
Rafe sudah menikah dengan Reyna, Richard juga sudah menikah dengan Steffy sebagaimana Zella sengaja mencomblangkan Geoffrey dengan Vanya. Kini kehamilan Zella sudah memasuki bulan ke sembilan tepatnya 37 minggu.
Levi semakin protect terhadap istrinya yang sedang mengandung bayi kembar yang saat di USG, jenis kelaminnya adalah cewek dan cowok. Hari ini mereka berdua memutuskan menemui Dokter Brianna untuk mengecek kehamilan Zella.
"Morning Zellaa." sapa Dokter Brianna. "Kamu benar-benar terlihat makin cantik dengan baby bump itu." puji Dokter Brianna.
"Morning Dokter. Pagi ini anda terlalu memujiku." balas Zella yang langsung bersiap untuk di periksa.
"Keadaan bayimu sudah masuk panggul Zella, posisinya juga sudah sangat pas dan kamu bisa melahirkan dengan normal dalam waktu dekat ini." jelas Dokter Brianna sambil memeriksa kandungan Zella dengan alat medisnya.
"Aku juga akan siap siaga untuk membantu kelahiranmu, Zella dan juga menyambut kedatangan baby Twin yang pastinya sangat menggemaskan."
"Terima kasih banyak atas segala supportnyaa selama ini Dokter Brianna. Aku juga sudah tidak sabar untuk menantikan kehadiran bayiku ke dunia ini." ucap Zella dengan raut wajah yang berbinar.
__ADS_1
Kini Zella dan Levi sudah duduk di hadapan Dokter Brianna untuk mendengarkan penjelasan selanjutnya.
"Apakah kelahiran normal memiliki resiko yang besar untuk ibunya, Dokter?" tanya Levi yang lebih mengkhawatirkan Zella.
"Zella tidak memiliki resiko yang mengkhawatirkan. Terlebih istrimu adalah wanita yang sangat tangguh, Tuan Levi. Kau juga bisa membantunya untuk memperlancar kelahiran baby twin kalian." jawab Dokter Brianna.
"Aku akan membantu istriku kalau begitu dokter. Katakan padaku bagaimana caranya?" tanya Levi yang terlihat sangat serius.
"Apa Zella sudah merasakan kontraksi meski sebentar saja?" tanya Dokter Brianna.
"Itu benar-benar kabar yang sangat menggembirakan. Kalau begitu, kalian berdua bisa membuat kontraksi itu menjadi lebih sering dan alami dengan cara melakukan hubungan suami istri." jelas Dokter Brianna yang kemudian membuat Levi dan Zella saling pandang.
"Tidak hanya itu, Tuan Levi juga bisa menstimulasi Nip**e milik Zella secara berkala untuk merangsang produksi oksitosin. Ini bertujuan agar rahim berkontraksi dan Zella cepat mengeluarkan ASI." jelas Dokter Brianna.
__ADS_1
"Ini benar-benar cara yang sangat menyenangkan Dokter." timpal Levi sambil mengedipkan matanya ke arah Zella.
Keduanya pun kini berpamitan setelah mereka rasa cukup bertemu dengan dokter Brianna untuk mengkonsultasikan kehamilan Zella.
💝💝💝
Selama perjalanan pulang, Zella terus menempel pada lengan Levi yang masih mengemudikan mobilnya.
"Sayang, aku sudah tidak sabar untuk menjalani apa yang disarankan Dokter Brianna tadi." ucap Zella manja membuat Levi sedikit tidak fokus mengemudikan mobilnya.
"Apa kau bisa menunggunya, lima belas menit lagi kita sampai ke Mansion, sayang." jawab Levi dan Zella langsung menganggukkan kepalanya.
Selama hamil ini, Zella memang terlihat sangat manja pada suaminya. Terlebih Levi juga makin memanjakan Zella dan over protektif terhadap istrinya. Dan itu sangat disukai oleh Zella. Sehingga mood kehamilan Zella selama hamil terus saja baik.
__ADS_1
Meskipun Zella terkadang masih harus pergi ke perusahaannya, Levi tetap tidak membiarkan istrinya terlalu penat dengan berbagai masalah yang dihadapi perusahaan Zella, karena ia dan Azel sudah lebih dari cukup untuk menghadapi setiap permasalahan yang ada.