MENGEJAR MAAF SANG ISTRI

MENGEJAR MAAF SANG ISTRI
Kemajuan yang pesat


__ADS_3

Kate mulai kembali beraktifitas seperti sebelumnya. Dia tetap pergi ke toko miliknya, yang sudah ada beberapa cabang di kota yang ditinggali Kate saat ini. Namun, selain sibuk dengan tokonya, Kate mulai kembali menjalani pengobatan yang selama beberapa tahun belakangan ini tidak begitu dia perhatikan dengan betul.


Pagi ini Kate menjadwalkan dirinya untuk pergi ke dokter Anastasya. Terakhir kali mereka bertemu bahkan sudah tiga sampai enam bulan yang lalu. Kate rasanya malu menemui dokter Anastasya, tapi demi niatnya yang sudah menjadi keputusannya, Kate harus menerima konsekuensi dari kesalahan yang dia buat sendiri.


" Dokter, maafkan kelalaian saya dalam menjalani pengobatan.. Saya benar-benar merasa tidak enak sekarang ini duduk di depan Anda setelah saya melakukan kesalahan dengan mengabaikan pengobatan saya.. " ucap Kate menundukan kepalanya sebagai sikap dirinya meminta maaf pada dokter Anastasya.


" Jangan seperti itu Nona Kate.. Saya tidak marah atau mempermasalahkan tindakan Anda yang mengabaikan pengobatan. Sebenarnya pengobatan itu harus dijalani dengan hati yang ikhlas dan siap p


dari pasien itu sendiri. Tidak bisa kami para dokter memaksa pasien untuk menjalani pengobatan karena itu adalah hak pasien... Kami adalah orang yang membantu pasien, bukan memaksa pasien untuk mengikuti apa yang kami inginkan.. " dokter Anastasya mencoba menenangkan Kate yang memang terlihat sangat bersalah dengan apa yang telah dia lakukan.


" Ehmm.. Kalau boleh saya tahu, apa yang membuat anda sangat sibuk sehingga melupakan pengobatan? Apa Anda sudah mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk anda? " tanya dokter Anastasya hanya sekedar ingin tahu tanpa ada maksud apapun.


" Saya disibukan dengan toko bunga dan cafe saat, dok.. Saya membesarkan bisnis saya ini hingga kini sudah memiliki beberapa cabang. Karena itu saya jadi sering sekali absen saat jadwal pengobatan tiba.. Maafkan saya dokter.. "


" Jangan meminta maaf, atau saya akan semakin merasa tidak becus menjadi seorang dokter. Maksud saya bertanya mengenai masalah itu bukan untuk menghakimi Anda, melainkan ingin mengetahui sejauh apa hal itu bisa membuat Anda sembuh dari penyakit ini.. Hanya itu, tidak ada maksud lain.. "

__ADS_1


" Saya tidak pernah sekali pun mengalami gangguan ketika saya disibukan dengan pekerjaan saya dok.. Tidak sekalipun saya pernah kumat, pikiran saya dan hati saya juga tidak was-was.. Saya senang menjalani pekerjaan saya.. Itulah yang saya rasakan, saking senangnya saya lupa tujuan saya berada di kota ini.. " cerita Kate tentang perasaannya semenjak sibuk dengan sesuatu yang dia sukai.


" Kalau begitu, anggap saja kesibukan Anda selama ini adalah bentuk pengobatan dari saya. Terapi menjalani kehidupan yang disenangi, juga bisa membuat penyakit hati bisa sembuh. Anda tidak ketakutan ketika menjalani aktifitas padahal banyak bertemu dengan orang baru. Menandakan kemajuan yang pesat dari proses penyembuhan Anda.. " terang dokter Anastasya menilai.


Kate banyak bercerita tentang pekerjaannya yang sekarang dan tentang bagaimana dia menjalani hari-harinya selama beberapa tahun terakhir ini. Memang Kate tidak lagi kambuh, ketakutan dan antisosial. Sekarang Kate memiliki banyak teman, relasi bisnis, dan juga pelanggan yang selalu mensuport dirinya sejak awal hingga kini.


