MENGEJAR MAAF SANG ISTRI

MENGEJAR MAAF SANG ISTRI
hipnotis


__ADS_3

Pagi ini langit terlihat cerah meski tumpukan salju masih terlihat di beberapa tempat, bahkan hawa dingin masih menyeruak masuk ke tulang-tulang. Sungguh beruntung hari ini salju tidak turun dan badai salju sudah berakhir semalam. Kate hari ini yang memang memiliki jadwal untuk konsultasi bisa bernafas lega karena cuaca sangat baik untuk berpergian. Sayangnya, hari ini dia harus sendiri pergi ke rumah sakit karena Kanaya hari ini tidak bisa datang ke rumah Kate.


Bukan hal sulit jika harus berpergian sendiri karena Kate sudah sering melakukannya dulu. Dulu ketika dia masih menjabat sebagai wakil presdir Berliana Group. Ngomong-ngomong tentang Berliana Group, meski Kate bukan lagi wakil presdir namun dia tetap bekerja di sana sebagai desainer perhiasan. Mimpi yang harus dia kubur ketika papa Lionel membutuhkan penerus untuk bisnis keluarganya.


Kate menyiapkan beberapa hal yang harus dia bawa ke rumah sakit. Dia juga sudah mengabari rumah sakit jika dia akan datang untuk mengganti konsultasi kemarin yang batal. Pihak rumah sakit menyediakan waktu khusus untuk Kate sesuai dengan permintaan dari Galen de Niels yang juga pemilih saham di rumah sakit tempat Kate berobat ini.


" Huft... Rasanya sepi sekali tidak ada kak Kanaya di sini... " gumam Kate ketika dirinya mulai melaju di jalanan kota. Biasanya jika ada Kanaya maka mereka akan berceloteh ria membicarakan banyak hal. Tapi karena Kate sekarang sendiri, dia jadi merasa sepi.


" Semoga selamat sampai tujuan... " gumamnya berdoa. Kematian Bellvania sebenarnya membuat Kate trauma berkendara seorang diri, tapi karena kali ini tidak bisa lagi dia undur, jadilah dia berkendara sendiri tentunya dengan kecepatan pelan.


Jarak tempuh dari rumah Kate ke rumah sakit tempatnya berobat seharusnya hanya tiga puluh menit perjalanan, itupun jika jalanan kota padat karena banyaknya kendaraan yang lewat. Tapi karena Kate yang melakukan mobilnya sangat pelan, waktu tempuhnya menjadi lebih dari satu jam. Sungguh rekor perjalanan terlambat dari semua orang yang juga memiliki jarak tempuh sama seperti Kate. Alangkah baiknya jika Kate mendapatkan penghargaan atas pencapaiannya pagi ini.


Kate memasuki area rumah sakit dengan wajah yang ceria dipenuhi dengan senyuman. Setiap orang yang melewatinya pasti akan Kate sapa, tentu saja hal ini karena moodnya sedang baik saat ini. Kate begitu bersemangat untuk menantikan konsultasi kali ini karena dokter yang menangani Kate sangat lah menyenangkan. Keduanya dekat seperti hubungan antara Kate dan juga Bellvania. Nama dokter ini adalah Anastasya, mirip nama putri di Disney Land.


Ketika Kate keluar dari lift yang membawanya ke lantai tiga, seorang pria yang Kate kenal sebagai dokter di rumah sakit itu menyapanya. Dokter pria yang selalu menempel padanya jika Kate datang ke rumah sakit untuk konsultasi. Sebenarnya Kate risih juga karena dia tahu bahwa dokter itu menaruh hati padanya sedangkan dia kan sudah bersuami meski suaminya tidak berada didekatnya saat ini.

__ADS_1


Kate tidak bisa bersikap terlalu berlebihan karena dokter pria ini tidak mengungkapkan perasaannya. Jadi Kate hanya bisa sedikit memberi jarak agar tidak dianggap memberi harapan pada pria itu. Dokter pria nanti tampan dengan kulit berwarna sedikit gelap, tapi sangat gagah dan pintar ini bernama Volkscan Mortoargo. Berusia tiga satu tahun, beda sekitar empat sampai lima tahun dengan Kate.


