MENGEJAR MAAF SANG ISTRI

MENGEJAR MAAF SANG ISTRI
Aku benci kepura-puraan dirinya


__ADS_3

Hari ini mansion utama keluarga de Niels telah disulap menjadi sebuah istana, mirip dengan istana dalam negeri dongeng maupun serial cartoon di televisi. Bukan hanya mansion yang disulap, tapi semua penghuni juga maid dan penjaga yang bekerja di mansion ini, semuanya memakai pakaian bertemakan istana negeri dongeng. Para penjaga memakai pakaian khas prajurit di istana begitu juga maid yang memakai pakaian tradisional yang biasa dipakai pelayan di negeri dongeng.


Gafar yang kali ini mendapatkan peran sebagai nutracker , sampai dibuat misuh-misuh karena tidak menyukai pakaian yang dia kenakan. Jika semuanya saudaranya memakai pakaian pangeran dalam negeri dongeng, sungguh siap dirinya malah menjadi nutracker.


" Len, ganti peran... " Gafar mencoba merayu Galen yang kebetulan menjadi pangeran pasangan princess Elsa.


" Pakaian itu sudah cocok untuk mu, kenapa ingin bertukar... " ucap Galen datar.


" Ck... semua mengatakan hal itu,, tapi mereka tidak merasakan jadi aku yang harus mendapatkan peran ini.. " jurus andalah Gafar, mengomel sudah dia keluarkan.


" Jika semua orang bilang kau cocok, berarti kau memang cocok dengan pakaian itu. Lagipula hanya setahun sekali, dan demi keponakan mu, me-nga-lah-lah.... " ujar Galen menekankan setiap huruf di karena terakhir kalimatnya.


" Haish... Sial betul nasib ku,, ikut buat anak aja nggak tapi malah jadi yang paling repot. Bapaknya itu anak aja malah sok berperan jadi pangeran peri... Sialan... " Gafar terus menggerutu dari satu tempat berpindah ke tempat yang lain.


Gaffi kali ini sedikit terhibur dengan penampilan semua orang di mansion utama. Dan yang paling mengubah moodnya menjadi lebih baik adalah pakaian yang Gafar kenakan. Gaffi tahu, pasti saudaranya yang satu itu pasti sudah terus menggerutu tidak jelas karena tidak menyukai kostum yang dia kenakan.


" Ada apa mas? " tanya Kate. Setiap berada di sekitar keluarga keduanya, mereka akan terlihat seperti sepasang suami istri penuh dengan cinta dan kebahagiaan. Kembalikan dari kenyataan yang setiap hari harus dirasakan oleh keduanya.


" Kamu lihat itu,,, Gafar sedang mengamuk tak jelas karena kostumnya... " terang Gaffi. Namun kali ini entah lupa atau hanya peran, suami Kate ini mengucapkannya dengan sangat lembut sekali.


" Oh... Ya... " tanggapan Kate. Dia mengalihkan pandangannya pada yang lain. Tidak ingin terpengaruh dengan sikap Gaffi barusan hingga membuatnya kembali menjadi orang bodoh.

__ADS_1


Kate melihat rombongan sepupu Gaffi pun akhirnya memilih bergabung. Dengan bergabung dengan para perempuan ini, maka dia tidak akan perlu meladeni kepalsuan yang disuguhkan Gaffi pada semua orang di tempat ini. Jujur, Kate mulai jengah dengan ini semua. Puncak dari rasa sabarnya adalah ketika Gaffi membawa Emily, pelakor dalam rumah tangga mereka.


Kate disambut baik oleh saudari Gaffi yang semuanya tampil cantik hari ini, dengan pakaian serba princesa dan queen. Belum lagi memang paras mereka yang semuanya cantik, membuat apa yang kini mereka kenakan sangat mirip dengan situasi di Kerajaan dongeng.


" Kau cantik sekali Kate.. " puji Roseline, sepupu Gaffi.


" Tentu saja, dia istri ku tentu cantik dan pintar. Iyakan baby... " Gaffi menyahut. Entah sejak kapan pria ini ikut bergabung dengan para perempuan. Membuat Kate semakin merasa tidak nyaman, tapi karena harus memerankan rumah tangga bahagia, Kate tersenyum menyambut pujian tidak ikhlas Gaffi itu.


" Hei kau itu pria... Kenapa kemari? Sana... sana... bergabung saja dengan para pria di sana!!! " Geya mengusir saudara kembarnya ini. Sangat tidak menyenangkan ketika women time, dan ada pria yang ikut hadir.


