Mengejar Pelangi

Mengejar Pelangi
Pesta Ge-Vanya


__ADS_3

Zella dan Levi kini sudah siap menghadiri acara pernikahan Geoffrey dan Vanya. Meskipun Zella berdandan dengan sedikit tergesa-gesa, tapi riasan tipis Zella mampu membuatnya terlihat sangat cantik bak bidadari.


"Kamu sangat cantik bidadariku sayang." Levi yang melihat Zella selesai merias wajahnya.


"Not me, tetapi gaun yang kakak belikan membuatku terlihat cantik." jawab Zella yang sangat menyukai gaun pemberian Levi.


Levi sengaja memesan kan gaun yang sedikit tertutup untuk Zella agar bekas lukisannya di tubuh Zella tidak terlihat oleh orang lain. Kini keduanya sudah siap untuk menuju Ballroom Hotel, tempat diselenggarakannya acara pernikahan Geoffrey dan Vanya.


Geoffrey dan Vanya sudah duduk di depan penghulu. Zella dan Levi yang diminta untuk menjadi saksi pernikahan mereka pun datang tepat pada waktunya. Kini semua tamu yang hadir tertuju pada Zella dan Levi yang baru datang dan berjalan menuju meja pernikahan.


Hampir semua tamu undangan memuji kecantikan Zella yang memang terlihat seperti Princess.


"Kami sangat senang anda bisa hadir Nyonya Ainsley." ucap Vanya menyalami Zella.


"Terima kasih Tuan Levi atas kehadirannya. Sungguh suatu kehormatan bagi saya dan Vanya." ucap Geoffrey memeluk Levi dengan erat.

__ADS_1


"Tidak perlu sungkan Tuan." jawab Levi.


Pernikahan Geoffrey dan Vanya pun langsung dimulai dengan hikmat. Setelah serangkaian acara sakral, Levi dan Zella memberi selamat kepada kedua mempelai dan dilanjutkan para tamu undangan yang kini memberi selamat.


"Sepertinya aku akan makan banyak di pesta Vanya. Perutku sangat lapar." bisik Zella pada Levi.


"Duduklah di kursi, katakan saja padaku apa yang kau inginkan. Aku akan mengambilkannya untukmu sayang." balas Levi dan Zella langsung menunjuk salah satu menu yang menggugah selera makannya.


Levi langsung menuju ke menu yang Zella inginkan. Saat Zella menunggu Levi, Tuan Richard datang mendekati Zella dengan membawakan menu yang Zella inginkan.


"Eh, hai Tuan Richard. Maaf bukan bermaksud untuk menolak pemberianmu, tapi suamiku sudah mengambilkannya untukku." tolak Zella dengan baik-baik.


"Apa kabar, Tuan? Dengan siapa anda datang?." tanya Zella mencairkan suasana.


"Aku mencoba untuk baik baik saja saat aku mengetahui Levi masih hidup, terlebih saat mengetahui kabar kehamilan anda. Nona Zella, terimalah pemberianku sekali ini saja. Just for the first and the last, I give to you." desak Richard dan Zella kembali menolaknya dengan sangat sopan.

__ADS_1


"Maafkan aku Tuan, mungkin lain kali aku akan menerima pemberianmu. Tapi saat ini aku benar-benar tidak ingin mengecewakan usaha suamiku yang sedang antri mengambilkan makanan di sana untukku." jawab Zella dengan sangat hati-hati.


"Baik lah kalau begitu. Aku makan saja ini. Setidaknya aku bisa menyantapnya dengan memandangimu." jawab Richard membuat Zella terkekeh geli.


"Kenapa kau menertawakan ku? Sudah lama aku ingin berkencan denganmu setidaknya satu kali saja seumur hidupku. Tapi kau selalu saja menolak ajakanku." gerutu Richard sambil menyantap makanan yang sebenarnya ia ambilkan untuk Zella.


"Kali ini aku tidak akan menolakmu untuk berkencan." ucapan Zella kali ini membuat mata Richard berbinar.


"Benarkah?" Richard memastikan pada Zella dan Zella langsung menganggukkan kepalanya. "Katakan padaku dimana tempat dan waktunya, aku akan menjemputmu, Zella." tukas Richard bergembira.


"Double date. Aku akan mengajak Kak Levi dan anda mengajak pasangan anda. I'll treat you." jawab Zella membuat Richard mendengus kecewa.


"Aku tidak punya pasangan." timpal Richard. "Aku hanya ingin berkencan denganmu Zella."


Zella hanya tersenyum menanggapi keinginan Richard. Tiba-tiba Richard terjatuh dari kursinya dan mengaduh kesakitan memegangi lehernya. Dengan sigap Zella mengangkat kepala Richard dan menepuk punggungnya hingga Richard memuntahkan makanan yang baru saja ia makan. Kini Richard tidak sadarkan diri dengan mulutnya yang mengeluarkan buih putih.

__ADS_1


Para tamu mulai ramai melihat keadaan Richard, untungnya Levi yang baru saja datang langsung mengangkat tubuh Richard dengan beberapa tamu laki-laki dan membawanya ke rumah sakit.


__ADS_2