MENGEJAR MAAF SANG ISTRI

MENGEJAR MAAF SANG ISTRI
Kejutan terindah atau terburuk


__ADS_3

Suasana pesta ulang tahun Berliana Group memang tidak terpengaruh dengan hilangnya Kate secara tiba-tiba. Semua tamu undangan masih tetap menikmati pesta sekaligus pelelangan ini. Hanya saja ketika semua desain perhiasan milik Kate dilelang, seharusnya Kate ikut naik ke panggung. Namun karena hilangnya Kate membuat hal itu tidak direalisasikan oleh panitia. Tujuannya agar pesta ini tidak menjadi kacau karena kepergian Kate.


Gaffi menekan ludahnya dengan sangat susah ketika papa mertuanya bertanya tentang pernikahannya dengan Kate. Memang selama ini jika di depan keluarga dan kolega bisnis, baik Kate maupun Gaffi sepakat akan mempertontonkan sebuah rumah tangga yang harmonis dan penuh cinta. Terlepas dari semua itu adalah kepalsuan, tapi Kate terpaksa melakukannya karena perjanjian hitam di atas putih yang pernah dia buat bersama Gaffi sebelum pernikahan.


Dalam hati Gaffi sudah mengeluarkan sumpah serapahnya, memaki sang istri yang menghilang begitu saja tanpa pamit dengannya. Dan tadi setelah Gaffi berkeliling mencari Kate, baru Gaffi tahu bahwa putri kecilnya dan pengasuh putri nya ikut dibawa Kate pergi. Sungguh membuatnya malu, dan menempatkan Gaffi dalam posisi yang sangat sulit saat ini. Apalagi tatapan mertua dan mommynya yang setajam silet itu, seperti menguliti Gaffi hidup-hidup.


Di sebuah apartemen mewah di kawasan tengah kota Milan, Kate memboyong Carmel dan pengasuh nya. Kate memiliki unit di gedung apartemen mewah ini dimana hanya Kate sendiri yang tahu tentang tempat ini. Kedua orang tua Kate pun sama sekali tidak tahu tempat ini karena ini merupakan tempat dimana Kate bisa memperlihatkan dirinya yang sebenarnya.


Jika Kate kambuh, Kate selalu bersembunyi di apartemen ini. Kate tidak ingin menyakiti siapapun dan tidak ingin menyesal jika dia telah membuat keributan jadi lebih memilih menyendiri ketika gangguan kecemasannya kambuh.


Tanda-tanda dimana gangguan kecemasan kambuh adalah ketika Kate merasa tertekan, maka nafasnya akan memendek, mata Kate akan melotot seperti orang ketakutan, jantung Kate berdetak dua kali lipat dari detak jantung normal, dan pada akhirnya Kate akan pingsan.


Kate sama sekali tidak takut jika dia pingsan sendirian karena memang setelahnya dia akan sadar sendiri. Kate biasanya akan sadar setelah tidur selama jam tidur malam, kadang juga bisa lebih cepat tergantung seberapa besar tekanan yang diberikan untuk Kate.


Kembali ke masa sekarang, Diana pengasuh Kate terlihat membantu Kate untuk menidurkan Carmel ke ranjang di kamar milik Kate. Kebetulan apartemen ini memiliki dua kamar dimana satunya sudah disulap Kate menjadi ruang kerja, jadi nanti mereka terpaksa akan tidur satu ranjang. Bertiga dalam satu ranjang dimana Carmel berada di posisi tengah.


" Nyonya mau saya masakan sesuatu? Soalnya tadi saya lihat dipesta anda belum makan... " tanya Diana.


" Kita lihat di lemari pendingin ada bahan makanan apa ya, mbak... Kan waktu itu kita ke sini belum beli bahan makanan mbak.. " ujar Kate. Keduanya kemudian berjalan menuju ke dapur.

__ADS_1


Sejak dulu Kate selalu nyaman berada di apartemennya ini. Karena disini dia bisa menunjukkan sisi lemah dirinya yang berusaha dia tutupi sejak dulu. Kate yang dianggap sempurna oleh semua orang merasa bahwa penyakit yang di deritanya adalah sesuatu yang nantinya akan membuatnya terjatuh, dan dia tidak mau hal itu terjadi.


Kate dan Diana menikmati waktu malam mereka dengan makan dan mengobrol bersama. Menghilangkan rasa canggung diantara mereka yang merupakan majikan dan pengasuh anak majikan itu. Dan dari Diana inilah Kate mendengar semua cerita tentang Gaffi dan Bells, istri pertama Gaffi yang sudah meninggal.


