Mengejar Pelangi

Mengejar Pelangi
Jatuh Miskin


__ADS_3

Di sisi lain, Renata dan Tom kini sedang memindahkan barang barang milik mereka ke ruko yang Tom beli dan akan digunakan untuk memulai usahanya. Renata fikir, mereka akan pindah ke Mansion utama atau rumah baru sebagai hadiah pernikahan mereka.


"Apakah kita akan pindah ke Mansion Utama?" tanya Renata penuh harap kepada Tom.


"Tidak!" jawab Tom ketus membuat Renata sangat kesal.


"Tom, sebenarnya ada apa denganmu? Setelah menikah bahkan kau tak pernah menyentuhku sedikitpun." protes Renata.


"Kau benar-benar ingin tahu ada apa denganku?" tanya Tom menatap Renata tajam.


"Ya. Katakan padaku." jawab Renata.


Tom langsung mengambil ponselnya dan memperlihatkan pada Renata. Karena penasaran, Renata merebut ponsel milik Tom. Betapa terkejutnya Renata saat ia melihat rekaman dirinya yang sedang mengumpat Tom dan juga mengatakan semua rahasia tentang dirinya yang tidak Tom ketahui sebelumnya.


"Maafkan aku, Tom. Tapi kali ini kita benar-benar tidak bisa bercerai karena Zella ___."

__ADS_1


"Ya, aku sudah tahu." potong Tom yang sudah siap untuk menuju tempat barunya.


"Kumohon, bersikap baiklah kepadaku, Tom meski aku tau kau sangat kecewa. Aku juga akan berusaha untuk menjadi istri yang baik untukmu." jelas Renata.


"Aku juga akan berusaha untuk itu, Reny." jawab Tom dan kini mereka langsung menuju ke tempat baru mereka.


Sesampainya di depan ruko, Renata menyipitkan matanya dengan banyak pertanyaan dalam benaknya. "Untuk apa kita kesini?" tanya Renata saat Tom mulai turun dari mobil sewaannya.


"Ini tempat baru kita. Uang dari Zella sudah aku belikan ruko dan beberapa alat rumah tangga. Sisanya akan akau gunakan sebagai modal usaha kita disini." jelas Tom membuat Renata membelalakkan matanya.


Tom tidak begitu menggubrisnya, ia tetap memasukkan barang barangnya ke dalam ruko. Renata kini benar-benar tidak habis fikir dengan apa yang terjadi pada Tom. Ia pun mengejar Tom masuk ke dalam Ruko.


"Bukankah kau diterima bekerja lagi bersama Zella seperti yang kau katakan sebelum kita menikah?" tanya Renata dan Tom menggelengkan kepalanya.


"Tidak, dan kau tahu, itu adalah kebohongan pertamaku padamu. Bahkan aku kini menyesal telah mengenal dan jatuh cinta kepadamu, Reny. Karena kau hidupku menjadi sangat susah." jawab Tom ketus.

__ADS_1


Renata makin terkejut saat mendapatu Tom yang ternyata sudah tidak seperti dulu lagi.


"Ini tidak mungkin." Renata langsung mendudukkan dirinya di atas sofa. "Aku tidak mau kita jatuh miskin Tom!" teriak Renata.


"Kita? Bukan kita, melainkan kamu. Karena aku masih akan tetap berusaha menurut dengan saran Zella." jawab Tom sambil membereskan barang barangnya.


"Lalu rumahmu untuk apa? Mobilmu? Kau masih punya aset bukan?" tanya Renata dengan harapan Tom memang masih memiliki segalanya.


"Rumah itu sekarang menjadi milik Azel, begitu juga dengan mobilnya." jawab Tom santai.


"Kau bodoh, Tom kenapa kau begitu bodoh!" teriak Renata. "Aku benar-benar tidak mau jatuh miskin."


Renata pun langsung menangis tersedu-sedu sambil terus menceracau melihat keadaannya saat ini. Ia benar-benar menyesal sudah terlalu berselimut dengan dendamnya untuk Zella dan cinta butanya pada Levi.


Tom merasa sedikit kasihan melihat keterpurukan Renata. Ia pun membawa Renata ke dalam kamar dan membaringkannya ke atas ranjang. "Istirahatlah, aku akan memasak untukmu." ucap Tom sambil mengusap kepala Renata.

__ADS_1


Renata masih saja terus menangis meratapi kehidupannya sekarang. Lama kelamaan ia pun tertidur dengan mata yang bengkak.


__ADS_2