Tak lama setelah mengusir Gaffi, terlihat beberapa yayasan yang diundang dalam ulang tahun Kate ini telah datang. Setidaknya ada empat yayasan anak yatim piatu yang diundang, dan salah satunya adalah yayasan milik JN Group yang selama ini dikelola oleh mommy Noura.


Tujuan diundang nya para anak yatim piatu ini untuk kembali menyadarkan mereka semua, anggota keluarga de Niels tentang pentingnya berbagi, dan harus pandai mensyukuri semua yang sudah digariskan untuk mereka. Setidaknya hidup mereka jauh lebih baik daripada anak-anak yatim yang dalam acara ulang tahun Carmel yang pertama.


Berbagai macam acara sudah dipersiapkan panitia demi memeriahkan pesta ulang tahun cucu pertama keluarga de Niels itu. Semuanya khusus permainan anak-anak, dan ada beberapa permainan untuk orang dewasa, maksudnya untuk anggota keluarga de Niels. Semuanya berbaur, tanpa lagi memandang status dan juga siapa mereka.


" Kate... Kita akan melakukan lomba itu berpasangan. Jadi kita harus bisa memenangkan permainan ini ya,, okay baby... " ucap Gaffi ketika semua anggota keluarga de Niels berkumpul melihat permainan yang akan mereka mainkan.


" Hm... Kita akan menang demi Carmel... Iyakan sweetheart.. " Kate mencium pipi Carmel yang berada dalam gendongan Gaffi.


" Kita pasti menang, iya kan Len... " ucap Roseline tidak mau kalah.

__ADS_1


" Pasti aku yang akan menang, iyakan Oge... " Geya ikut menyahut, dan Oge sebagai pasangannya hanya tersenyum.


" Kalian semua akan kalah oleh kami,, benar kan Luce... "


" Tentu saja Far,, kita peri dan nutrackers akan menang... " ucapan Lucena justru membuta semua tertawa melihat bagaimana wajah Gafar ketika merespon ucapan Lucena.


" Ck... Kau itu tim ku Luce,, bisa-bisanya kau mencibir ku... " protes Gafar.


" Hei... Hei... Semuanya jangan terlalu tinggi berangan karena aku dan istri cantik ku ini yang akan menang... " Gaffi mencium pipi Kate.


Kate benar-benar risih menerima kemesraan Gaffi setiap kali keluarga mereka berkumpul. Kenapa bisa seperti ini, tentunya karena setelah semua ini berakhir maka Gaffi akan kembali seperti sebelumnya. Kejam dan akan selalu menyakiti hati Kate.


Dulu sekali, saat pertama kali Gaffi bersikap mesra seperti ini di depan keluarga, Kate sempat baper. Bahkan Kate merasa bahwa suaminya telah berubah dan bisa menerima dirinya dengan segala kekurangan dan masa lalunya. Namun apa yang terjadi setelah mereka hanya tinggal berdua. Gaffi yang tadinya melambungkan asanya kemudian saat itu juga Gaffi menjatuhkan asa Kate sampai ke tempat yang paling rendah.


Harga diri Kate selalu diinjak-injak oleh Gaffi, belum lagi penyakit Kate yang semakin hari semakin bertambah parah karena trauma yang Gaffi berikan padanya. Sekarang ini Kate sudah mulai bisa mengenyampingkan semuanya karena kesibukannya bekerja. Hal ini juga bisa membuat Kate tidak terlalu sering bertemu Gaffi dan selingkuhannya.


Di penghujung permainan, Gaffi dan Kate benar-benar memenangkan lomba dua orang tiga kaki itu. Mereka menjadi juara pertama mengalahkan pasangan lainnya. Bahkan Gafar dan Luce yang hampir menang itu sampai kalah karena Gaffi dan Kate begitu kompak melangkahkan kaki mereka.


Gaffi berjongkok di depan Kate, hal yang tidak pernah Gaffi lakukan sebelumnya hingga membuat Kate memundurkan langkahnya. Ternyata Gaffi sedang membenarkan tali sepatu olahraga Kate yang terletak karena terinjak Gaffi. Setelah selesai Gaffi kemudian menyatukan bibir mereka berdua, mencium Kate di depan semua orang.


Saat ciuman mereka sudah terlepas, Kate mengangkat kan tangannya hendak menampar Gaffi. Tapi tatapan tajam Gaffi yang seolah mengingatkan dimana keberadaan mereka sempat membuat Kate menghentikan niatnya. Keduanya saling menatap dengan tatapan yang sangat tajam, namun tidak ada yang tahu apa yang akan Kate lakukan setelah hal itu.

__ADS_1


__ADS_2