MENGEJAR MAAF SANG ISTRI

MENGEJAR MAAF SANG ISTRI
akhir kenangan pahit


__ADS_3

Hati ini adalah hari ketiga dimana Kate menghilang dari kediaman Keyleigh. Hari ini bagi Kate juga merupakan awal dari semua trauma nya saat ini. Awal yang membuat dia akhirnya menjadi sosok yang memiliki penyakit mental. Karena dihari inilah Kate mulai mendapatkan kekerasan fisik dari pria yang membawanya pergi dari mansion Keyleigh.


Kate kecil yang melihat Nella ditarik paksa oleh pria yang membawanya itu, segera kembali menarik tangan Nella agar bisa mencegah Nella dibawa pergi. Apa yang Kate lihat kemarin membuat anak ini waspada jika Nella akan kembali disakiti sama seperti apa yang terjadi kemarin ketika Kate mengintip sebuah kejadian yang seharusnya tidak Kate lihat.


Bagi Kate, kejadian yang menimpa Nella kemarin adalah sebuah kejadian yang menyakitkan. Karena Kate mendengar Nella berteriak kesakitan bahkan meminta ampun tapi oleh pria itu tidak dipedulikan. Jadilah Kate berasumsi bahwa apa yang terjadi pada Nella adalah hal yang tidak baik.


Karena menghalangi niat pria itu untuk kembali memperkosa Nella, membuat Kate mendapatkan pukulan dan tendangan pada tubuh kecilnya. Beberapa kali pria itu memukul Kate sampai pada akhirnya Kate pingsan karena kesakitan, dan Nella kembali diperlakukan layaknya pelacur di depan tubuh Kate yang pingsan. Nella menangis histeris merasakan sakit pada tubuh dan hatinya atas peristiwa yang terjadi kini.


" Kate... Kate bangun... " Nella berusaha membangunkan Kate setelah kejadian buruk tadi berakhir. Nella sempat menggendong tubuh Kate ke ranjang kamar nya barulah dia membersihkan diri dari sisa-sisa hal yang menjijikan yang baru saja dia alami.


" Kate... Bangun... Maafkan kakak ya karena nggak bisa jaga kamu.. Maafkan kakak Kate... " Nella kembali menangis karena Kate tidak kunjung membuka matanya.


Lama Nella menangis hingga akhirnya dia terlelap di samping Kate dalam posisi duduk. Tak lama dari Nella yang terlelap Kate mulai membuka matanya. Tubuhnya terasa sangat sakit sekali saat ini, membuat Kate kembali menangis. Kenapa hal ini harus dia alami,?


" Mama, papa.. Kate rindu.. Kate ingin pulang... Hiks... Hiks... " lirih sekali Kate menangis karena tidak ingin membangunkan Nella.

__ADS_1


Lama Kate menangis hingga akhirnya dia kembali lagi terlelap karena kelelahan. Hari ini memang hari yang paling melelahkan di sepanjang hidupnya. Selain hari melelahkan, juga hari yang paling menyakitkan di dalam hidupnya. Karena ini untuk pertama kalinya Kate mendapatkan kekerasan dari orang. Sebelumnya tidak akan ada yang berani berlaku keras dengannya. Karena Kate adalah anak tunggal dari pasangan Lionel dan Katharina.


Beberapa hari berikutnya, Kate selalu mendapatkan kekerasan baik itu fisik maupun mentalnya. Doa selalu disuguhkan dengan pemandangan yang tidak sepantasnya anak berumur enam tahun melihatnya. Nella teman baiknya disana bahkan sampai pada akhirnya tidak bernyawa karena terlalu kasar pria itu memperkosa nya dan melakukan kekerasan fisik selama memperkosa Nella.


Kate ketakutan, tidak ada lagi teman, dan pria itu mulai menargetkannya. Beruntung dia masih sangat kecil sehingga Kate tidak sampai diperkosa sama seperti Nella. Tapi Kate mendapatkan pelecehan dari pria yang menculiknya itu. Mental Kate benar-benar dihancurkan, sampai ke dasar. Kate menjadi pendiam, bahkan tatapan nya selalu kosong. Andai bisa, Kate akan memilih mati seperti Nella dengan begitu dia tidak akan lagi merasakan kehancuran seperti ini.


...*********...


Kembali ke masa sekarang, Kate baru saja terbangun dari tidurnya. Tidur yang cukup panjang karena bisa memimpikan kejadian paling ingin dia kubur selama ini. Kejadian dimana dia menjadi memiliki penyakit mental dan menutup diri serta mulai menyalahkan dirinya sendiri karena apa yang menimpa Nella.


" Andai bisa menjadi diri mu, berapa beruntung nya aku yang bisa melepaskan semua beban ini sama seperti mu kak.. " gumam Kate menatap ke jendela kamar yang di huninya malam ini.


Kate keluar kamar setelah membersihkan dirinya. Ketika keluar kamar, semua pegawainya sudah berkumpul di meja makan dan hanya menunggunya. Kate merasa tidak enak karena itu pun meminta maaf karena lama keluar kamar karena ketiduran. Alasan itu yang Kate gunakan padahal dia hanya kepikiran tentang masa kelamnya dulu.


" Silahkan disantap hidangannya bu bos.. Biar nanti ada tenaga buat ngepak bunganya sampai pagi.. " ujar Calosa bercanda.

__ADS_1


" Ish kamu ini... Selalu deh yang paling bisa.. " Kate tersenyum melihat tingkah pegawainya.


Mereka sudah seperti keluarga karena pada dasarnya selain Kanaya, semuanya adalah pendatang. Ada yang baru saja di PHK dari perusahaan tempatnya bekerja, beruntung bisa bertemu dengan Kate dan bekerja bersama Kate. Tentu Kate tidak mempermasalahkan apakah mereka di PHK atau apapun yang terjadi di pekerjaan lama mereka, karena bagi Kate yang terpenting ketika mereka bekerja bersamanya.


Kate jadi teringat dengan idenya beberapa hari yang lalu tentang dibukanya toko kudapan di dalam Carmel's flower ini. Kate pun berniaga mengutarakan hal tersebut sekarang untuk mendengar bagaimana para pekerja nya berpendapat tentang idenya ini.


" Ehm.. Aku ingin tanya pendapat kalian dulu ya.. Kalau semisal di dalam toko bunga kita buat ada kedai kue dan kopi, apakah menurut kalian itu bagus? " tanya Kate menatap pegawainya penuh harap.


Semuanya nampak masih terdiam, belum ada sedikit pun yang menanggapi ucapan Kate. Bukan tidak setuju, tapi perlu berpikir dulu baik dan buruknya. Tidak bisa sembarangan karena bisa merusak tatanan yang sudah ada. Jadi benar-benar harus dipikirkan matang tentang usul dari Kate ini.


" Kalau kita coba dulu tapi jika responnya buruk kita nggak akan bisa memperpanjang kegiatan ini karena akan mempengaruhi toko bunga kita kak Kate.. Itu sih menurut ku.. " ujar Calosa.


" Tapi boleh juga sih idenya. Soalnya kan memang lokasi kita ini sangat luas kalau dibuat cafe outdoor juga bagus.. " ujar Kanaya.


" Kita pikirkan nantinya saja ya, sesudah masalah pesanan kali ini selesai. Soalnya harus ada pembicaraan yang serius dan rencana yang matang. Nggak bisa gitu aja kita membuat keputusan tanpa survei dulu.. Ya kan.. " ujar Kate. Dia sadar tidak semua bisa menerima idenya. Karena bagaimana pun idenya ini termasuk cukup beresiko.

__ADS_1


__ADS_2