
Bella terbangun, lalu menyalakan lampu yang baru saja ia matikan. Bella ingin berangjak dari tempat tidur, namun Hamish tak membiarkannya, yang ada saat ini Hamish tengah melingkarkan tanganya di perut Bella.
"Lepaskan." Bella berusaha melepaskan tangan Hamish yang kini tengah melingkar di pertutnya.
Hamish tak mendengar, ia hanya mengabaikan apa yang Bella katakan. Namun Bella tetap berusaha melepaskan tangan Hamish yang masih setia melingkar di perutnya.
Hamish semakin agresif, menyentuh semua apa yang Bella miliki. Bahkan saat ini leher Bella, terdapat banyak warna merah kebiruan atas semua yang bibir Hamish lakukan. Sesekali Bella merintih kesakitan namun Hamish mengabaikan semua itu.
Bella terus meronta, berusah melepaskan diri, hingga akhirnya Bella mengambil tangan Hamish lalu menggigitnya dengan sagat keras. Hamish melepas tanganya dari tubuh Bella.
"Ao." ringgis Hamish.
Bella berangjak dari tempat tidur setelah menggigit keras tangan Hamish. Bella menghadap ke arah Hamish, dan ia lupa kalau saat ini ia hanya mengenakan pakaian tipis itu. Mata Hamush melotot melihat bentuk tubuh Bella yang kini tengah berdiri di hadapannya.
Hamish kembali menarik tangan Bella, dan itu membuat Bella kembali jatuh di atas pangkuan Hamish. Hamish kembali melakukan aksinya karna tak tahan dengan apa yang ia lihat. Bella menangis, meronta dalam pangkuan Hamish. Hingga akhirnya Bella mencakar leher Hamish dengan sangat keras.
"Lepaskan aku," teriak Bella kembali meronta agar Hamish melepaskannya.
Wajah Hamish merah padam, karna merasa sangat marah ketika mendapat cakaran dari tangan Bella. Hamish melempar tubuh Bella ke tempat tidur. Lalu menamparnya.
PLak.
Suara tamparan tangan Hamish di wajah Bella. Dan itu membuat Bella meringgis kesakitan.
Ahh.
__ADS_1
Bella memegan pipinya yang terasa panas ketika mendapat tamparan dari tangan Hamish.
Hamish lalu berkata.
"Dasar wanita sialan, beraninya kamu melakukan itu padaku, apa kamu belum menyadari?, kalau saat ini semua yang kamu miliki adalah milikku seutuhnya." Setelah mengatakan itu Hamish merobek gaun tipis yang Bella kenakan, dan menyisakan hanya pakaian dalamnya saja.
Bella menangis, berusaha menutupi tubuhnya yang kini hanya mengenakan pakaian dalamnya saja.
Bella melipat tangannya, memohon agar Hamish tak melakukan itu padanya.
"Aku, mohon jangan lakukan ini padaku." dalam keadaan menangis.
"Aku akan melakukan apa saja asal jangan melakukan itu padaku."
Hamish tak menanggapi apa yang Bella katakan. Karna hasrat yang tak dapat Hamish tahan, di tambah melihat tubuh mungil yang hanya mengenakan pakaian dalam, yang ada di hadapannya, membuatnya semakin tak menahan gejolak yang kini semakin mengebu di dalam dadanya
Hingga akhirnya Hamish berhasil melakukan itu pada Bella. Hamish merasa sagat puas dengan apa yang baru saja ia lakukan pada Bella.
Bella menangis histeris, melihat apa yang terjadi pada dirinya. Harga diri yang ia jaga selama ini, semuanya telah terenggut paksa oleh pemuda yang tak memiliki hubungan jelas dengannya.
Yang Bella lakukan saat ini hanya menangis, dan menangis, Bella menarik selimut menutupi tubuh polosnya, di antara sela pahanya Bella melihat beberapa bercak darah dan itu membuat Bella kembali menangis histris.
Hiks, hiks, hiks. Suara tangisan Bella.
