
Tidak pernah terbayangkan bagi siapapun orang tua melihat pernikahan anaknya hancur karena orang ketiga. Begitu pula dengan pasangan Keyleigh yang tidak pernah menyangka bahwa mereka menikahkan putri tungga kesayangan mereka dengan pria yang tidak bertanggung jawab. Lebih mengejutkan lagi alasan yang baru terkuak tentang pernikahan putrinya.
Lionel Keyleigh menemui Galen karena tidak bisa mengetahui keberadaan putri mereka. Lionel khawatir, Kate akan kembali pada Gaffi dan kembali menderita. Namun, rahasia yang diungkapkan oleh Galen. Lionel berkali-kali menyalahkan dirinya sendiri atas apa yang menimpa putri kecilnya.
" Saya berhak tahu karena Kate adalah putri saya... Jadi tolong katakan keberadaannya ketika saya tidak mempermasalahkan apa yang sudah Gaffi lakukan pada putri saya. " ucap Lionel mengintimidasi Galen. Namun tentu saja usaha itu gagal.
" Gaffi memang bersalah atas apa yang dilakukannya pada Kate. Namun perlu anda ketahui bahwa Kate juga memiliki kesalahan pada Gaffi dan keluarganya. Anda tidak tahu masalah itu kan? " ucap Galen tidak kalah mengintimidasi.
" Apa anda sedang membuat saya bingung? Terang saja anda membela saudara anda, tidak mungkin anda membela Kate yang bukan siapa-siapa anda.. Sekarang katakan dimana keberadaan putri saya.. " nada bicara Lionel mulai meninggi.
" Huft.... Saya akan mengatakan keberadaan Kate tapi sebelum itu perlu saya katakan apa yang seharusnya saya katakan... " jeda Galen.
" Saya tidak membela Gaffi karena nyatanya daddy saya memberi hukuman yang bisa dibilang sulit. Kehilangan fasilitas itu juga berarti kepemilikan saham Gaffi sudah dicabut. Itu bukannya mudah untuknya. Dan alasan kenapa. Gaffi berlaku buruk pada Kate adalah karena korban meninggal dalam kasus kecelakaan Kate adalah istri Gaffi. Dia juga kehilangan calon anaknya.. "
Duuuarrrr....
Tubuh Lionel Keyleigh membeku ditempat ketika mendengar alasan kenapa Gaffi berlaku buruk pada Kate. Jadi korban kecelakaan itu adalah istri Gaffi, pantas saja Gaffi menawarkan bantuan, namun nyatanya itu hanyalah sebuah jalan menuju keinginan Gaffi untuk balas dendam..
__ADS_1
" Jika seperti itu, kenapa anda tidak mencegahnya sedari awal.. Jika saja anda tidak diam saja, putri saya tidak akan mengalami hal seperti ini... "
" Anda yakin dengan ucapan anda? Karena setahu saya, saat itu Gaffi menawarkan bantuan pada anda dalam jumlah yang tidak sedikit jika anda merestui Gaffi menikahi Kate.... " bungkam, Lionel tidak lagi bisa menyanggah ucapan Galen karena itu benar adanya.
Apa yang Galen ucapkan memang benar adanya, bahwa ketika Gaffi mendatangi Lionel ketika ingin meminta restu, Gaffi menawarkan bantuan untuk perusahaan mereka yang sempat goyah karena kasus kecelakaan Kate.Bantuan dari Gaffi inilah yang bisa membantu Berliana Group bangkit dari keterpurukan dan mulai melebarkan sayapnya ke berbagai negara di dunia.
Lionel selalu membanggakan Gaffi pada semua tekan bisnisnya karena memiliki menantu sebaik Gaffi. Tanpa dia tahu bahwa Gaffi melakukan itu semua untuk membeli putrinya, anggap saja begitu.
" Dan harus anda tahu bahwa sejak awal Kate tahu bahwa Gaffi adalah suami korban. Dia pun menandatangani surat perjanjian dimana dalam surat itu Kate akan melakukan apapun asalkan Gaffi membantu Berliana Group.. Dan yang paling harus anda tahu adalah, Kate memilih berada disisi Gaffi ketika saya menawarkan bantuan padanya. Hal yang saya lakukan pertama kali ketika tahu tentang semua ini adalah menawarkan bantuan pada putri anda, namun dia menolak... " Galen mengklarifikasi agar dirinya tidak disangkut pautkan dengan semua ini.
