketemu lalu papa lewat depan kamar Doni, papa dengar suara kalian, ya jadi papa juga mau ikut gabung bersama kalian.."


"Adudududu, Aoooo, Mas perut aku sakit," Ucap Nabila sambil memegan perutnya sambil meringgis kesakitan.


Mendengar ringisan Nabila. Doni kaget begitupun dengan Arman dan Mira. Karna setau mereka tiga hari lagi Nabila akan lahiran. Mira mengelus lembut perut Nabila namun dengan tiba -tiba sebuah cairan putih jatuh di lantai.


"Papa, segera siapkan mobil, sepertinya mantu kita akan segera melahirkan, air ketubangnya telah pecah," Ucap Mira khawatir.


Sementara Doni sibuk memasukkan beberapa pakaian banyi dan juga untuk istrinya ke dalam tas.


"Doni, cepetan."


"Mas,cepetan aku sudah ngak tahan ni," Ucap Nabila yang sudah mulai gemetar menahan sakit.


Doni segera mengankat tubuh Nabila menuju mobil, sementara Mira membawa tas yang sudah di kemas oleh Doni. Kurang hampir 25 menit dalam perjalanan. Kini mobil Arman sudah memasuki area Rumah Sakit. Doni segera turun lalu mengendong Nabila masuk dan membaringkangnya di atas berangka rumah sakit. Lalu dokter yambiasa menangani Nabila langsung membawanya masuk ke dalam ruangan bersaling.


"Anda boleh masuk, menemani istri anda menjalani peroses persalinannya," Kata dokter.

__ADS_1


Doni segera masuk sementara Arman dan Mira menunggu di luar.


Doni sangat tegang,berkeringat dingin melihat Nabila berjuang melahirkan calong anaknya,hingga akhirnya.


Oeoeoe, Suara bayi mengema di dalam ruangan persalinan. Doni merasa sangat bahagia melihat buah hatinya. Doni mengecup lembut kening Nabila lalu berkata.


"Terimah kasih banyak sayang, kamu telah memberiku kebahagian yang tak ternilai harganya."


Doni memangku Beby Boynya lalu mengajaninya. Setelah selesai Doni mengdekapkan bayinya di pangkuan Nabila yang masih terliha pucat. Kini Nabila sudah di pindahka ke ruang rawat inap. Mira begitu sangat senang dan bahagia sampai tidak mau melepas cucunya dari pangkuannya.


"kalian sudah memberikanya Nama?," Tanya Mira.


"Iya ma,namanya Aby Larasati Atmaja," Ucaap Nabila Doni bersamaan.


*


*


*


Hai, para Readers,Mencintaimu adalah pilihanku, untuk kisa cinta Nabila dan Doni kini udah sampai namun akan di lanjutkan oleh kisah cinta putra -putra mereka.


Ok, cuss ke season 2 yang berjudul


'Cinta Aby'


Untuk kelanjutan kisah cinta Bella dan Rendi akan terus berlangjut di sini ya ke eps. 50

__ADS_1


 


 


__ADS_2