Bella menangis, melihat semua yang terjadi padanya. Menyesal tidak akan membuat semua harga dirinya kembali seperti semula. Bella
__ADS_1
sesekali melihat ke arah pemuda, yang telah merampas semua darinya, yang kini terbaring di sampinnya dalam keadaan membelakanginya.
Bella beranjak dari tempat tidur, dalam keadaan polos, menahan rasa sakit yang ia rasakan, sesekali Bella meringgis kesakitan. Namun ia tahan. Bella masuk ke dalam kamar mandi, lalu berjalan ke arah cermin lalu melihat pantulan dirinya di dalam cermin.
Air mata Bella kembali menetes di wajahnya, ketika melihat semua apa yang terjadi padanya, Bella menatap tubuhnya yang kini telah ternoda.
Cukup lama ia, menatap pantulan dirunya di dalam cermin. Hingga akhirnya ia memilih untuk berendam air hangat, agar semua rasa yang ia rasakan sedikit berkurang.
Hingga pagi, Bella masih berada dalam kamar mandi, Bella tertidur di dalam bak mandi, mungkin karna kelelahan atau merasa yang lainnya, yang jelasnya Bella tertidur hingga pagi.
Hamish yang masih dalam keadaan menutup mata di atas tempat tidurnya, meraba, mencari seseorang yang telah menikmati malam yang indah bersamanya. Setelah merasa tak ada seseorang di sampinnya, Hamish membuka matanya lalu mencari keberadaan Bella.
"Dimana dia?" Hamish bangun lalu duduk di atas tempat tidur, lalu ia melihat ke arah tempat tidur yang semalam di tempati oleh Bella. Hamish tersenyum ketika melihat ber cak darah di atas seprai tempat tidurnya. Ia merasa bangga karna kali ini ia melakukannya dengan gadis yang masih suci. Karna sebelumnya ia belum pernah mendapatkan itu. Bahkan dari Natsya sekalipun ia tak mendapatkan itu.
Hamish berdiri lalu berjalan ke arah kamar mandi. Hamish masuk lalu mendapati Bella tertidur dengan sangat pulasnya di dalam bak mandi. Hamish tersenyum lalu berjalan mendekat ke arah bak mandi, Hamish memperhatikan wajah yang semalam ia tampar, masih sangat terlihat jelas bekas tangannya di wajah Bella.
Hamish melihat tubuh Bella yang hanya tertutup dengan busa. Hingga akhirnya gejolak itu kembali lagi. Bella terkejut ketika tiba -tiba hamish masuk ke dalam bak mandi, dan memulai menyentuh tiap inci tubuhnya.
"Apa lagi yang ingin kamu lakukan?" Bella menatap tajam ke arah Hamish yang kini sibuk dengan urusannya sendiri.
Hamish menatap ke arah Bella ketika mendengar apa yang Bella katakan. "Diam." Hanya kata singkat itu yang keluar dari mulut Hamish. Hingga akhirnya ia kembali melakukan itu pada Bella.
Hari berganti hari kehidupan Bella berubah 80% ketika menjadi wanita simpanan Hamish. Bella yang biasanya hanya mengenakan pakaian biasa, kini mengenakan pakaian yang serba Brand pashion. Kehidupan mewah mulai menhampirinya. Bella melakukan itu semua, karna ia telah memikirkan semua yang terjadi padanya.
"Aku, akan menjalani hidupku seperti ini. Toh, untuk apa juga aku menolak apa yang Hamish berikan padaku, karna saat ini, semuanya telah lenyap dariku." Yang ada di fikiran Bella setelah menjalani kehidupannya sebagai wanita simpanan Hamish.
__ADS_1
Hamish juga tak berenti memanjakan dan memberikan semua apa yang Bella inginkan, asalkan Bella bisa melakukan semua yang ia inginkan dengan baik. Hamish mulai merasa kalau wangi tubuh Bella kini telah menjadi candu baginya. Bahkan tiap hari dan tiap malam Bella selalu melayaninya dengan sangat baik.