" Morning nona Kate... " sapa dokter pria itu.


" Morning dokter Scan... Bagaimana hari anda? " tanya Kate berusaha bersikap normal.


" Baik... Sangat baik karena bisa melihat anda di pagi hari seperti ini. Saya pun jadi semangat kalau diminta lembur... " pria ini mulai menggombal.


" Anda bisa saja... Memangnya kalau melihat saya kenapa dok? " tanya Kate memancing. Jika pria ini mengungkapkan perasaannya maka akan dengan senang hati Kate langsung menolak. Tapi lagi dan lagi pria satu ini hanya berucap kata ambigu saja.


" Jangan menggombal di pagi hari ya... Ini masih sangat pagi dok.. " Kate menatap Scan sinis membuat pria itu tertawa.


Keduanya kemudian berpisah di lorong yang bercabang empat. Kate akan belok ke kanan ke tempat praktek dokter Anastasya, sedangkan dokter Scan akan lurus karena ruangan dokter bedah umum memang berada di sana. Kate tersenyum jika mengingat pria muda yang adalah seorang dokter itu. Jika saja dirinya belum menikah mungkin dokter Scan adalah salah satu kandidat terbaik menjadi suaminya.


Tapi sekali lagi berandai-andai juga tidak akan pernah terwujud, dirinya sudah menikah dengan pria yang dia cintai sejak lama. Meski perjalanan pernikahannya tidaklah semulus sutra, tapi Kate tetap bahagia menjadi bagian dari hidup Gaffi dan memiliki putri kecil semanis Carmel.

__ADS_1


" Huh... Jadi merindukan mereka... " gumam Kate tersenyum kecil.


Dokter Anastasya rupanya sudah menunggu kedatangan Kate sejak beberapa menit yang lalu. Seolah hafal, dokter Anastasya paham siapa yang menjadi tersangka dari terlambat nya Kate ke ruangan nya. Siapa lagi kalau bukan perjaka tua di bagian bedah umum, Dokter Scan.


Lama bekerja di rumah sakit ini, dokter Anastasya tahu bahwa tidak sedikit perawat maupun dokter. muda yang jatuh hati pada dokter Scan. Namun bagaimana pun para wanita itu menggandrunginya, tetap saja pria berjulukan perjaka tua bagian bedah itu enggan menanggapi serius pernyataan cinta para wanita itu.


" Pria gila itu masih terus menganggu anda? " kalimat pertama yang keluar dari mulut dokter Anastasya.


" Hehehe... Dokter tahu ya... " Kate nyengir kuda.


" Padahal sudah aku katakan berkali-kali kalau tidak akan bisa mendapatkan cinta anda, tapi semakin dilarang perjaka tua itu semakin menjadi... " sarkas dokter Anastasya membuat Kate tertawa.


" Kita langsung saja ya nona Kate... Waktu konsultasi kita sudah terbuang lima belas menit karena monster gila itu... " ajak dokter Anastasya mulai melakukan sesi konsultasi mereka.


Perlu diketahui konsultasi dan pengobatan yang dokter Anastasya rancangkan untuk Kate salah satunya adalah hipnotis. Dirinya akan membuat Kate tidak sadarkan diri dengan hipnotis kemudian menuntun Kate sedikit demi sedikit untuk keluar dari masa lalunya. Mensugestikan pada Kate bahwa yang ditanamkannya dalam pikiran Kate adalah kenyataan. Tentu saja yang dokter Anastasya tanamkan adalah sesuatu yang jauh lebih baik dari kenyataan yang sebenarnya.

__ADS_1


Memang sulit dan butuh waktu lama karena dalam sekali praktek juga tidak akan menghasilkan apa-apa. Enam bulan Kate berobat baru satu memori buruk yang berhasil diubah sepenuhnya oleh Kate berkat sugesti dari Dokter Anastasya, sedangkan mimpi buruk yang dialami Kate masihlah sangat banyak. Yang paling kiat menekan Kate adalah kematian dari calon anaknya karena Kate yang melihat perselingkuhan suaminya sendiri.


__ADS_2