Mengejar Pelangi

Mengejar Pelangi
What's Wrong?


__ADS_3

Sesampainya di Kantor, ternyata Uncle Tom sudah menunggu Zella di luar ruangan.


"Uncle Tom," panggil Zella sedikit terkejut pamannya sudah menunggunya di luar ruangan. Zella fikir pamannya akan pergi dengan wanita yang tadi.


"Apa ada hal penting?" tanya Zella.


"Benar, ada yang ingin aku bicarakan padamu, Zella." jawab Uncle Tom.


"Oh, baiklah. Masuklah Uncle." Zella mempersilahkan pamannya masuk ke dalam ruangannya.


Uncle Tom langsung masuk ke ruangan Zella, menarik kursi di depan kursi Direktur dan duduk di hadapan Zella.


"Aku sedang membutuhkan biaya besar Zella. Bisakah aku mengajukan pinjaman pada perusahaan?" tanya Uncle Tom to the point.

__ADS_1


Zella menarik nafasnya pelan dan menghembuskannya. "For what, Uncle?" tanya Zella.


Mau tidak mau, Uncle Tom menceritakan pada Zella bahwa ia sedang membutuhkan biaya untuk mendekati seorang wanita yang saat ini sedang menggugah hatinya.


"Tapi ini bukan untuk keadaan darurat, Uncle. Pinjaman hanya bisa untuk keadaan darurat saja." jawab Zella.


"Oh My God, Zella. Ini sangat darurat bagiku. Kau tau kan, Uncle selama ini tidak pernah dekat dengan seorang wanita manapun. Tolong aku sekali ini saja." jelas Uncle Tom dan Zella belum langsung menyetujuinya. Terlebih saat ini pengeluaran keuangan perusahaan sangat membengkak.


"Maaf Uncle, aku tidak bisa. Kau tahu sendiri kan pengeluaran keuangan perusahaan juga membengkak karenamu." ucap Zella yang tetap pada pendiriannya.


"Aku sudah membantumu selama ini Zella. Kenapa kau justru tidak membalas membantuku sekali saja." pekik Uncle Tom kesal tepat saat Levi masuk ke dalam ruangan istrinya.


"Jangan pernah berteriak di depan istriku, Uncle." gertak Levi sambil berjalan ke arah istrinya.

__ADS_1


"Levi, kau bukan apa-apa untuk Zella. Selama ini aku lah yang menemani Zella. Aku lebih lama mengenal dan mengurus Zella di Jerman dibandingkan kau. Jangan ikut campur urusan kami berdua." ucap Uncle Tom.


Zella menarik tangan suaminya memberi kode untuk tidak ikut campur.


"Baiklah Uncle, ini masalah pribadi kita bukan sebagai keluarga. Kita akan selesaikan masalah ini di Mansion, bukan di Perusahaan." jelas Zella. "Kumohon dengan sangat hormat, sekarang kembalilah ke ruang kerjamu, Uncle."


Uncle Tom segera keluar dari ruangan Zella dan menutup pintu dengan sangat kencang. Tom segera menemui Reny di ruang yang biasa digunakan untuk membuat iklan perusahaan.


Reny adalah model yang dipilih Tom sebagai bintang iklan di perusahaan Zella. Awal perjumpaannya dengan Reny, membuat Tom membuka hatinya yang sudah sekian lama tertutup dengan seorang wanita. Reny berhasil mencuri hatinya hanya dengan perhatian kecil yang selama ini tidak pernah Tom dapatkan.


Reny bersedia menjadi bintang iklan dengan honor yang sangat fantastis. Tom langsung menyetujui karena saat itu Zella memang menyerahkan seluruh urusan perusahaannya pada Tom.


Tapi setelah Zella kembali ke Jerman, Zella langsung mengubah persetujuan dari Tom dan siap mencari bintang iklan yang lain jika Reny tidak menerima honor yang GA Corporation berikan padanya.

__ADS_1


Akhirnya Tom mendesak Reny untuk tetap menyetujui bekerja di Perusahaan GA Corporation dengan janji ia akan tetap memberi honor lebih pada Reny. Akhirnya Reny pun menyetujuinya. Kini Tom yang harus pusing sendiri akibat dari keinginannya.


__ADS_2