
Lionel Keyleigh menutup kedua matanya ketika dokter yang menangani Kate mengatakan bahwa putri tersayangnya itu telah mengalami keguguran karena akibar dari Kate yang terjatuh dari tangga. Sejak pertama kali diberi kabar tentang sang putri yang harus dibawa ke rumah sakit karena terjatuh di tangga, Lionel menahan diri untuk tidak bertanya apa kejadian yang sebenarnya. Ketika hendak bertanya cerita sebenarnya, mata Lionel terbelalak melihat menantunya dipukul oleh saudara sendiri.
" Bajin**** ..... Dasar tidak tahu diri kau.... Lihat sekarang akibat dari apa yang kau perbuat.... " sentak Galen menghadap Gaffi.
" Len... Aku ingin melihat.... aaaakkkhhh.... " pekik Gaffi yang kembali mendapat hantaman dari tangan Galen ke arah rahangnya.
" Tidak perlu.... Mulai saat ini aku tidak akan membiarkan kau melihatnya... Pernikahan kalian selesai di sini... Pernikahan kalian berakhir mulai saat ini... " Galen berucap dengan nada yang menyiratkan emosi.
" Galen.... " pekik daddy Joaquin yang terkejut dengan ucapan putra sulungnya. Dalam hati dia bertanya-tanya apa yang terjadi.
" Ini bukan urusan ku Len... Kau tidak berhak memutuskan... " sentak Gaffi entah kenapa tidak rela jika berpisah dari Kate padahal dia selalu menjadi alasan utama hati Kate yang terluka.
" Bukan urusan ku kau bilang,, apa kau pikir aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di pernikahan kalian? Apa perlu aku bawa wanita bernama Emily itu ke sini untuk mengatakan yang sebenarnya terjadi... " tantang Galen membuat Gaffi terdiam terpaku di tempat tanpa bisa menyanggah ucapan dari Galen.
Lionel dan Katharina semakin bingung dengan pertengkaran antara menantu dan saudara kembarnya. Meski mereka mengarah pada satu pemikiran dari apa yang Galen ucapan, tapi baik Lionel maupun Katharina tidak mau menyimpulkan dahulu sebelum semuanya jelas.
Lionel menatap daddy Joaquin penuh tanda tanya, tapi sayangnya daddy Joaquin pun tidak tahu apa-apa disini. Daddy Joaquin menggeleng, pertanda dia sendiri juga bingung dengan pertunjukan dari kedua putranya di depannya ini.
" Nak Galen... Pernikahan ini antara Kate dan nak Gaffi, baik kamu maupun kami tidak bisa memutuskan begitu saja pernikahan ini... " Katharina mencoba menenangkan Galen dengan mengusap pundak pria itu.
" Menurut anda begitu nyonya Keyleigh, tapi apa Anda akan tetap bisa berpikir seperti itu jika anda dan tyan Lionel tahu kenyataan yang sebenarnya.. Kate bagi seorang Gaffi hanya.... "
" Diam kau Galen.... Jangan melewati batasan mu disini... " sentak Gaffi yang tidak ingin semua orang tahu yang sebenarnya.
Galen menatap sinis Gaffi dengan senyum mengejek yang dia tampilkan. Wajah yang begitu tampan itu terlihat menghina saudara kembarnya sendiri. Bahkan Galen mengumumkan kata pecundang tadinya saat Gaffi menghentikan ucapannya.
__ADS_1
" Beruntung wanita bernama Emily itu tidak hadir disini... Bagaimana jadinya ya, jika dia tahu bahwa dia hanya dimanfaatkan dan akan segera di buang jika urusan balas dendam mu selesai... " cibir Galen membuat Gaffi mengeluarkan keringat dingin seketika.
" Galen... Bisa kamu ceritakan sama saya, apa. yang sebenarnya terjadi.. Saya mohon Nak... " pinta tuan Lionel memelas.
Galen menatap sebentar tuan Lionel, kemudian kembali melihat Gaffi. Kali ini senyuman sarat ejekan itu semakin diperlihatkan Galen tanpa lagi ditahan. Hal ini membuat Gaffi tidak akan lagi bisa lepas dari ini semua. Gaffi pasti diminta bertanggung jawab untuk apa yang dia lakukan.
" Saya harap Anda dan istri Anda bisa menyiapkan hati dan mental kalian ketika saya menyampaikan hal ini. Bagaimana nantinya keputusan yang Anda berdua buat, saya sebagai putra tertua keluarga de Niels akan menerima itu semua dengan lapang dada... " ucap Galen sebagai pembuka.
Gaffi sudah menggelengkan kepalanya dengan wajah yang memelas berharap Galen tidak akan menceriakan semuanya. Tapi karena hari ini Galen melihat semuanya dengan mata kepalanya sendiri, dan melihat bagaimana Kate terjatuh dari tangga, membuatnya tidak bisa diam lagi.
