Mengejar Pelangi

Mengejar Pelangi
Pertemuan Tak Terduga


__ADS_3

Setelah Renata mandi, kini gantian Tom yang membersihkan diri. Kini keduanya sudah siap untuk pergi berkencan. Renata yang sudah berencana mengubah penampilannya, kini menyatakan kesiapannya bertemu dengan keluarga Tom. Bukan main senangnya hati Tom yang akan membawa Renata bertemu dengan keluarganya.


Keduanya kini langsung menuju ke Mall di pusat kota, sesuai dengan keinginan Reny. Tom tampak sangat bahagia dengan terus memegang tangan kekasih hatinya. Setelah berkeliling dan membelikan barang barang yang Reny inginkan, Tom mengajak Reny ke salah satu Restoran yang ada dalam Mall tersebut.


Kebetulan sekali Tom melihat Green dan anggota keluarganya sedang menunggu menu pesanan datang di Fun Resto, ia pun segera menarik tangan Renata untuk masuk ke dalam Fun Resto. Renata langsung menghentikan langkahnya saat ia melihat seluruh keluarga Zella ada di Fun Resto.


"Aku tidak mau makan disini, Tom." ucap Renata yang kali ini belum siap bertemu dengan keluarga Zella.


"Baiklah, tapi masuk dulu sebentar ke dalam. Setidaknya aku harus menyapa seseorang." ucap Tom membuat Renata bingung harus memberi alasan apa lagi. Terlebih ia belum sempat mengubah penampilannya.


"Tapi Tom,"


"Ayolaaah sayang. Hanya sebentar saja. Mereka adalah keluargaku. Bukankah kau juga ingin bertemu mereka." ucap Tom dan mau yidak mau Renata pun mengikuti Tom.

__ADS_1


Dari kejauhan Papa Green melambaikan tangannya ke arah Tom yang terlihat masuk ke dalam Fun Resto. Tom membalas lambaian tangan kakaknya dan berjalan mendekat ke arahnya.


"Papa manggil siapa sih?" tanya Zella penasaran dan berbalik ke arah pandangan papanya. "Uncle Tom." pekik Zella membuat seluruh anggota keluarga Green Alexio memandang ke arah Tom dan wanita yang berjalan di belakangnya.


"Hai Brother, apa kabar?" Tom menyapa kakaknya. "Kebetulan sekali kita bertemu disini."


"Yaa, sangat kebetulan. Kau juga belum sempat berkunjung ke Mansion. Siapa wanita yang ada di belakangmu, Tom?" tanya Green membuat semuanya penasaran siapa wanita yang ada di belakang Tom kecuali Zella dan Levi.


"Dia Reny, wanita yang akan aku kenalkan pada kalian. Kami berencana akan menikah secepatnya." ucap Tom yang kemudian bergeser dan memperlihatkan Renata ke hadapan semuanya.


"Kalian mengenalinya? Waaah, ini sangat menakjubkan." ucap Tom berseri-seri, berbeda dengan wajah Renata yang pucat pasi.


"Kenapa kau bawa virus menakutkan dalam keluarga kami, Uncle Tom? Wanita itu tidak pantas berada dalam keluarga ini." tukas Azel membuat Tom langsung membelalakkan matanya tidak suka.

__ADS_1


"Apa maksud ucapanmu, Azel?" hardik Tom yang mengepalkan tangannya dan ingin meninju Azel. Tapi Levi langsung menahan tangan Tom dan mengajaknya sedikit mundur ke belakang.


"Jangan membuat keributan di sini. Lebih baik kita bicarakan semuanya di Mansion secara baik-baik." ucap Levi sambil mempersilahkan Tom duduk bersama Renata.


Renata menarik nafasnya dan menghembuskannya perlahan. Ia pun duduk tepat di samping Zella.


"Maafkan aku sebelumnya, telah menorehkan kenangan pahit dalam keluarga kalian. Zella, aku minta maaf telah berbuat yang tidak baik padamu enam tahun yang lalu. Aku menyesal telah melakukan hal gila yang tidak aku fikirkan dulu secara baik baik. Maafkan Aku, Zella. Aku sudah mendapatkan balasan dari apa yang aku perbuat padamu." ucap Renata pada Zella membuat Tom bertanya tanya apa yang sebenarnya terjadi enam tahun yang lalu.


"Aku sudah memaafkannya." ucap Zella mengusap bahu Renata. Azel dan Levi melihat Zella berbaik hati pada Renata, justru merasa tidak suka. Terlebih Azel yang sangat faham watak Renata.


"Aku juga minta maaf pada kalian semua. Aku sudah berubah dan meninggalkan kegilaanku masa lalu. Dan sekarang, aku sangat mencintai Tom. Aku mohon kalian dapat menerima diriku masuk dalam keluarga kalian." pinta Renata dengan suara ibanya.


Mendengar ucapan Renata membuat perasaan cinta Tom makin membuncah. Papa Green akhirnya memaafkan Renata dan tidak ingin mengungkit masa lalu lagi. Mau tidak mau Azel dan Levi pun juga memaafkan Renata.

__ADS_1


Tom merasa sangat lega, wanita pujaan hatinya diterima di keluarga Alexio. Begitu pula Renata, meski masih terlihat sangat kaku.


__ADS_2