
Keesokan harinya Keyla dan Juna sudah bersiap-siap untuk berolahraga di pagi hari, berlari-lari kecil di sekitaran Villa milik Juna.
Kevin dan Stevy pun sudah bersiap-siap berolahraga.
Tadi malam Kevin menasehati Stevy agar Stevy meminta maaf pada Keyla dan tidak melakukan hal-hal yang membuat malu lagi di hadapan Juna dan Keyla.
Stevy lalu meminta maaf kepada Juna dan Keyla atas perbuatannya tadi malam terhadap Keyla.
"Pak Juna,bu Keyla,saya minta maaf atas kejadian tadi malam,saya tidak akan mengulanginya lagi," ucap Stevy pada Juna dan Keyla.
"Kali ini kami maafkan,tapi jangan pernah melakukan hal seperti itu lagi pada istri saya ataupun pada orang lain," ucap Juna tegas pada Stevy.
Stevy begitu kesal mendengar ucapan Juna yang begitu membela istrinya.
Stevy tetap saja Stevy.
Dia hanya berpura-pura saja meminta maaf kepada Juna dan Keyla,namun dalam hatinya tetap ada rasa kebencian terhadap Keyla,karena Stevy begitu iri melihat kehidupan Keyla yang seperti Ratu.
Mereka berempat berlari-lari di sekitaran Villa milik Juna.
"Sayang kamu capek gak?" tanya Juna pada Keyla ketika melihat Keyla seperti sudah kelelahan karena berlari-lari.
"Lumayan sedikit lelah mas," ucap Keyla pada Juna sambil mengelap keringatnya.
Juna pun berinisiatif untuk menggendong Keyla dari belakang agar Keyla tidak berjalan kaki lagi karena Juna kasian pada Keyla yang terlihat sudah capek.
Juna berjongkok dan meminta Kayla untuk naik ke atas panggungnya.
"Sayang Ayok naik ke punggung mas,biar mas gendong kamu," ucap Juna pada Keyla.
"Tapi Keyla kan berat mas," ucap Keyla pada Juna merasa tidak enak jika harus di gendong oleh Juna.
"Kamu seberat apa sih sayang? memangnya kamu sudah naik berapa kilo sayang? ayok buruan naik ke punggung mas," ucap Juna pada Keyla memaksa agar keyla mau di gendong dari belakang olehnya.
Keyla pun langsung naik ke atas punggung Juna dengan perasaan senang sambil tersenyum bahagia karena Juna mau menggendongnya.
"Mas badan Keyla berat ya?" tanya Keyla pada juna sambil Keyla memandang ke arah Juna ketika Keyla sudah di gendong dan berada di atas punggung Juna.
"Aduh berat banget sayang... sepertinya gara-gara kemarin kamu makan sambal terasi,jadinya badan kamu naik 10 kilo deh hahaha," ucap Juna pada Keyla meledek istrinya tersebut sambil tertawa.
"Iiiiikkkkhhhh Mas Juna... perasaan Key gak naik deh berat badannya,ya sudah Key mau turun saja kalo begitu," ucap Keyla pada Juna sambil cemberut manja.
"Enggak sayang,kamu enggak berat kok sayang,mas kuat gendong kamu walau sampai ke ujung dunia," ucap Juna lebay pada Keyla,membuat Keyla tersenyum malu di buatnya.
Kevin yang melihat Juna tengah menggendong Keyla pun melirik ke arah Stevy.
"Sayang kamu mau di gendong juga seperti bu Keyla gak? tanya Kevin pada Stevy"
"Aku tidak mau di gendong,aku tidak manja seperti Keyla," ucap Stevy pada Kevin dengan wajah juteknya.
"Sayang,istri manja pada suami itu wajar kok,kamu pun harusnya seperti itu sama aku, jangan bersikap seperti ini terus,apa kamu masih marah karena semalam aku marahin kamu?" tanya Kevin pada Stevy sambil memandang wajah Stevy.
