
Flashback ON
Lima tahun yang lalu, Maya (mantan istri Papa Green, ibu tiri Zella) berhasil melarikan diri dari penjara dan bertemu dengan Tuan Nico, papinya Rafe (mavia Jerman) yang saat itu sedang berlibur di Indonesia dan menjalankan beberapa misinya. Tuan Nico yang langsung jatuh cinta dengan Maya langsung memboyong Maya ke Jerman untuk mengenalkan pada putranya dan menikahinya.
Rafe yang selama ini melihat papinya sangat kesepian pun akhirnya menyetujui pernikahan papinya dengan Maya. Selama menikah dengan Tuan Nico, Maya benar-benar menjadi mami yang baik untuk Rafe. Terlebih saat Tuan Nico terkena stroke, dengan telaten Maya mengurus Tuan Nico hingga kembali sehat seperti sedia kala.
Saat Tuan Nico kembali sehat, mereka memutuskan berlibur ke Indonesia dan mencari keberadaan Arawinda Mey, putri semata wayang Mami Maya. Bukan hal yang sulit bagi Rafe untuk menemukan Winda. Sayangnya Winda sudah menikah dan tidak mau mengikuti Mami Maya ke Jerman.
Saat Mami Maya menanyakan tentang gadis yang dicintai oleh Rafe, Rafe menunjukkan foto Zella pada Mami Maya. Dari situlah Mami May memiliki misi untuk mencelakai bahkan melenyapkan Zella.
Flashback OFF
"Aku gak nyangka ternyata mami sekeji ini. Aku harus mencari tahu siapa Mami Maya sebenarnya dan apa hubungannya dengan Zella."
"Aku tidak mungkin melenyapkan orang yang sangat aku cintai. Meskipun aku tidak mampu untuk bersanding dengannya. Tapi setidaknya aku tetap bisa berteman baik dengannya dan melihatnya bahagia."
__ADS_1
"Aku harus segera menemui Zella besok pagi untuk mengecek keadaannya. Dan aku akan menghubungi temanku di Indonesia untuk mencari tahu tentang semua ini."
Rafe langsung mengecek informasi tentang Zella di internet. Tidak banyak informasi yang ia dapatkan karena Zella sangat menutupi urusan pribadinya.
...***...
Kondisi Zella sudah mulai membaik pagi ini. Levi terus menjaga Zella tanpa lengah sedikit pun. Sedangkan kondisi Richard baru saja melewati masa kritisnya.
Semua berharap Richard segera pulih seperti sedia kala untuk memudahkan penyelidikan kasus yang terjadi di pernikahan Geoffrey dan Vanya. Meskipun keadaan Zella sudah membaik, Levi tetap tidak memperbolehkan siapa pun menjenguk istrinya kecuali keluarga inti.
"Kau terlalu posesif sekali, sayang." Zella mengusap tangan suaminya pelan.
"Aku mengkhawatirkanmu dan juga calon bayi kita. Aku tidak mau kalian kenapa napa. Aku hanya ingin kalian baik baik saja, sayang. Mengertilah." ucap Levi yang diangguki kepala oleh Zella.
"Bagaimana keadaan Richard? Aku harap dia baik-baik saja." tanya Zella dan Levi langsung mengabarkan keadaan Richard padanya.
__ADS_1
Tak berapa lama, Papa Green dan Azel datang menjenguk Zella. Papa Green langsung mendekat ke ranjang putrinya sedangkan Azel langsung mengajak Levi untuk mengobrol di luar.
"Zella, papa harap kau segera membaik sayang. Karena ada yang ingin papa sampaikan padamu." ucap Papa Green.
"Aku sudah lebih baik pa. Katakan saja apa yang ingin papa sampaikan." timpal Zella penasaran.
Papa Green kemudian mendekatkan bibirnya ke telinga Zella dan berbisik. "Papa melihat Maya, mantan istri papa saat menghadiri pernikahan Geoffrey dan Vanya."
Zella langsung membelalakkan matanya mendengar mantan istri papanya ada di negara ini. Info yang ia terima lima tahun yang lalu, Maya memang berhasil melarikan diri dari penjara.
"Papa melihatnya dimana? Dengan siapa? Papa gak salah lihat kan?" tanya Zella. Dan papa Green menggelengkan kepalanya.
"Papa benar-benar melihatnya meski dia tidak melihat papa. Cepatlah sembuh sayang dan kita pulang ke negara kita sendiri. Disana lebih aman untukmu." pinta papa Green.
Zella hanya diam sambil mencerna informasi dari papanya.
__ADS_1