
Halo, Maaf ya para Readers, pencita, Mencintaimu adalah pilihanku. Maaf ya karna baru kembali Up sekarang. Karna atas permintaan para Readers kesayangan Author. Aku kembali melanjutkan kisa Cinta anak cucu adam dan Hawa. Ciee, makin hari aku makin pintar saja. Uhuk,, Authornya keselek ketika menulis kata pintar.
Sesuai dengan permintaan kalian aku akan menambahkan visual para pemeran cerita cintaku ini, Cie.. makin hari makin romantis saja Authornya
Yup kita mulai
Rendi pov
Siang itu setelah bertemu dengan Nabila dan Doni. Rendi menemui seorang wanita yang beberapa hari di kenalnya. Wanita itu tak lain adalah Bella, mantan kekasih Doni. Mereka berdua janjian di sebuah Mall terbesar yang ada di kota yang mereka tempati.
"Bella." panggil Rendi ketika melihat Bella celingak -celinguk mencari keberadaanya.
Bella pun berbalik mencari arah suara yang memanggilnya. Setelah matanya tertuju melihat ke arah Rendi, Bella tersenyum lalu menhampiri Rendi.
"Hei, udah lama?." Tanya Bella pelan.
"Baru saja aku sampai. Namun tadi aku bertemu dengan temanku dan juga suaminya di dekat lif."
__ADS_1
"Oo, ya udah, ayo kita ke restorand itu, kita berbicara di sana sambil memsan makanan." Bella menunjuk sebua restorand yang berada di pojok Mall tersebut. Lalu ke duanya berjalan ke arah restorand tersebut.
Rendi dan Bella, terlihat begitu sangat akrab, walaupun ini pertemuan mereka yang ke dua. Rendi merasa senang dengan keberadaan Bella saat ini.
Setelah sampai di dalam restorand. Bella mencari tempat duduk yang yaman untuk mengobrol bersama Rendi.
"Duduk di sana Ren, di sana terlihat lebih nyaman." tungjuk Bella pada meja kosong yang melihat langsung pemandangan kota yang mereka tempati.
Rendi pun mengangukkan kepalanya, lalu mengikuti langkah Bella berjalan ke arah meja kosong yang di tungjuk Bella barusan. Setelah ke duanya sampai di meja tersebut, Rendi dan Bella duduk berhadapan.
Rendi pun mulai memanggil pelayan yang ada di dalam restorand tersebut. "Mba." panggil Rendi dengan menaikkan tangannya.
Bella pun mengambil daftar menu yang di serahkan oleh pelayan. Setelah selesai mencatat pesanan makanan Rendi dan Bella. pelayan itu pun berlalu pergi meninggalkan keduanya.
"Kebetulan sekali selera makanan kita sama." itulah ucapan yang keluar dari mulut Rendi ketika pelayan itu berlalu.
Bella pun tersenyum melihat ke arah Rendi lalu berkata."Iya, ya, aku juga tak menyangka, kalau makanan favorit kita sama."
__ADS_1
Setelah beberapa menit pesanan mereka berdua datan. Rendi dan Bella pun mulai menikmati makanan favorit mereka. sambil makan Rendi menceritakan soal makanan favoritnya.
"Bella, apa kamu tau kenapa aku menyukai makanan ini?."
"Jelas aku tak tau, kita saja baru bertemu hanya dua kali." Bella tersenyum melihat ke arah Rendi.
Rendi pun kembali menyambung ceritanya. "Dulu, aku memiliki sahabat yang ngak tau memasak, dia putri dari sahabat papaku, dia adalah sahabat terbaikku, dia sangat cantik. Namun memiliki satu kekurangan yaitu, dia tak tau memasak. Hingga suatu hari aku datang ke rumahnya. dan kebetulan tak ada siapapun di sana, pembantunya sedang cuti pulang kampun. Sementara kedua orangtuanya ke luar negri. Lalu aku menyuruhnya memasak. Namun apa kamu tau apa jawabannya darinya?."
*
*
*
Nah, kemarin yang meminta Visual Doni dan Nabila ini ya.
__ADS_1
Kalau soal Visual lainnya, akan ada di bab berikutnya.