
Sampai di kamar Dokter Steffy, Theo segera merebahkan Steffy ke atas tempat tidur. "Istirahatlah, aku akan membuatkan minuman hangat untuk anda Dokter." ucap Theo.
"Thanks, Theo." jawab Dokter Steffy sambil tersenyum.
Saat Theo berjalan ke arah pantry di apartemennya, Dokter Steffy langsung mencari tongkat pemukul bisbol miliknya. Kemudian ia mengendap endap menyusul Theo yang sedang membuat minuman di pantry.
Dengan cepat Dokter Steffy memukul tengkuk Theo dan membuat Theo terhuyung. Karena posisi berdiri Theo berdekatan dengan Bar Kitchen milik Dokter Steffy, ia pun terjatuh dan kepala bagian belakangnya terantuk ujung dinding Bar Kitchen hingga mengeluarkan darah segar.
__ADS_1
"Oh My God, aku salah perhitungan." ucap Dokter Steffy yang langsung mengambil kotak obat miliknya dan mengobati kepala Theo yang mengucurkan darah segar.
Dengan sekejap saja, darah yang mengucur dari kepala Theo pun sudah berhenti dan Dokter Steffy langsung membalutnya dengan perban. Setelah selesai, Dokter Steffy langsung memanggil orang untuk mengangkat Theo ke kamarnya.
"Akhirnya usahaku tidak sia-sia. Malam ini kau akan menjadi milikku selamanya Theo." gumam Dokter Steffy sambil memandangi wajah Theo yang terbaring di atas tempat tidurnya. Ia pun menyuntikkan bius yang sengaja ia bawa dari rumah sakit.
Setelah itu Dokter Steffy pun menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sudah terasa lengket karena sedari pulang dari kantor ia memang langsung pergi dengan Theo. Tak lupa ia membawa lingerie yang memang sudah ia siapkan sejak semalam ia memiliki ide.
__ADS_1
Dia tersenyum simpul melihat Theo tertidur di atas ranjangnya. Saat baru hendak memegang rahang Theo, ponsel Theo pun berdering. Dengan cepat Steffy mengambil ponsel Theo dan mengalihkan panggilan dari Geoffrey.
"Maafkan aku, Geoffrey. Aku pinjam asistenmu semalam saja." gumam Steffy sambil mencoba membuka kunci layar ponsel milik Theo menggunakan sidik jari Theo.
Steffy merebahkan tubuhnya di samping Theo sambil mengecek isi ponsel Theo. Satu per satu ia buka, tidak ada yang mencurigakan dari sosial media milik Theo. Steffy pun membuka galeri foto milik Theo dan ia mulai mengerutkan dahinya melihat banyak sekali foto Direktur Muda Grizelle Alexandria di galeri foto Theo.
"Hemm, candid foto Direktur Muda," gumam Dokter Steffy. "Apa dia wanita yang kau cintai, Theo?" tanya Steffy pada Theo yang masih tidak sadarkan diri. "Mimpimu terlalu tinggi, kau hanyalah seorang asisten meskipun kau terlihat sangat tampan. Tapi yang kau cintai adalah wanita luar biasa yang mungkin akan sulit untuk kau gapai." ucap Steffy sambil memainkan jarinya di wajah Theo.
__ADS_1
Steffy mulai membuka baju Theo satu persatu, mulai dari dasinya, kancing bajunya dan kini kemejanya sudah terlepas. Kini ia beralih membuka ikat pinggang Theo dan melepaskan celana panjangnya. Tak lupa ia melepas kaos dalam Theo. Kini Theo bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana boxernya.
Dengan cepat Steffy meraih ponselnya dan mengambil beberapa gambar dirinya bersama Theo. Tiba-tiba ponselnya berdering karena ada panggilan dari Geoffrey. Steffy sengaja tidak mengangkat panggilan dari Geoffrey karena ia tidak ingin membuang waktunya begitu saja bersama Theodore.