" Kak Bells adalah wanita hebat mbak, jelas dia pantas mendapatkan seseorang seperti kak Gaffi bersanding dengannya. Aku saja yang bodoh tiba-tiba masuk di antara mereka berdua dan memiliki perasaan yang salah.. " cerita Kate.


" Memangnya,, anda mencintai tuan ya nyonya? " tanya Diana memberanikan dirinya.


" Iya... Sejak pertama kali bertemu... " Kate tersenyum kalau mengingat kejadian itu. Tapi itu semua hanyalah masa lalu yang tidak akan bisa dikembalikan. Kini Kate memang menjadi istri Gaffi, tapi bukanlah istri yang sesungguhnya.


" Sudah malam mbak,, kita istirahat saja ya.. " ajak Kate.


Kate langsung terlelap karena di apartemennya ini dia tidak perlu menyaksikan dan mendengar ******* saling bersatu dari suami dan selingkuhannya. Kate merasakan kedamaian lalu terlelap karena memang sudah mengantuk dan lelah. Malam ini, bagi Kate adalah malam terindah nya setelah menikah dengan Gaffi.


Ketika hari masih tengah malam, tidur Kate mulai tidak lelap. Tubuhnya bergerak gelisah karena sesuatu yang sedang menerjangnya, membuatnya terjaga. Kate berusaha menahan, tapi tetap saja tidak bisa. Hingga dia bergegas lari ke kamar mandi yang ada di luar dan memuntahkan semua yang ada dalam perutnya.


Tenggorokan Kate sampai sakit karena terus mengeluarkan semua yang tadi dia makan bersama dengan Diana. Kate terduduk lemah di kamar mandi yang ada di dapur karena terlampau lemah. Untuk sekedar menegakkan kepalanya saja Kate sudah tidak mampu.


" Sebenarnya aku ini kenapa? Tadi rasanya waktu makan biasa saja.. Kenapa jadi seperti ini lagi? " keluh Kate seorang diri.

__ADS_1


" Besok sepertinya aku harus ke dokter saja... Lebih baik segera diobati dari pada nanti menjadi semakin parah.. " cetus Kate.


Dan disinilah Kate Keyleigh berada, di sebuah ruangan menghadap seorang dokter berjenis kelamin wanita. Kate pergi ke sebuah rumah sakit milik pemerintahan karena dengan begini keberadaannya tidak dapat dilacak oleh suaminya dan keluarga. Kate belum siap pulang karena hatinya masih terluka, jadi lebih baik Kate tidak menunjukkan batang hidungnya di depan keluarga ataupun suaminya.


" Begini, nyonya Kate.... Menurut dari hasil tes urine tadi dan juga pemeriksaan keseluruhan pada anda,, dapat saya katakan ' Selamat... Anda telah mengandung... '. Usia kandungan anda saat ini sudah lima minggu nyonya, tolong diperhatikan keselamatannya ya. Jangan banyak stress dan banyak. bed rest karena kandungan anda sedikit lemah. "


Satu detik,,,, dua detik,,,, tiga detik,,,,


Air mata Kate akhirnya luruh juga... Dia hamil seharusnya bukan, tapi anehnya Kate merasa tertekan dengan ini semua. Kate sadar dirinya tidak diinginkan oleh suaminya, lalu bagaimana dengan anak yang dikandungnya..


Kate berjalan gontai keluar dari rumah sakit, air matanya terus luruh bercampur antara bahagia juga sedih. Dalam hati Kate bertanya apakah kehamilannya ini akan membawa kebahagiaan dalam rumah tangga nya atau justru petaka. Mengingat bagaimana perlakukan suaminya padanya.


Terbesit sebuah ide gila, dimana Kate harus memanfaatkan anak dalam kandungannya ini untuk mengambil hati Gaffi. Untuk mengusir pergi wanita yang menjadi benalu dalam rumah tangganya. Kate pun merasa bahwa anak ini, anak dalam kandungannya adalah sebuah keberuntungan yang Tuhan berikan padanya untuk mengubah semua jalan cerita pernikahannya.


Karena itu senang semangat membara,, Kate melakukan mobil yang dia kendarai menuju ke mansion Gaffi. Kate ingin segera mengatakan kabar bahagia ini pada sang suami. Kate pun langsung memarkirkan sembarangan mobilnya begitu sampai di dalam mansion Gaffi.


" Mas... Mas.... Aku pulang mas... " Kate menaiki tangga lantai dua menuju ke kamar Gaffi.


" Mas... Mas.... Aaaaarggfhhhhhhh..... "

__ADS_1


Semua pelayan berlarian ke asal suara teriakan tadi, tapi begitu melihat apa yang terjadi tak. seorang pun dari mereka bisa menghentikan apa yang telah terjadi di depan mereka..


__ADS_2