Terus terang Kate nyaman sekali dengan kehidupan sekarang. Andai kata Gaffi tidak sampai jatuh, Kate mungkin akan semakin larut dan melupakan tujuan awalnya kemari. Kate juga menceritakan mengenai ketakutan pertama Kate setelah sekian lama adalah ketika mendengar suaminya masuk rumah sakit dalam kondisi OD karena obat anti depresan.


Dokter Anastasya terkejut pada dua poin penting dicerita Kate barusan. Pertama mengenai fakta bahwa Kate sudah menikah, dan kedua adalah suami Kate OD obat anti depresan. Kate pun menjelaskan apa yang menjadi penyebab dari suaminya seperti itu, dan itu semua karena dirinya. Kate hampir saja jatuh kembali ke lubang yang sama andai Galen tidak bertindak tegas padanya.


" Boleh saya tahu apa yang dia katakan pada Anda? " dokter Anastasya penasaran.


" Dia mengatakan bahwa di dunia ini kita tidak akan bisa menggenggam banyak hal yang kita inginkan tanpa adanya pengorbanan. Dia mengatakan saya untuk membuat keputusan, apakah harus menggenggam atau melepaskan dan itu berlaku untuk kedua hal yang membuat saya merasa berat untuk memilih.. " jawab Kate sama seperti apa yang Galen ucap kan padanya.


" Ipar Anda orang yang hebat pastinya.. Bisa mengatakan hal seperti itu, berarti kakak ipar Anda sudah mengalami hal yang lebih banyak dari yang saya saja pernah alami.. "

__ADS_1


" Benar dok.. Di keluarga suami saya, dia yang menjadi idola oleh semua sepupu perempuannya. Bahkan adik kandungnya sendiri yang perempuan juga mengatakan bahwa dia menginginkan ipar saya itu menjadi suaminya andai mereka bukan saudara.. "


" Hahahahaha.... Saya jadi penasaran bagaimana ipar Anda itu.. Apakah dia masih single? " tanya dokter Anastasya semangat.


" Dia bukan single dok, malah dia adalah duda... duren... Sayangnya dari yang saya dengar, kakak ipar saya ini telah memiliki tambatan hati.. Tapi siapa orangnya tidak ada yang mengetahui.. " jawab Kate yang langsung membuat dokter Anastasya lemas.


" Hilang sudah kesempatan kita menjadi ipar nona Kate... " ganti sekarang Kate yang tertawa karena ucapan dokter Anastasya.


Agenda hari pertama Kate melakukan pengobatan adalah dengan saling terbuka dengan dokter Anastasya. Keduanya sama-sama curhat untuk membangun kembali chemistry yang sudah renggang sejak Kate yang jarang datang untuk berobat.


Jika Kate cenderung pemalu dalam memulai sebuah hubungan, lain dengan dokter Anastasya yang pandai bergaul dengan siapapun sejak masih muda. Karena inilah keduanya cocok karena mereka saling melengkapi. Sesi pertama pengobatan penyakit mental Kate berakhir dengan sangat baik. Kate pun memiliki kemajuan yang pesat dari pengobatan alami di kesehariannya di luar sana. Dan sekarang hanya perlu membuat Kate bisa menerima masa lalunya agar itu tidak menjadi kelemahannya lagi.


" Senang berbincang dengan anda dok.. Akan saya sampaikan salam anda padanya.. " ucap Kate menggoda dokter Anastasya.


" Ya.. Ya.. Sampaikan salam saya ya,, bilang kalau saya mengangumi nya karena kata-kata indahnya itu.. Hehehe... "

__ADS_1


Kate pun memilih langsung ke toko setelah menemui dokter Anastasya. Jadwal mereka berikutnya adalah minggu depan, dan diharapkan Kate akan kembali menghadirinya. Kate pun juga berjanji akan datang karena dia telah membuat keputusan untuk sembuh, agar bisa meraih apa yang menjadi impiannya.


__ADS_2