MENGEJAR MAAF SANG ISTRI

MENGEJAR MAAF SANG ISTRI
surat Kate


__ADS_3

Dear kak Gaffi...


Oh Ya Tuhan, aku tidak menyangka kau mengirimi ku surat. Tapi lebih tidak menyangka lagi jika isinya hanya dua baris kalimat..


' Bagaimana kabar mu Kate...? '


' Aku merindukan mu.... '


Tidak bisakah kau menulis surat dengan kata-kata yang lebih panjang lagi. Contoh surat yang aku kirim kan padamu ini..


Setidaknya aku bisa menjadikan surat mu sebagai kenang-kenangan jika kalimatnya banyak dan panjang. Yang kemarin itu apaan? Lebih mirip surat anak taman kanak-kanak.


" Hahahaha.... Kau bilang surat ku seperti anak kecil.. Oh Kate,, butuh waktu berjam-jam, hingga aku bisa menulis dua kalimat itu.. " monolog Gaffi mengomentari komentar Kate di suratnya.


Lewat kan masalah itu, dan jangan diulangi..


Kabar ku baik, aku pun merindukan kakak dan Carmel, tiap hari bahkan tiap detik. Rasanya aku ingin pulang dan memeluk kalian, tapi aku tidak bisa karena aku harus berobat.. Kata kak Galen, kau harus menunjukkan kegigihan mu untuk mendapatkan maaf dari ku agar kita bisa hidup bersama.


***Apa kakak tahu jika aku sekarang memiliki sebuah toko bunga yang aku namai, Carmel' s Flower. Itu adalah kegiatan ku disini, merawat bunga juga..

__ADS_1


Menurut dokter itu salah satu cara agar aku bisa melatih diri ku untuk bersabar dan menghargai setiap proses yang ada di dalam hidup. Obat dan termasuk terapi penyakit mental ku..


Tapi apa kakak tahu juga, bahwa aku merindukan mu lebih dari apapun. Padahal baru enam bulan ya,, tapi rasanya lama sekali.. Apa yang harus aku lakukan***..


Tes....


Air mata Gaffi menetes begitu saja ketikan membaca kalimat terakhir sang istri. Bohong jika Gaffi tidak merindukan Kate. Karena sejak mereka pisah rumah, dan Galen menyembunyikan Kate, total sudah lebih dari enam bulan lamanya. Bagaimana mungkin Gaffi tidak rindu.


Selama mereka hidup bersama dalam pernikahan, Gaffi selalu melihat Kate dalam diam dan tidak ada yang tahu. Gaffi senang Kate ada didekatnya, meski saat itu dia justru terus menerus menyakiti Kate. Tapi dia senang ada Kate di setiap sudut mansion nya. Sebuah kenyataan yang terlambat Gaffi sadari.


Meski dengan pandangan yang sedikit kabur akibat tangisannya, tapi Gaffi tetap melanjutkan surat yang ditulis Kate untuknya. Ini baru lembar pertama, masih ada dua lembar lagi dan Gaffi ingin sekali membaca tulisan tangan dari sang istri.


***Aku dengar dari kak Galen,, kakak disana berlaku baik dan tidak membuat masalah. Syukurlah jika memang seperti itu. Dan jangan khawatirkan aku disini, meski kita berjauhan, sebisa mungkin aku akan menjaga hati ku jika kakak juga menjaga hati kakak.


" Tentu saja... Aku pasti... Akan selalu menjaga hati ku untuk mu... Maafkan aku Kate... Sungguh maafkan aku... " air mata penyesalan Gaffi semakin berlinang deras. Bagaimana pun, situasi yang sulit ini berawal dari keegoisannya. Berawal dari dirinya yang tidak mau mengambil sebuah hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi dalam hidupnya. Salah satunya adalah kepergian Bellvania.


***Aku ingin bertanya pada mu kak,, apa kau pernah memimpikan kak Bells?


Kemarin aku memimpikan dirinya mendatangi ku dan mengajak ku mengobrol. Kak Bells mengatakan pada ku agar aku tidak lagi membebani hati ku sendiri dan berusaha untuk terbuka..

__ADS_1


Karena jujur menjalani proses pengobatan untuk penyakit mental itu sangat menyakitkan kak.. Aku harus kembali ke masa terkelam dalam hidup ku untuk bisa lepas dari rasa bersalah dan trauma.. Rasanya begitu menyakitkan dan aku terkadang tidak kuat.


Tapi kak Bells mengatakan pada ku, setiap rasa sakit yang dialami oleh kita adalah bagian dari kebahagiaan itu sendiri. Karena itu, terkadang saat kita teramat bahagia, kita menangis. Aku baru sadar ucapan kak Bells benar ketika berpikir lagi, bahwa apa yang diucapkan itu benar dan aku mengalami itu semua..


Maaf kak sepertinya sampai disini dulu surat ku.. Ternyata sudah sampai tiga lembar begini ya... Salam untuk keluarga di sana.. Jaga kesehatan dan berikan cium dan sayang ku untuk Carmel..


I always love you, two..


^^^dari istri mu tersayang^^^


^^^Kate***^^^


Gaffi menutup dari Kate dan memeluknya, seolah dia tengah memeluk orang yang menulis surat itu. Air mata Gaffi memang belum surut, karena semakin diingat semakin dia ingin menangis. Mengecewakan keluarga dan wanita yang mencintai dirinya dengan tulus karena keegoisannya. Belum. lagi putri kecilnya harus besar dan tumbuh tanpa seorang ibu karenanya. Gaffi merasa dia teramat bodoh sampai membuat dirinya dan Kate berada di posisi serba sulit seperti saat ini.


Karena lelah menangis, Gaffi sampai ketiduran dengan masih memeluk surat dari Kate. Surat dari Kate ini adalah pengganti dari wanita yang dirindukannya hingga Gaffi pun terlelap dengan sangat nyenyak. Tidur ternyenyak yang dia miliki setelah kematian dari istri pertamanya, Bellvania.


Keesokan harinya Gaffi terbangun masih dengan memeluk surat dari sang istri. Gaffi menggelengkan kepala heran dengan tingkahnya yang mirip ABG yang sedang jatuh cinta dan mendapatkan surat cinta dari kekasih hatinya. Rasanya konyol sekali, tapi memang Gaffi senang mendapatkan surat dari Kate. Gaffi pun lekas mempersiapkan diri karena seminar akan segera dimulai.


Mengenakan setelah jas hitam dengan kemeja berwarna putih tentunya dengan merk pakaian pria termahal yang pernah ada di dunia ini. Jas limitted edition yang hanya dibuat khusus untuk Gaffi dan itu satu-satunya. Terlihat begitu tampan dengan rambut yang ditata rapi, wajah penuh kharisma memancarkan aura mempesona, seorang Gaffi de Neils memasuki aula yang dijadikan tempat seminar.

__ADS_1


Gaffi menyapa beberapa senior di dunia kedokteran, tapi kemudian matanya menangkap sosok yang sangat dikenalnya. Kebetulan sosok itu juga melihat kedatangan Gaffi. Keduanya sama-sama tersenyum dan menghampiri satu sama lain.


" Aku sangat merindukan mu, dokter tampan... "


__ADS_2