"Aku tidak marah,aku hanya tidak suka melihat Keyla," sahut Stevy pada Kevin dengan raut wajah tidak sukanya.
__ADS_1
"Apa alasan kamu tidak menyukai bu keyla? Aku ingatkan sekali lagi,kalo kamu sampai berbuat yang tidak-tidak,aku tidak akan memaafkan kamu lagi," ucap Kevin tegas pada Keyla,lalu Kevin berjalan lebih dulu meninggalkan Stevy.
Kevin menggeleng-gelengkan kepalanya melihat Stevy yang memiliki sifat tidak baik.
Kevin tidak habis pikir dengan istrinya itu.
Juna menurunkan Keyla dari gendongannya karena Juna ingin membeli air mineral di sebuah warung untuk Keyla.
Kevin pun ikut bersama Juna ke warung tersebut untuk membeli air mineral.
Sementara itu Keyla mengajak Stevy untuk melihat-lihat taman bunga yang berada di sekitaran perkebunan.
"Mbak Stevy Kamu suka bunga kan?" tanya Keyla pada Stevy ketika mereka sudah berada di taman bunga yang indah.
"Iya bu Keyla,saya suka bunga," ucap Stevy pada keyla singkat
"Apa mas Kevin suka memberikan bunga juga pada mbak Stevy?" tanya Keyla pada Stevy.
"Tidak juga,saya juga tidak mengharapkan mas Kevin untuk memberikan saya bunga,memangnya Pak Juna suka memberikan bunga pada bu Keyla?" tanya Stevy pada Keyla dengan mengerutkan wajahnya.
"Iya,suami saya suka memberikan saya bunga,mas Juna itu orangnya romantis,perhatian lagi," ucap Keyla pada Stevy dengan perasaan bahagianya.
Stevy yang mendengar ucapan Keyla tentang suaminya tersebut membuat Stevy semakin iri terhadap Keyla.
Stevy memikirkan cara bagaimana agar membuat Keyla celaka.
"Bu Keyla saya ke sana dulu ya,saya mau mengambil beberapa poto," ucap Stevy pada Keyla.
Stevy berjalan ke arah yang lebih jauh dari Keyla sambil memikirkan cara untuk mencelakai Keyla.
Guk.... Guk.... Guk... Guk....
Anjing itu berlari kencang ke arah Keyla,membuat Keyla kaget dan ketakutan...
Keyla pun berlari untuk menghindari anjing tersebut sambil berteriak meminta tolong pada Pada Juna.
"Masssss Junaaaaa..... tolooong masss... anjing itu mengejarkuuuu... masss Junaaa toloooong..." Keyla berteriak memanggil Juna sambil berlari kencang.
Juna dan Kevin yang berada di warung begitu kaget mendengar teriakan Keyla dan langsung berlari ke arah Keyla,juna begitu khawatir mendengar keyla berteriak...
"Sayaaaang...." Juna berteriak memanggil Keyla sambil berlari menghampiri Keyla ketika melihat Keyla dari kejauhan sedang di kejar-kejar oleh seekor anjing.
"Massssss Junaaaaaaaa..... tooolooonngg.... Bruuuuuukkkkkk... Huuuuuuaaaaaa..... saaaakiiiiittttt.... kaki Keyla saaaakkiiiiittt massss"
Keyla terjatuh dan menangis kencang karena kakinya tersandung oleh batang pohon yang ukurannya cukup besar.
"Sayaaaangggg.... Mana yang sakit sayang?" tanya Juna pada Keyla dengan wajah khawatirmya ketika Juna menghampiri Keyla dengan keadaan keyla yang sudah terjatuh.
"Kaki Keyla sakittt massss hhuuuuuuaaaaa" ucap Keyla berteriak merasakan sakit di kakinya dengan wajah pucatnya dan keringat bercucuran di wajah Keyla.
Sementara anjing yang mengejarnya langsung pergi setelah diusir oleh seorang ibu-ibu yang berada di taman bunga.
Kevin dan Stevy menghampiri Keyla yang terlihat kesakitan menahan sakit di kakinya.