Galen menghela nafas sebentar sebelum menceritakan semuanya tanpa ditutupi lagi. Perjanjian awal yang dibuat Gaffi dan Kate sehingga putri keluarga Keyleigh itu bisa bebas dari penjara dan berakhir menikahi Gaffi. Perlakuan Gaffi pada Kate selama enam bulan terakhir ini, hinaan dan yang terakhir Galen juga menceritakan tentang pelakor yang dibawa Gaffi ke rumah.
Jantung tuan Lionel berdetak dua kalo lebih cepat dari biasanya. Dadanya begitu sesak, saat mendengarkan bagaimana cerita Galen tentang putri yang dia sayangi itu. Emosinya langsung memenuhi setiap inci tubuhnya karena mendengar bagaiman putri yang dia besarkan dengan kasih sayang harus diperlakukan kasar dan dihina oleh pria yang dia puji sebagai menantu idaman.
Sakit.... Sangat sakit sampai tuan Lionel tidak mampu menahan isak tangisnya. Menyesal telah mengantarkan putrinya dengan kedua tangannya sendiri pada takdir kejam, pada pernikahan yang bagai neraka. Tuan Lionel mengepalkan kedua tangannya sebagai bentuk pertahanannya yang terakhir agar tidak maju dan menghajar Gaffi. Tuan Lionel masih menghormati tuah Joaquin dan bagian ya putrinya memang bersalah dalam kasus kecelakaan yang membuat istri pertama Gaffi meninggal.
Daddy Joaquin mendekati Gaffi dengan raut wajah penuh kekecewaan dan amarah.
PLAK.... PLAK...
Dua tamparan daddy Joaquin layangkan ke pipi kanan dan kiri Gaffi. Mommy Noura pun juga maju, tapi bukannya menampar, mommy Noura justru menangis dan memukuli tubuh Gaffi meski sejujurnya pukulan mommy Noura sama sekali tidak berasa.
" Inikah yang kami ajarkan sehingga kau bisa mengerti jadi pria kejam seperti ini? Inikah yang kami ajarkan sehingga kau menodai arti sebuah pernikahan? Inikah yang kami ajari sehingga kau menyakiti perempuan? Katakan Gaffi... KATAKAN SAMA MOMMY...!!!! " bentak mommy Noura dengan tangan yang terus memukuli putranya itu.
" Bukankah daddy dan mommy selalu mengatakan jangan pernah menyakiti perempuan karena itu sama saja dengan menyakiti mommy dan adik bungsu mu.. Tapi kenapa.... KENAPA TIDAK KAU DENGARKAN GAFFI DE NIELS... " mommy Noura pingsan.
__ADS_1
Daddy Joaquin kembali mendekat, menarik tubuh sangat istri kemudian kembali melayangkan pukulan ke tubuh Gaffi. Bukan lagi tamparan, tapi pukulan yang begitu kuat meski usia daddy Joaquin tidak lagi muda.
BUGH...
" Ini untuk apa yang kau lakukan pada menantu ku.."
BUGH...
" Ini untuk kau yang berani-beraninya membawa wanita lain ke dalam rumah tangga kalian... "
BUGH...
" Ini untuk kami yang sudah kehilangan calon cucu kami untuk kedua kalinya... "
BUGH...
" Ini untuk air mata mommy mu yang sudah kau tumpahkan... "
BUGH....
" Dan ini untuk luka yang kau buat di hati kedua orang tua Kate.... "
Gaffi tergeletak di lantai dengan kesadaran yang hampir saja hilang. Matanya berkunang-kunang, pandangannya menjadi kabur, telinganya berdengung kuat karena pukulan daddy Joaquin.
" Mulai sekarang kau bukan lagi bagian dari keluarga de Niels.. Mulai hari ini semua fasilitas yang aku berikan untuk mu aku akan mencabutnya... KAU BUKAN LAGI ANAK KU... " sentak daddy Joaquin.
__ADS_1
Gaffi masih bisa mendengarnya, setiap kata yang diucapkan daddy Joaquin dan itu menyakitinya. Gaffi pun juga melihat papa dari istrinya terduduk di lantai dengan derai air mata yang begitu deras. Gaffi melihat bagaimana wajah papa Kate setelah mendengar apa yang sudah dia perbuat.
Gaffi melihat papa Lionel, sangat terluka karena putrinya yang dia jaga justru disakiti sedalam-dalamnya oleh Gaffi. Papa Lionel hancur sehancur hancurnya karena melihat dan mendengar bagaimana putrinya terluka. Inilah sakit hatinya seorang ayah, ketika putri yang dia besarkan dengan kasih sayang, justru menderita karena pria yang dinikahinya....