
Zella yang masih sangat terkejut kini di bantu duduk oleh Lily. Sedangkan Levi langsung mendekati istrinya yang terlihat pucat pasi.
Levi meletakkan makanan yang diambilnya untuk Zella dan kemudian memberikan minum untuk Zella agar istrinya sedikit tenang. Para tamu yang mengerumuni Zella langsung dibubarkan oleh Wedding Organizer yang mengurus acara pernikahan Geoffrey dan Vanya.
"Tenangkan dirimu sayang, setelah itu makanlah meski hanya sedikit." pinta Levi dan Zella hanya diam membisu.
"Levi, pesankan Zella kamar di hotel ini agar ia bisa beristirahat dan menenangkan diri. Nanti Papa akan memesankan makanan untuknya." perintah Papa Green yang khawatir dengan keadaan putrinya.
Levi langsung mengajak Zella kembali ke kamar yang sudah mereka pesan sedangkan Geoffrey langsung memerintah anak buahnya menghubungi pihak Hotel untuk mengecek CCTV di Ballroom.
Brukkk! Zella terjatuh di pelukan Levi dan dengan sigap Levi membawa Zella ke rumah sakit. Levi segera memberi tahu papa Green bahwa ia membawa Zella ke rumah sakit.
...***...
__ADS_1
Karena dua kejadian yang menggemparkan di pestanya, Geoffrey dan Vanya sama-sama mengkhawatirkan Zella. Terlebih saat anak buah Geoffrey belum juga kembali untuk melaporkan hasil CCTV di Ballroom.
Kini pesta pernikahan Geoffrey dan Vanya telah usai. Para tamu sudah meninggalkan Ballroom dan Geoffrey langsung menemui anak buahnya.
"Maaf Tuan Geoffrey, dari beberapa CCTV yang kami cek, Tuan Richard mengembilkan makanan untuk Nona Zella setela itu menyodorkanny pada Nona Zella. Sayangnya Nona Zella menolak untuk menerima pemberian Tuan Richard."
"Tuan Richard memakan sendiri makanan yang dibawanya hingga akhirnya ia terjatuh dan memuntahkan sebagian makanan yang sudah masuk ke dalam perutnya." jelas anak buah Geoffrey.
Geoffrey meminta salinan CCTV yang dipegang anak buahnya dan bersiap-siap ke rumah sakit untuk menemui Levi.
"Nona Zella dan Tuan Richard lebih penting saat ini. Aku memahami keadaan kita sekarang." balas Vanya dengan senyumnya. "Pergilah, aku akan menunggumu di rumah."
Cup!
__ADS_1
Geoffrey mengecup bibir Vanya yang saat ini sudah menjadi istrinya. "Tunggu aku, sayang. Aku akan segera kembali untukmu." Geoffrey langsung meninggalkan Vanya dan menitipkan istrinya pada anak buah kepercayaannya.
Kini Vanya diantar oleh anak buah Geoffrey menuju Mansion Geoffrey yang terletak di dekat Mansion utama keluarga Zella. Sedangkan Geoffrey langsung menemui Levi di rumah sakit.
Zella masih dalam perawatan khusus karena ia sempat menghirup aroma makanan yang mengandung racun dan juga muntahan Geoffrey. Hal itu membuat Zella seperti terbius dan terkena sedikit efek dari racun tersebut.
Sedangkan keadaan Richard kini sangat kritis karena sebagian racun sudah tertelan dalam tubuhnya. Racun yang dikonsumsi Richard merupakan racun yang sangat berbahaya dan mematikan.
Kini Levi dan Geoffrey mengecek CCTV dari pihak Hotel satu per satu. "Ada yang mengganjal dalam rekaman CCTV ini. Ada beberapa bagian yang dihapus dalam rekaman ini, karena video ini macam tak bersambung." ucap Levi menelisik rekaman CCTV tersebut.
"Kau memang sangat jeli Tuan Levi, bahkan anak buahku saja tidak menemukan keganjalan itu." tukas Geoffrey.
"Tuan Geo, saya yakin anda sangat lelah hari ini. Terima kasih banyak sudah datang kemari dan memberikan file ini. Saya tidak bermaksud mengusir anda, tetapi anda lebih baik pulang dan beristirahat. Kita akan mengupas kejadian hari ini mulai besok. Saya juga akan memberi kabar tentang perkembangan Fian Richard dan juga Zella." ucap Levi panjang lebar.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu, saya permisi dulu." Geoffrey akhirnya undur diri dan pulang dari rumah sakit.