Mengejar Pelangi

Mengejar Pelangi
Kebaikan Geoffrey


__ADS_3

Theo kini sedang menuju ke Perusahaan Hilton untuk menemui Tuan Geoffrey. Setelah sampai di Loby Perusahaan, Theo segera menuju ke ruang kerja Geoffrey. Ia pun mengetuk pintu ruangan Geoffrey berkali-kali, sayangnya tidak ada jawaban dari dalam.


Akhirnya Theo langsung membuka pintu ruang kerja Geoffrey dan dia langsung terkejut saat melihat Geoffrey duduk dengan jarak yang sangat dekat dengan wanita. Hanya saja kali ini bukan Zella, melainkan sekretaris pribadi Zella yang pernah Theo temui saat awal kerja sama antara perusahaan Geoffrey dan perusahaan milik Zella.


"Maaf Tuan, tadi saya sudah mengetuk pintu dan..." belum sempat Theo menyelesaikan kalimatnya, Geoffrey sudah langsung berdiri dan menanyakan keadaan Theo.


"Hai Theo, bagaimana kau bisa kemari? Apa kau sudah tidak apa-apa?" tanya Geoffrey yang langsung memberi kode agar Vanya keluar dari ruangannya.


"Duduklah disini." perintah Geoffrey. "Ada beberapa hal yang perlu kita bicarakan, Theo."


"Baik Tuan Geoffrey, saya juga ingin menyampaikan beberapa hal." jawab Theo yang kemudian duduk di samping Geoffrey.


Theo mulai bertanya - tanya saat ia tidak menemukan Zella di kantor Geoffrey. Sejak kemarin ia memang tidak mengetahui jika Zella harus kembali ke München.

__ADS_1


"Theo kau duluan saja. Apa yang ingin kau sampaikan padaku? Apa yang menyebabkanmu kecelakaan?" tanya Geoffrey.


"Maafkan saya Tuan, saya tidak kembali ke Mansion sejak tadi malam. Saya dijebak oleh Dokter Steffy di apartemennya." ucap Theo.


"Steffy??? Aku tidak paham dengan maksudmu Theo, ceritakan padaku apa yang terjadi?" tanya Geoffrey yang tampak terkejut mendengar Steffy menjebak Theo. Sebab, Dokter Steffy yang ia kenal bukanlah wanita yang seperti itu.


Theo pun menceritakan secara detail tentang Dokter Steffy dan membuat Geoffrey sangat terkejut. Ia sungguh tidak menyangka Dokter Steffy benar-benar nekat melakukan hal yang tentunya akan merugikan dirinya sendiri nantinya.


"Aku tidak menyangka Dokter Steffy nekat melakukan hal ini padamu, Theo. Aku tidak tahu bagaimana nasibnya nanti jika Direktur Muda mengetahuinya." ucap Geoffrey mengingat Perusahaan Zella sangat berkuasa di Jerman.


"Begini, Theo. Sebenarnya aku mengirimmu ke München juga untuk membantu Direktur Zella. Dia ada sangkut pautnya dengan masa lalumu, Theo." jawab Geoffrey membuat Theo mengernyitkan dahinya.


"Bukankah anda mencintai Direktur Zella?" tanya Theo hati hati.

__ADS_1


"Awalnya aku memang sangat mengaguminya. Tapi dia terlalu tinggi untuk ku gapai, Theo. Kau tahu, aku kini justru mencintai sekretarisnya." jelas Tuan Geoffrey membuat Theo menarik ujung bibirnya dan tersenyum lebar.


"Tuan, ingatanku sudah kembali karena beberapa kejadian kemarin." ucap Theo membuat Geoffrey sangat gembira.


"Aku sangat senang mendengarnya, Pahlevi Ainsley. Mulai sekarang kau bukan lagi asistenku. Kembalilah ke keluargamu dan juga istrimu. Mereka pasti sangat merindukanmu." ucap Geoffrey menepuk bahu Levi.


"Satu lagi, panggil aku Geoffrey karena mulai saat ini aku bukanlah tuanmu lagi." jelas Geoffrey membuat Levi tercengang.


Ia tidak menyangka Geoffrey dengan mudah mengatakan itu semua. "Bagaimana aku membalas budi atas kebaikanmu, Geo? Kau telah menyelamatkanku. Kau juga telah mengurus hidupku selama ini." ucap Levi merasa sangat berhutang budi pada Geoffrey.


"Bukankah kau sudah banyak membantuku selama ini, Levi. Bahkan istrimu telah menyelamatkan perusahaanku yang sudah di ambang kehancuran. Dia sudah lebih dari membalas budi, Levi. Dan satu lagi, mengembalikan dirimu ke Direktur Zella adalah caraku membalas budi atas kebaikannya. Bahkan dia juga sudah menyerahkan sekretaris kepercayaannya untuk bekerja di perusahaanku."Jelas Geoffrey panjang lebar.


Kini gantian Levi yang merasa bahwa Zella begitu mencintainya. Zella benar-benar membantu perusahaan Geoffrey demi dirinya. Dia sudah tidak dapat berkata kata lagi dengan apa yang dia ketahui hari ini.

__ADS_1


"Apa boleh aku ke München hari ini untuk menemui istriku?" tanya Levi.


"Upz, aku hampir lupa. Direktur Zella akan pergi ke Indonesia hari ini. Lebih baik kau menyusulnya." ucap Geoffrey dan Levi langsung berpamitan dan mempersiapkan dirinya kembali ke Indonesia.


__ADS_2