MENGEJAR MAAF SANG ISTRI

MENGEJAR MAAF SANG ISTRI
tanggung jawab kepala keluarga


__ADS_3

Hal di dunia ini menurut Galen paling konyol adalah ketika dia dituduh mencintai istri pria lain, tapi kini saudaranya sendiri yang menuduhnya mencintai iparnya. Sungguh konyol sekali kan, sampai rasanya Galen ingin menenggelamkan diri saja ke samudera Hindia saat ini. Apakah otak saudaranya ini tertukar dengan otak pasiennya sehingga lebel jenius itu hanya palsu belaka. Tapi melihat wajah Gaffi memerah seperti ini, rasa-rasanya memang sedang serius sekali meski konyol.


" Otak jenius mu tertinggal di rumah sakit atau di mansion? Jika iya silahkan kau ambil dulu baru bicara dengan ku..." ujar Galen kemudian kembali berkutat dengan berkas-berkas di depannya.


" Aku serius ya... Apa maksud mu meminta Emily dan Canos menyembunyikan hubungan mereka dan tetap membiarkan Emily memiliki hubungan gelap dengan ku? Jawab Galen !!!" sentak Gaffi.


Ooooo, kini Galen tahu apa yang membuat Gaffi marah. Tapi sungguh tidak terpikirkan oleh Galen bahwa dirinya akan dituduh menyukai iparnya sendiri. Sungguh luar biasa sekali pemikiran Gaffi itu, menurut Galen.


" Jika itu masalahnya kenapa kau malah menuduh ku suka pada Kate? kau tahu dengan betul siapa yang aku sukai dan kenapa aku masih betah sendiri tanpa pacar. Menikah pun kemarin juga karena dijebak agar anak yang dikandung mantan istri ku ada bapaknya.." terang Galen masih tidak percaya.


" Kali aja kau sudah melupakan wanita itu dan beralih mencintai istri ku.. Kan Kate itu cantik dan lembut.." Gaffi masih mempertahankan pendapatnya.

__ADS_1


" Jika tahu begitu kenapa kau menyakitinya? Kau selingkuh bahkan, apa kau tahu sampai akhir aku sudah berusaha menutupi itu dari daddy dan mommy? Lalu ini balasan mu pada ku?" Galen menatap sinis Gaffi yang ada di depannya. Tidak tahu terima kasih sama sekali karena dilindungi.


" Ck... Jangan mengalihkan pokok pembicaraan.. Sekarang katakan pada ku kenapa kau melakukan ini semua? Apa alasannya Galen?" Gaffi tetap memaksa.


" Untuk membuat mu juga merasakan enaknya dikhianati. Sekarang aku tanya pada mu, bagaimana perasaan mu ketika tahu semua itu? Kau merasa tidak enak kan di hati mu meski kau tidak mencinta Emily tapi kalian bahkan lebih intim dari sekedar suami istri." tanya Galen ingin tahu pendapat Gaffi.


Yang ditanya saat ini hanya diam saja karena tidak tahu harus mengatakan apa. Memang rasanya tidak nyaman sekali ketika tahu ternyata Emily memiliki kekasih saat keduanya masih menjadi pasangan selingkuh. Hatinya tidak nyaman bukan sakit, apa itu yang dirasakan Kate, atau bahkan lebih parah lagi mungkin karena Kate mencintainya.


" Kenapa diam? Sudah bisa berpikir kan sekarang? Gaffi, bagi ku kau saudara ku, dan tugas ku adalah melakukan segala cara untuk menuntun saudara ku ke jalan yang benar jika dia tersesat. Aku tidak mengatakan diri ku sok baik dari kalian semua, manusia tidak ada yang sempurna begitu juga diri ku. Tapi tidak mungkin aku diam saja kan ketika aku tahu kau salah langkah." Galen bangkit dari kursi kebesarannya berjalan mendekat ke tempat Gaffi duduk.


" Aku rela menjadi orang yang dibenci oleh kalian semua asalkan aku bisa membawa kalian ke jalan yang benar. Gunanya seorang saudara apalagi aku yang sulung adalah menegur jika ada yang salah, dan membela jika memang itu patut untuk dibela. Aku tidak pernah pilih kasih dengan kalian semua saudara ku karena aku tidak ingin kalian bertengkar karena iri.. Maaf aku terlalu ikut campur dalam urusan pribadi mu, tapi aku tidak bisa pura-pura buta jika saudara ku berbuat salah." ujar Galen panjang lebar.

__ADS_1


Gaffi memikirkan ucapan yang terucap oleh Galen. Memang benar apa yang dikatakan oleh si sulung ini, karena nyatanya memang begitu. Sejak kecil sampai sekarang Galen akan akan menjadi hakim dan pengacara untuk saudaranya saat mereka di posisi benar ataupun salah. Galen tidak akan membiarkan orang lain menghakimi saudaranya sendiri meski mereka bersalah sekalipun.


Dalam kasus Gaffi saat ini, Gale hanya ingin Gaffi menyadari kesalahan yang dia perbuat. Kenapa memilih menikahi Kate jika hanya untuk disakiti? Kenapa memiliki selingkuhan hanya untuk membuat wanita yang menjadi istrinya terluka? Apa denda sekuat itu hingga membutakan mata Gaffi? Itulah yang menjadi dasar perbuatan Galen pada Gaffi. Bukan benci, bukan ingin ikut campur, tapi lebih kepada tidak ingin jika saudaranya disalahkan orang lain, jadi sebelum itu terjadi, Galen ingin menegur saudaranya lebih dahulu.


" Aku tidak menyangka kau berpikir sekeras itu?' perkataan Gaffi ini terlontar begitu saja dari mulutnya. Tidak ada maksud apa-apa, hanya sebuah kalimat yang dipikirkan Gaffi saat ini tentang Galen.


" Aku adalah calon kepala keluarga, dan lagi aku yang paling tua di antara kalian meski hanya beberapa menit. Kalian semua itu nantinya akan menjadi tanggung jawab ku. Dan aku harap kerja sama dari kalian.." ujar Galen menutup pertemuan mereka kali ini.


Empat tahun pertama masa tumbuhnya, anak-anak daddy Joaquin dan mommy Noura hidup tanpa kasih sayang dari mommy mereka. Hal itu membuat kelima anak ini tumbuh lebih dewasa dibandingkan anak seusai mereka. Apalagi Galen, karena dia yang tertua. Saat anak seusia mereka baru bisa berhitung, Galen sudah bisa perkalian dan pembagian, bahkan kuadrat.


Saking jeniusnya dan dewasanya, Galen sangat jaang menghabiskan waktunya untuk pribadinya sendiri. Lebih sering duduk mengawasi adik-adiknya bermain. Begitu pula ketika mereka berlima dewasa, Galen hanya melihat dari kejauhan sembari mengamati semua saudaranya

__ADS_1


__ADS_2