__ADS_1
"Sayang,coba mas lihat dulu kaki kamu ya,"ucap Juna pada Keyla sambil membuka sepatu Keyla dengan hati-hati.
"Kaki Keyla sakit mas,gak bisa di gerakin hiks hiks hiks," ucap Keyla pada Juna terisak menahan rasa sakit di kakinya.
"Iya sayang,tahan ya," Juna membuka sepatu Keyla,juna begitu kaget ketika melihat kaki Keyla yang sudah bengkak dan biru akibat tersandung batang pohon tersebut.
Kevin merasa kasihan melihat Keyla yang kesakitan menahan rasa sakit di kakinya.
Namun beda dengan Stevy,stevy malah tersenyum senang melihat Keyla kesakitan.
"Kenapa Anjing itu bisa mengejar kamu sayang?" tanya Juna pada Keyla dengan wajah khawatirnya.
"Key juga gak tauuu massss hiks hiks hiks" ucap Keyla pada Juna sambil terus menangis.
"Maaf tadi saya melihat mbak yang berdiri ini(Stevy) melemparkan sesuatu ke anjing itu,lalu anjing itu mengejar istrinya mas ini," ucap ibu-ibu yang melihat kejadian itu pada Juna.
Juna,keyla dan kevin kaget mendengar ucapan ibu-ibu itu.
Juna,keyla dan Kevin langsung menatap ke arah Stevy.
Juna menatap tajam ke arah Stevy,juna benar-benar sudah tidak bisa lagi menahan amarahnya.
"Kevin.... saya mau kamu membawa istri kamu yang tidak waras ini pergi dari hadapan saya sekarang juga," ucap Juna berteriak marah pada Kevin.
Kevin benar-benar malu dan tidak tahu lagi harus bicara apa pada Juna,rasanya Kevin tidak punya muka lagi di hadapan Juna.
Sementara Stevy terlihat begitu takut melihat kemarahan Juna kepadanya.
"Saya tidak tahu kenapa Kevin bisa mempunyai istri seperti kamu,kamu bahkan tidak punya hati nurani," ucap Juna berteriak pada Stevy dengan perasaan marahnya,karena Juna sudah tidak bisa menerima perbuatan Stevy terhadap Keyla.
Stevy menatap ke arah Kevin mencoba meminta pembelaan,namun Kevin Justru malah menampar wajah Stevy.
PLAAAAAKKKKK..
1 tamparan dari tangan Kevin mendarat di pipi Stevy.
Kevin sudah tidak tahu lagi harus berbicara apa pada Stevy.
"Aku sudah tidak tahan melihat prilaku jahat kamu,sekarang juga aku minta kamu pergi dari sini," ucap Kevin berteriak pada Stevy sambil menarik tangan Stevy meminta Stevy untuk pergi dari villa milik Juna.
Kevin pun menarik tangan stevy untuk pergi dari hadapan Juna dan Keyla.
Juna benar-benar tidak mampu lagi menahan emosinya ketika melihat Keyla di buat celaka oleh Stevy.
"Sayang kita pulang ke villa ya,kaki kamu harus di urut dulu sama bu Lilis," ucap Juna pada Keyla sambil menggendong Keyla.
"Massss,key takut kalo harus di urut,pasti rasanya sakit masss hiks hiks hiks," ucap Keyla pada Juna sambil terus menangis.
"Jangan takut ya sayang,ada mas yang akan selalu di samping kamu,kamu gak boleh takut," ucap Juna pada Keyla dengan perasaan kasihan sambil menggendong Keyla menuju villa.
TERIMAKASIH BANYAK BAGI KAKAK-KAKAK YANG SUDAH BACA NOVEL AKU🥰🥰🥰
NOVEL AKU AKAN BANYAK LIKA LIKU DI DALAMNYA.
__ADS_1
HARAP MENGERTI YA😊😊😊
JANGAN LUPA LIKE COMMENT VOTE AND FOLLOW YA🥰🥰🥰