Mengejar Pelangi

Mengejar Pelangi
Siapa Lagi?


__ADS_3

Sepeninggalan Tuan Geoffrey, Levi langsung menghubungi Roy, asisten kepercayaan Zella untuk mengusut kasus ini.


Karena bagi Levi, tidak mungkin Tuan Richard yang ingin mencelakai istrinya jika ternyata ia sendiri yang memakan makanan yang mengandung racun berbahaya itu. Yang sangat Levi curigai saat ini adalah Renata, karena hanya dia lah yang selama ini terus berupaya mencelakai Zella.


Azel kini menemani Levi untuk melihat keadaan adik kesayangannya serta membahas keadaan yang hampir saja merenggut nyawa Zella.


"Aku sangat mencurigai Renata, teelebih dia adalah mantan kekasih Richard." ucap Azel sambil mengamati salinan CCTV di laptop Azel.


"Aku sedang memanggil asisten Roy kemari untuk membantu mengusut masalah ini. Karena jika aku perhatikan dengan seksama, ada beberapa rekaman CCTY yang tidak bersambung. Dan racun yang dibubuhkan dalam makanan itu bukanlah racun yang mudah ditemukan di toko toko, melainkan racikan khusus yang mematikan." jelas Levi pada Azel membuat Azel kali ini bergidik ngeri.


Banyak pertanyaan yang muncul dalam benak Azel. "Apa yang sebenarnya mengusik kehidupan Zella?"


"Apa karena Zella menolak beberapa pria yang mencintainya selama Levi belum ditemukan?"


"Atau karena dendam seseorang kepada Zella?"


Tak lama kemudian, Roy datang dan langsung menghadap pada Levi dan Azel memberikan laporan tentang kegiatan Renata hari ini.

__ADS_1


"Ternyata Renata sudah mengakui alasannya menikahi Tom meskipun dalam keadaan mabuk." gumam Azel.


"Hari ini dia meninggalkan hotel dan pergi ke rumah lama Tom dan tidak keluar dari rumah sampai detik ini." timpal Levi yang mengecek rekaman dari Roy.


"Benar, Tuan. Kali ini Renata sudah dalam pantauan orang suruhan kami dan kami pastikan dia sudah tidak dapat berkutik." jelas Roy.


"Hemmm, kita harus menyelidiki hal ini. Bermakna bukan hanya Renata yang membahayakan Zella, tetapi ada oknum lain yang kini sedang bermain-main dengan Zella dan membahayakan nyawa istriku." ucap Levi.


"Apa Dokter Steffy?" tebak Levi kemudian.


Mereka berdua sama-sama tidak mengira kesuksesan Zella memegang perusahaan berkembang sangat pesat dalam hitungan lima sampai enam tahun ini.


"Sepertinya kita harus banyak belajar dari Zella." ucap Azel sambil menepuk bahu Levi.


"Kau benar, kak." jawab Levi.


Setelah dirasa cukup, Roy pun diizinkan untuk pulang. Sedangkan Azel dan Levi masih setia menunggu Zella.

__ADS_1


"Oh iya kak, Aku punya kenalan mavia di Berlin, selama enam tahun ini aku banyak bekerja sama dengannya. Aku akan menghubunginya malam ini." ucap Levi dan Azel pun setuju.


Levi segera menghubungi Tuan Arthur, dan Tuan Arthur berjanji akan membantu Levi kali ini.


......***......


Sedangkan di tempat lain, ada seorang pria yang sangat marah saat mengetahui bahwa orang yang dicelakainya saat ini adalah Grizelle Alexandria, wanita yang sangat dekat dengannya dan tentunya pernah mengisi hatinya.


Brakk!!!


"Kenapa harus Zella yang ingin mami musnahkan kenapa bukan orang lain?" suara laki-laki terdengar menggelegar memenuhi ruangan.


"Karena Grizelle adalah jantung keluarga Alex. Jika jantungnya sudah tidak berdetak lagi, mami pastikan seluruh anggota keluarganya akan hancur seperti puing puing yang berserakan." jelas seorang wanita yang terlihat memendam dendam pada keluarga besar Zella.


"Mami tahu kau sangat mencintai Grizelle, seandainya kau dulu berhasil menaklukkan hatinya, pasti dengan mudah Mami menyiksanya."


"Tapi sayang, kau bukanlah seorang gentleman yang terus berjuang untuk mendapatkan seorang wanita." hardik wanita itu yang kemudian keluar dari ruangan putranya dengan membanting pintu.

__ADS_1


__ADS_2