
Setelah acara selesai, Zella langsung membersihkan tubuhnya dan beristirahat di kamarnya bersama dengan Levi. Sedangkan Tom dan Renata langsung menuju ke hotel menikmati bulan madu mereka yang merupakan hadiah pernikahan dari Zella dan Levi.
Sesampainya di Hotel, Tom menanyakan tentang keinginan Renata memeluk Levi saat dipelaminan tadi.
"Sayang, ceritakan padaku. Kenapa kau minta untuk dipeluk oleh Levi?" tanya Tom menelisik.
"Aku hanya ingin dipeluk oleh keponakanku sendiri. Apa itu salah?" tanya Renata balik.
"Keponakanmu itu Azel, Levi hanya ipar. Suami dari keponakanmu. Kenapa kau tidak memeluk Azel?" Tom makin gencar memberi pertanyaan pada Renata dan membuat Renata kesal dan jengah.
"Aku sudah tidak memiliki rasa buat Azel. Dia hanya masa laluku. Dan Levi, aku masih sangat mencintainya." jawab Renata.
"Apa???!!!!" pekik Tom yang seketika ingatannya kembali ke malam di hotel yang dipesan Renata saat ia tiba-tiba diserang oleh Renata dalam keadaannya yang mabuk. Dan Renata tiba-tiba memanggil nama Levi saat bercinta dengannya.
"Iya, aku mencintai Levi. Pahlevi Ainsley, dan aku tidak pernah mencintai pria tua sepertimu, Tom. Kau hanya membawaku ke dalam neraka." ucap Renata membuat Tom terbelalak tak percaya.
__ADS_1
"Apa maksudmu, Renata?" tanya Tom dan Renata mengacuhkan pertanyaan Tom dan masuk dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Tom benar-benar sangat terkejut atas pengakuan Renata barusan. Ia tidak menyangka jika Renata mengatakan hal seperti itu. "Apa yang sebenarnya terjadi pada Renata di masa lalunya?" gumam Tom yang kemudian merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.
Renata yang baru masuk ke dalam kamar mandi kini merutuki kebodohannya karena mengatakan pada Tom jika ia mencintai Levi.
"Si*l, harusnya aku lebih meredam amarahku di hadapan Tom dan tidak mengatakan yang sebenarnya." gerutu Renata.
Renata langsung membersihkan tubuhnya dengan kilat dan segera menemui Tom untuk meminta maaf atas ucapannya tadi.
"Sayang, maafkan ucapanku tadi. Aku hanya terlalu lelah hari ini." ucap Renata yang masih menggunakan bathrobe dan duduk di tepi ranjang Tom.
"Tentu saja tidak, karena aku hanya mencintaimu, Tom." ucap Renata berbohong.
"Benarkah?" tanya Tom dan Renata langsung mengangguk. "Kalau begitu persiapkan dirimu untukku malam ini. Aku mandi dulu." bisik Tom dan bergegas menuju kamar mandi.
__ADS_1
Sedangkan Tom yang masih terngiang-ngiang pengakuan Renata membuatnya sangat penasaran. Ia akhirnya menelfon Roy asisten pribadi Zella untuk memberi tahukan tentang masa lalu Renata karena Roy pasti mengetahui segala hal yang berkaitan dengan Zella.
Sayangnya, orang kepercayaan Zella sama sekali tidak mau membuka suara untuk membeberkan sesuatu tanpa perintah Zella. Akhirnya Tom memesan wine untuk Renata dan membuatnya mabuk agar dapat mengetahui apa yang disembunyikan Renata.
Setelah memesan wine, Tom sengaja membersihkan dirinya dengan waktu yang lebih lama dari biasanya.
"Aku benar-benar bisa gila jika terus memikirkan Levi." gerutu Renata sambil memijat kepalanya.
Tak lama kemudian pintu kamarnya di ketuk dan Renata menerima kiriman wine yang sudah dipesan dan dibayar oleh Tom.
"Tom sepertinya tahu aku sangat membutuhkan ini." Renata langsung menyunggingkan senyumnya dan mencari pembuka botol wine.
Renata menuangkan wine ke dalam gelas dan terus meneguknya perlahan.
Satu gelas.
__ADS_1
Dua gelas.
Hingga kini wine yang dipesan Tom hanya tersisa satu gelas saja. Tom yang baru menyelesaikan mandinya tersenyum saat Renata sudah mulai tidak sadarkan diri.