Galen memberikan alamat keberadaan Kate dan mewanti-wanti agar Lionel dan istrinya hati-hati jika ke sana karena bisa saja mereka diikuti orang-orang Gaffi. Galen tidak menjamin apapun jika karena keteledoran orang tua Kate sehingga posisi Kate saat ini dapat diketahui Gaffi.
...*********...
Kate berlari turun dari lantai dua menuju ke teras tempat dimana orang-orang yang dia lihat turun dari mobil tadi sedang menunggunya disana. Kate begitu bahagia karena bisa bertemu dengan orang tuanya. Saking bahagianya Kate tidak peduli dengan perutnya yang masih sakit pasca keguguran beberapa waktu yang lalu.
" Pa,, ma... Kalian datang? aku rindu kalian.. " Kate langsung memeluk kedua orang tuanya. Sesaat mereka bertiga menangis meratapi nasib dan juga melepas rindu mereka yang tidak bisa dibendung lagi.
__ADS_1
Ketiganya sama-sama menangis, ketiganya sama-sama bersedih, juga sama-sama bahagia karena akhirnya bisa bertemu setelah beberapa ini tiba-tiba Kate menghilang.
Kate menatap wajah kedua orang tuanya yang basah karena air mata. Merasa bersalah karena telah membuat kedua orang tuanya bersedih karenanya. Jika saja waktu bisa diputar, maka Kate tidak akan pernah mengendarai mobil ketika sedang panik. Tapi waktu diputar pun juga tidak akan bisa kembali.
" Ma, aku tiba-tiba pengen makan udon... Yuk kota masak barang ma.. " ajak Kate menarik kedua orang tuanya untuk masuk dan langsung ke dapur.
" Disini bahan makanannya lengkap, ma.. Anak buah kak Galen rajin datang untuk mengirim bahan makanan setiap tiga hari sekali. Jadi mama bisa masak apapun untuk kita... " ujar Kate terlihat senang sekali.
" Apa Galen merawat mu dengan baik Kate? " tanya Lionel.
" Bukan Galen yang merawat ku, pa.. Galen hanya menolongku untuk lepas dari jeratan perjanjian ku dengan mas Gaffi. Selebihnya, semuanya bergantung pada ku. Dia hanya membantu, pa.. " jawab Kate membuat Lionel merasa tidak enak pada Galen karena sudah bicara yang tidak-tidak tadi.
Katharina memandang suaminya, merasa setuju jika memang sang suami harus meminta maaf dengan Galen. Tadi Lionel menceritakan pertemuannya dengan Galen dan akhirnya bisa mengetahui alamat Kate tinggal. Jadi seharusnya mereka mengucapkan maaf dan Terima kasih karena telah membantu putri mereka.
Katharina melihat begitu semangatnya sang putri mengeluarkan semua bahan membuat udon. Katharina jadi teringat hari-hari kebersamaan mereka dulu, sebelum Kate menikah. Memasak bersama, berbelanja bersama, dan yang lebih menyenangkan adalah menghabiskan uang Lionel bersama. Dan itu dilakukan satu minggu sekali hingga terkadang Lionel sampai harus demam merasakan tingkah istri dan putrinya.
Katharina ikut membantu putrinya menyiapkan semua bahan dan bumbunya. Sesekali Katharina mengusap air matanya, demi agar sang putri tidak melihatnya. Namun Kate memang sedari awal tahu bahwa mamanya ini tengah menangis. Kate mengusap punggung mamanya, berusaha menenangkan sang mama agar tidak lagi merasa bersalah atas apa yang terjadi.
__ADS_1
" Ma... Tolong mama sama papa jangan menangis lagi ya.. Saat ini, Kate sedang berusaha untuk bisa bahagia meski terkadang perihnya luka ini masih terasa. Tapi sungguh Kate ingin bahagia seperti dulu lagi. Karena itu, ma, pa, mari kita kembali lagi ke masa dimana dulu kita bisa bahagia bertiga tanpa ada siapapun yang merusak kebahagiaan kita... " ucap Kate sambil tersenyum. Senyum yang begitu indah, seindah wajahmu Kate namun tidak seindah nasib Kate.
" Lalu bagaimana Gaffi nak? Apa kalian akan bercerai? " tanya Katharina. Tapi Kate hanya menjawab dengan gedikan bahu saja karena sesungguhnya dia tidak tahu apa yang akan dilakukan Gaffi ke depannya...